Keji, Serangan Senjata Kimia di Suriah Menewaskan Puluhan Warga Sipil dan Belasan Anak
Korban-korban ini tampak tersedak atau pingsan, sementara yang lain ada juga yang tergeletak dengan mulut berbusa
Penulis: Ekarista Rahmawati Putri
Editor: suut amdani
TRIBUNWOW.COM - Serangan kimia terjadi Suriah yang menewaskan setidaknya 58 orang, termasuk 11 anak-anak diantaranya.
Hal ini dilaporkan oleh dailymail dan mirror.
Korban-korban ini tampak tersedak atau pingsan, sementara yang lain ada juga yang tergeletak dengan mulut berbusa, kata para aktivis, dilansir dari Mirror.
• Mengenaskan! Begini Kisah Tewasnya Komandan ISIS Asal Indonesia di Suriah
Beberapa foto mengerikan yang diposting online, menunjukkan anak-anak tergeletak di tanah sedang disemprot oleh petugas penyelamat.
Seorang dokter terlatih dari Inggris, mengatakan pasien, baik tua maupun muda, berbondong-bondong datang ke rumah sakit dengan luka serius.
Dr Shajul Islam, yang juga bekerja di Suriah bagian utara, membagikan video miris yang merekam kejadian setelah insiden di provinsi Idlib.
Dia menduga jenis racun yang digunakan dalam serangan ini adalah racun gas Sarin.
Sarin merupakan zat yang amat cepat meracuni saraf.
Senjata kimia berbahaya ini berupa cairan bening, tak berwarna dan tidak berbau yang dapat menguap menjadi gas.
Zat mematikan ini dianggap sebagai senjata pemusnah massal.
Dalam postingannya di Twitter, Dr Islam menulis, "Kamu masih ragu Sarin digunakan untuk menyerang kami? Para pasien ini pupilnya tak bereaksi!"
"Kami memiliki sampel buktinya. Adakah yang peduli !? Siapa yang akan menghentikannya?"
Melalui twitternya, dokter sekaligus pekerja sosial ini kemudian mengirim gambar pasien bayi yang menangis di tempat tidur rumah sakit.
Bayi malang tersebut dikelilingi oleh petugas medis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/suriah_20170404_222746.jpg)