Sebelum Tragedi Westminster Bridge, London Pernah Alami Aksi Terorisme Terburuk pada 2005
London saat ini sedang dihebohkan dengan insiden teror. Namun, tragedi Westminster Bridge ini bukan tragedi teror yang pertama kali dialami oleh Londo
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
Ledakan pertama terjadi pada pukul 08.51 waktu London. Pada awalnya ledakan dikatakan sebagai akibat kerusakan gardu listrik di Aldgate East.
Namun, kemudian ledakan lainnya terjadi, perkiraan berubah menjadi kemungkinan aksi terorisme.
Ledakan terjadi di antara Stasiun Aldgate East dan Liverpool Street.
Kemudian di antara Stasiun Russel Square dan King's Cross St. Pancras dan Piccadilly Line, dan Stasiun Edgware Road.
Tak hanya di stasiun, ledakan juga terjadi sebuah bus wisata dua tingkat di Tavistcok Square yang meledak di bagian atapnya.
Menteri Luar Negeri saat itu, Jack Straw, menyebutkan, teror bom itu merupakan serangan terbaru dari jaringan teroris al-Qaeda.
Mereka melancarkan empat pengebom bunuh diri.
Sedangkan, majalah Jerman, Der Spiegel melaporkan bahwa sebuah grup tidak dikenal bernama 'Organisasi Rahasia al-Qaeda - Organisasi Jihad di Eropa' telah mengklaim tanggung jawab atas ledakan-ledakan tersebut.
Pernyataan tersebut juga diklaim melalui rekaman video September 2005, al-Qaeda yang mengatakan bahwa mereka bertanggungjawab atas serangan di London.
Kelompok tersebut menghubungkan serangan ini dengan penempatan tentara Britania di Afganistan dan Irak.
Sedangkan, tersangka pemimpin pengebom, Mohammed Siddique Khan juga membuat pesan dalam tayangan video yang isinya mengecam kebijakan luar negeri Inggris dalam menekan kaum Muslim.
Pelaku Pengeboman London 2005
Laporan-laporan media massa menyebutkan keempat orang ini sebagai para pelaku
- Hasib Hussain, yang melakukan pengeboman di bus, dari Colenso Mount, Leeds.
- Shehzad Tanweer, pelaku pengeboman di Adlgate, dari Colwyn Road, Leeds.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/teror-london_20170323_114457.jpg)