Breaking News:

Novel Baswedan Disiram Air Keras

Sepak Terjang Novel Baswedan Tuntaskan Kasus-kasus Korupsi Besar di Indonesia!

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, mengalami musibah disiram air keras oleh dua orang yang tidak dikenal, Selasa (11/4/2017)

Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Galih Pangestu Jati
TRIBUN/HERUDIN
Penyidik KPK, Novel Baswedan 

Penumpang Diseret Paksa Keluar dari Pesawat, Mulutnya Sampai Berdarah

Novel Baswedan diketahui sebagai penyidik KPK dalam kasus ini yang akhirnya membuat jaksa KPK mendakwa Rizal Abdullah melakukan korupsi dalam proyek Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna di Jakabirng, Sumatera Selatan pada 2010-2011.

Rizal yang saat itu selaku Ketua Komite Pembangunan Wisma Atlet, didakwa jaksa telah merugikan negara senilai Rp 54,7 miliar.

Kasus Wisma Atlet ini juga menyeret nama-nama dari kalangan parta politik yang di antaranya adalah Angelina Sondakh.

2. Kasus Jual-Beli Perkara Sengketa Pilkada di Mahkahmah Konstitusi

Dilansir dari Kompas.com, sebanyak 101 daerah yang terdiri dari 7 provinsi, 18 kota, dan 76 kabupaten telah menggelar Pemilihan Kepala Daerah serentak gelombang kedua pada Rabu, 15 Februari 2017.

Pilkada serentak tahun ini merupakan yang kedua kalinya setelah gelombang pertama dilaksanakan pada 9 Desember 2015 oleh Komisi Pemilihan Umum.

Atas pelaksanaan pilkada serentak tersebut, pasti terdapat pihak-pihak yang merasa tidak puas terhadap hasil yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum.

Ketidakpuasan tersebut tentu dilandasi oleh berbagai macam kecurangan, seperti politik uang, jual beli suara, intimidasi, pengerahan massa, serta manipulasi suara dan hasil suara, baik yang terjadi sebelum pemilihan, pada saat pemilihan, maupun setelah pemilihan berlangsung.

Novel Baswedan Disiram Air Keras, Setya Novanto Tiba-tiba Tulis Keterangan Seperti ini

Selain itu, Mahkamah Konstitusi juga telah menyusun jadwal pengajuan permohonan sengketa pilkada untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati atau wali kota dan wakil wali kota adalah pada 22 Februari hingga 28 Februari 2017, sedangkan untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada 27 Februari 2017 hingga 1 Maret 2017.

Pada kasus ini, Novel Baswedan berkontribusi besar dalam pengusutannya.

Selain itu, kasus ini menyeret hakim konstitusi Akil Mochtar hingga kepala daerah yang berperkara.

Salah satunya adalah mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

3. Kasus Korupsi Simulator SIM

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/4
Tags:
Novel BaswedanKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK)Jakarta Selatan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved