Kontroversi Semakin Memanas, UEFA Dapat Kritik Pedas dari Netizen
Kontroversi pertandingan leg kedua babak perempat besar Liga Champions antara Real Madrid dan Bayern Munchen terus berlanjut.
Penulis: Claudia Noventa
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
TRIBUNWOW.COM - Kontroversi pertandingan leg kedua babak perempat besar Liga Champions antara Real Madrid dan Bayern Munchen terus berlanjut.
Kontroversi tersebut terkait kartu merah yang diberikan pada Arturo Vidal, dan pengesahan dua gol Cristiano Ronaldo di posisi offside.
Real Madrid Berjaya, Leicester City Menangis
Sebelumnya, kuputusan wasit tersebut telah mendapat kritikan pedas dari pelatih Bayern Munchen Carlo Ancelotti dan beberapa pengamat sepak bola.
Kini kritikan dilontarkan oleh para netizen kepada penyelenggara Liga Champions, UEFA, melalui Twitter.
Mereka merasa UEFA terlalu mendukung Real Madrid di setiap pertandingan Liga Champions.
Singkirkan Bayern Muenchen: Ronaldo Cetak Hattrick, Real Madrid Catat Rekor Baru
Tak hanya El Real, para pecinta bola merasa UEFA juga memfavoritkan Barcelona sehingga UEFA dianggap ingin mempertemukan dua tim tersebut di final Liga Champions.
Sebelumnya, pada babak 16 besar, hasil pertandingan antara Barcelona dan Paris Saint Germain (PSG) juga mengundang kontroversi.
Banyak keputusan wasit yang dirasa membuat Barca melenggang mulus ke perempat final.
Bahkan hingga banyak yang melayangkan protes untuk dilakukan pertandingan ulang.
Namun, protes tersebut tak digubris oleh UEFA.
Kini kritik pedas terus mengalir untuk asosiasi sepak bola Eropa tersebut.
Seperti yang dilontarkan oleh akun @FutbolOzil, "UEFA telah memiliki anak di Spanyol bernama Real Madrid dan Barca."
Kemudian akun @sannithmufc, "kenapa @UEFA tidak memainkan Barca vs Real Madrid saja di final UCL setiap musim daripada menggelar pertandingan-pertandingan yang tak berarti ini (emoji)."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ronaldo-berada-di-posisi-offside_20170419_192850.jpg)