Breaking News:

Serangan Truk Stockholm Menewaskan 4 Orang yang Sedang Berbelanja

Tak lama kemudian, truk itu menabrak keramaian, menewaskan empat orang dan melukai 15 lainnya.

Editor: Mohamad Yoenus
Nytimes.com
Serangan truk Stockholm menewaskan 4 orang, Sabtu (8/4/2017). 

Tapi sore itu, ia telah memutuskan untuk menghabiskan harinya dengan berbelanja.

“Beberapa orang merasa bahwa ini hanya masalah waktu,” katanya.

“Paris, Brussels, London, dan sekarang Stockholm. Aku punya perasaan , ini semua akan terjadi.”

Beberapa tahun terakhir, kendaraan seperti truk kerap digunakan ISIS untuk menyerang Eropa.

Ide ini muncul setelah mereka pecah dengan Al Qaeda pada 2014 lalu. Tahun lalu, ISIS mengaku bertanggung jawab atas kematian 100 orang di Eropa.

Serangan di Prancis, Jerman, dan Inggris dipandang oleh bebeberapa kalangan sebagai tindakan balas dendam mengingat partisipasi mereka yang aktif pada urusan Timur Tengah.

Tapi Swedia adalah anggota NATO yang tidak terlibat dalam konfrontasi militer di wilayah itu.

Negara ini hanya menyumbang 35 tentara untuk koalisi yang dipimpim Amerika Serikat, itu pun hanya sebagai pelatih di Irak utara dan tidak terlibat dalam peperangan.

Di Afganistan, 50 tentara Swedia berperan sebagai penasihat alih-alih turun ke mendan perang.

Meski demikian, kita tahu, negara ini telah menjadi sasaran serangan terorisme pada 2010.

Di jalan yang sama dengan teror truk kali ini, seorang warga Swedia kelahiran Irak, membawa beberapa pom pipa, meledakkannya, tapi untungnya hanya membunuh dirinya sendiri.

Pada Februari lalu, Donald Trump sempat bilang, bahwa toleransi Swedia yang longgar terhadap para imigran berpotensi dimanfaatkan oleh para ekstrimis—sama seperti yang terjadi di Jerman dan Prancis.

“Jika ini adalah aksi teroris, tujuannya adalah untuk merusak demokrasi, tapi tindakan seperti ini tidak akan pernah berhasil di Swedia,” ujar Perdana Menteri.(Intisari/Mohabibasyhad)

Halaman 2/2
Tags:
StockholmSwediaTribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved