Breaking News:

Jelang Duel Klasik PSMS Medan vs Persib Bandung, Kenangan Rekor 150.000 Penonton di Senayan

Sebuah laga klasik akan terjadi di Stadion Teladan pada Minggu (26/3/2017) sore, antara tuan rumah PSMS Medan dan Persib Bandung.

Editor: Mohamad Yoenus
Dok Tabloid Bola
Suasana jelang final Divisi Utama Perserikatan 1985 antara PSMS Medan dan Persib Bandung di Stadion Utama Senayan, Sabtu (23/2/1985). 

Bahkan, gelandang PSMS Hadi Sakiman, sempat tertinggal di luar pintu dan menyusul belakangan.

Sebanyak 2.500 petugas keamanan mencoba menertibkan penonton.

Penonton berlompatan ke pagar tribune guna menyelamatkan diri dan dalam tempo 10 menit lapangan sudah steril.

Sebagian penonton masih diperkenankan menonton dari tepi lapangan.

Mereka berdiri dan duduk di lintasan lari yang mengelilingi lapangan.

Pukul 19.05 WIB wasit akhirnya masuk ke lapangan dan pukul 19.15 para pemain menyusul.

PSMS Medan kembali mempertahankan trofi juara.

Mereka menang 4-3 melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit kontra Persib.

Kenangan akan rivalitas lama itu coba diwujudkan kembali Minggu sore.

Maung Bandung kali terakhir mengunjungi Stadion Teladan terjadi pada ISL ‎2012. Saat itu, Persib kalah 2-3.

"Persib dan PSMS merupakan dua tim legendaris yang punya nama besar di kancah persepakbolaan tanah air," ujar Sunardi A, salah satu pemain PSMS di final Perserikatan kontra Persib Bandung tiga dekade silam, seperti dilansir dari Waspada, Kamis (23/3/2017).

Berita PSMS vs Persib Bandung.
Berita PSMS vs Persib Bandung. (Dok Harian Kompas)

Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, pun tak sabar untuk memimpin pasukannya pada duel klasik itu.

Apalagi, dia juga punya pengalaman membela Persib pada era Perserikatan dan Mercu Buana -klub Galatama yang bermarkas di Stadion Teladan.

"Pertandingan klasik memori ala Perserikatan. Musuh bebuyutan di zaman Perserikatan Persib adalah PSMS," kata Djadjang seperti dilansir dari JUARA, Rabu (22/3/2017).

"Saya juga tahu persis kondisi Stadion Teladan, karena arena tersebut menjadi markas Mercu Buana. Saya masih ingat bagaimana stadion selalu penuh. Istri dan keluarga ‎menonton di atas tribune," ujarnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Tags:
PSMS MedanPersib BandungSenayan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved