Novel Baswedan Disiram Air Keras
Dua Pria yang Terekam CCTV di Sekitar Rumah Novel Baswedan Diringkus Polisi
"Sudah dapat," ujar Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/4/2017).
Editor: Rimawan Prasetiyo
"Tentu kami berharap dalam waktu dekat ada informasi yang signifikan," tambah Febri.
Mengenai perkembangan kesehatan Novel yang saat ini dirawat di Singapore General Hospital, Febri Diansyah mengatakan selaput hitam atau kornea mata korban tidak kunjung tumbuh sehingga menjadi perhatian serius dokter ahli mata di Negeri Singa itu.
Menurutnya, dokter memiliki tiga alternatif terkait kondisi kornea Novel.
Alternatif pertama, menunggu selaput mata tumbuh secara alami. Kedua, apabila pertumbuhan selaput mata lambat atau berhenti, akan dipancing menggunakan membran yang terdapat pada plasenta bayi.
Novel Baswedan Diteror, Inikah Pemicunya?
"Kondisi terburuk adalah jika selaput mata tidak tumbuh, terutama di bagian hitam atau kornea. Dokter masih mempertimbangkan risiko kegagalan jika dilakukan pencangkokan," ujar Febri.
Mengenai keputusan soal kornea Novel apakah akan dioperasi atau tidak, akan diputuskan dalam pemeriksaan rutin seminggu ini.
"Rencananya dokter akan melihat sampai akhir minggu ini, apakah dibutuhkan operasi selaput di mata atau tidak," ucap Febri.
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto meminta aparat kepolisian bisa segera menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.
Periksa 4 Saksi, Warga Beberkan Fakta Terkait Pelaku Penyerangan terhadap Novel Baswedan
"Tentu sangat baik kita mendorong kepolisian untuk lebih giat mencari pelaku," ujar Agus di komplek DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat.
Menurut Agus pihak kepolisian masih melakukan pendataan terkait kasus Novel. Agus menilai aparat kepolisian butuh waktu lama untuk mencari pelaku.
Ia juga minta pengamanan terhadap para penyidik KPK.
"Ke depan harus ada pengamanan lebih spesifik dan khusus kepada penyidik KPK," ujar Agus.
Menurut Agus, para penyidik KPK, termasuk Novel Baswedan, menangani banyak kasus sehingga membawa risiko tersendiri bagi para penyidik.
"Risiko itu harus kita perkecil," ungkap Agus. (tribunnetwork/coz/ter/fer)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/novel-baswedan-fixed_20170411_142632.jpg)