Breaking News:

Beredar Sebutan 'Loli' di Kasus Pedofilia, Apa Sih Maksudnya?

Terungkapnya grup komunitas pedofil di Facebook yang bernama 'Official Candy's Groups' ini masih menjadi perbincangan hangat publik.

Tribunnews.com
Screenshot percakapan anggota grup Official Candy's Group 

TRIBUNWOW.COM - Terungkapnya grup komunitas pedofil di Facebook yang bernama 'Official Candy's Groups' ini masih menjadi perbincangan hangat publik, Jumat (17/3/2017).

Kasus tersebut terungkap dengan bukti-bukti screenshot percakapan mengerikan para anggota grup tersebut.

Screenshot percakapan tersebut kemudian menyebar cepat di media sosial.

Baca: Fakta-Fakta Mengerikan Tentang Grup Pedofil Official Candys Group, Orang Tua Harus Waspada!

Ada yang menarik dalam percakapan para anggota grup tersebut.

Dalam setiap percakapan mereka, selalu disebutkan kata Loli.

Sebuah kata yang mungkin asing untuk didengarkan oleh orang-orang biasa.

Capture obrolan di grup
Capture obrolan di grup (Tribunnews.com)
Percakapan dalam grup
Percakapan dalam grup (Tribunnews.com)

Jadi sebenarnya apa itu Loli?

Dilansir dari laman Wikipedia, Loli adalah singkatan dari Lolicon yang berasal dari Bahasa Jepang dan merupakan gabungan kata dari kata Lolita dan Complex.

Dalam bahasa aslinya, Lolicon memiliki makna seseorang yang mempunyai obsesi pada anak-anak di bawah umur, menjelang atau sebelum masa pubertas.

Baca: Waspada! Predator Anak Berkeliaran! Kenali 5 Logo Pedofilia di Media Sosial untuk Lindungi Anak Anda

Istilah Lolicon sering digunakan oleh otaku dalam ruang lingkup Anime, Manga, dan Game.

Lolicon dipercaya oleh beberapa orang sebagai salah satu klasifikasi dari otaku karena kebanyakan otaku menyukai karakter berwajah seperti anak-anak

Ruang lingkup penggunaan istilah ini hanya digunakan oleh komunitas otaku, sehingga istilah Lolicon mengalami perubahan makna menjadi lebih sempit, yaitu menjadi obsesi kepada objek visual yang imut-imut dan manis.

Diakui, secara umum istilah Lolicon ini berbeda dengan pengertian pedofilia.

Baca: Orang Tua Awasi Anak Anda! Ada 7000-an Anggota Grup Pedofil Tersebar di Indonesia

Kata Lolita diambil dari tokoh novel fiksi berjudul Lolita karya penulis Rusia, Vladimir Nakobov.

Dalam novel yang telah diangkat ke dalam layar lebar beberapa kali ini menceritakan seorang laki-laki dewasa yang jatuh cinta kepada seorang perempuan yang berusia 12 tahun bernama Lolita.

Istilah ini digunakan pertama kali oleh Russell Trainerdalam bukunya The Lolita Complex.

Kemudian, istilah ini pun meluas kepada gadis kecil dan/atau gadis yang umurnya sudah tidak muda, tetapi masih mempunyai ciri-ciri seperti gadis kecil, baik dalam hal fisik maupun perilaku.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved