Lebih Besar 3 Kali Lipat! Di Boyolali Bukan Disneyland tapi 'Taman Selasa Kliwon'
Bupati Boyolali Seno Samodro menjawab pertanyaan publik tentang rencana pembangunan megaproyek wisata senilai Rp 6,1 triliun di wilayahnya.
Editor: Rimawan Prasetiyo
Q: Investor lokal atau dari mana?
A: Holding, ada dari Finlandia, New Zealand, Malaysia, dan Singapura.
Empat negara. Tapi jangan keliru, mereka sudah punya duit di Indonesia, jadi walaupun bangunnya pakai dollar AS, zero rupiah.
Tapi duitnya sudah di Indonesia, jadi tidak membutuhkan perizinan di departemen.
Cukup dengan bupati, selesai.
Q: Sudah MoU?
A: MoU sudah Desember lalu (2016).
Q: Kok enggak ada kabar?
A: Ya, enggak boleh cerita.
Q: Proses Detail Engineering Design (DED) dan konstruksinya bagaimana?
A: Namanya saja franchise, berarti kan wis dadi, inggal ngopi (sudah jadi, tinggal meniru).
Soal amdal, ya orang Presiden perintah tiga jam izin selesai, Boyolali lima menit selesai.
Yang penting RT/RW-nya cocok, selesai.
Q: Lokasinya?
A: Yang penting dilewati jalan tol. Enggak boleh saya cerita (detail) karena ini menyangkut harga tanah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/bupati-boyolali-seno-samodro_20170418_175818.jpg)