Gara-Gara Komentar Netizen soal Agama, Ridwan Kamil Sampaikan Hal Menohok!
Emil pun tak segan mengunggah screenshot komentar pengikutnya yang dianggap lucu atau 'nyinyir'. Ini contohnya.
Penulis: Elga Maulina Putri
Editor: Rendy Adrikni Sadikin
4. Ulama dan Umaro di Bandung sangat kompak. Pengajian sebulan sekali dengan para Ulama se Bandung di rumah dinas Pendopo. Abis mengaji dibahas masalah2 umat antara ulama dan umaro.
5. Tahun ini dibangun 5 lantai gedung Pusat Pengkajian Al-Quran (LPTQ). Agar kajian2 Al Quran makin berkembang pesat di tatar parahyangan. Agar anak cucu kami adalah generasi Qurani.
6. Pembinaan MTQ sangat optimal di Bandung. Hasilnya: Kami juara 6 kali berturut-turut se Jawa Barat. Qori/Qoriah terbaik biasanya kami Haji kan."
Melalui berbagai kerja nyata itu, Kang Emil secara bangga menyatakan prestasi yang berhasil diraih Kota Bandung.
"TAHUN 2016 Bandung terpilih sebagai Kota PALING ISLAMI menurut survey Maarif Institut karena praktek nilai2 ke-madanian Islam dalam keseharian kami.
ITULAH cara saya membela agama saya dalam kapasitas sebagai pemimpin Muslim. Dengan program. Dengan gerakan. Sambil mengedepankan nilai2 toleransi, keadilan proporsional dan melindungi ibadah2 non-muslim dengan cara yang baik dan Pancasilais.
April 2017, survey oleh INSTRAT sebanyak 88,8% warga merasa bangga menjadi warga Bandung. 80,2 % warga merasa bahagia tinggal di Bandung. Menuju era Baldatun Thayibatun Warabbun Ghafur.
Semoga kita terbiasa berdialog dengan kejernihan pikir bukan kebencian hati gara2 kurang informasi. Nuhun."
Dari informasi yang ditulis dalam akun Instagramnya, Emil ingin menyampaikan informasi yang transparan pada masyarakatnya.
Ia tak ingin masyarakat mudah menabur kebencian karena kurang mencermati fakta yang ada, terutama caranya dalam menyikapi keberagaman agama yang ada di Indonesia.
TribunWow.com/Elga Maulina Putri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/wali-kota-bandung-ridwan-kamil_20170403_121706.jpg)