Indonesia Peringkat 20 Negara Miliarder Terbanyak Tapi Peringkat 6 Negara Ketimpangan Terburuk
Peringkat Indonesia sebanding dengan Swedia yang berada di posisi yang sama yakni di posisi 20.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Sebuah majalah lokal China Hurun merilis laporan daftar orang terkaya di dunia tahun 2017.
Laporan ini diberitakan kepada publik pada 7 Maret 2017 lalu.
Dalam rilis terbaru tersebut, Indonesia masuk ke dalam jajaran 20 besar negara dengan miliarder terbanyak di dunia.
Baca: Titiek Puspa Berani Suruh-Suruh Presiden, Gimana Sih Momen Percakapan Mereka?
Peringkat Indonesia sebanding dengan Swedia yang berada di posisi yang sama yakni di posisi 20.
Indonesia dan Swedia sama-sama memiliki 17 miliarder.
Posisi Indonesia ini naik lantaran ada tambahan tiga miliyarder baru.
Baca: Semakin Pintar, Begini Kelucuan Gempita Saat Menyebut Foto Endorse yang Bikin Netizen Ketawa
Para milyarder tersebut ialah, Michael Budi Hartono, Robert Hartono, Sri Prakash Lohia, Chairul Tanjung, Tahir, Mudaya Poo, Theodore Rahmat, Mochtar Riady, Peter Sondakh, Ciputra, dan Sukanto Tanoto, Martua Sitorus, Eddy Suriadi Sariatmadja, Djoko Santoso, Soegiarto Adikusumo, dan Bachtiar Karim.
Sementara itu, menurut Hurun, China masih menduduki poisisi pertama di dunia dengan memiliki jumlah 609 miliarder.
Jumlah ini bertambah 41 orang dari daftar sebelumnya.
Baca: Imbasnya Mengerikan Sebegini Geramnya Presiden Jokowi
Ada pun kombinasi total kekayaan kalangan superkaya Negeri Tirai Bambu adalah 1,6 triliun dollar AS atau 2,1 persen dari total produk domestik bruto (PDB) global.
Di posisi kedua, adalah Amerika Serikat (AS) yang memiliki miliarder sebanyak 552 orang.
Jumlah inipun naik dari 17 orang dari jumlah sebelumnya.
Jika dikombinasikan, total kekayaan miliarder Negeri Paman Sam mencapai 2,6 triliun dollar AS atau 3,4 persen dari PDB global.
Posisi ketiga ditempati oleh Jerman dengan memiliki 109 miliarder, bertambah 27 orang dari tahun 2016 lalu.
Baca: Ironis Jika Mengingat Ini! Suasana Ruang Ganti PSG Usai Kalah dari Barcelona Memekakkan Telinga
"Sementara India harus turun ke peringkat empat akibat berkurangnya 11 miliarder dan menjadikannya hanya memiliki 100 orang sangat kaya," ucap Ketua dan Kepala Penelitian Hurun Rupert Hoogewerf, seperti yang dikutip dari Kompas.com.
Peringkat kelima ditempati negara Inggris, keenam negara Swiss, ketujuh negara Rusia, dan Prancis di posisi ke delapan.
Pada posisi ke sembilan ditempati oleh negara pesepakbola Pele, Brazil.
Sedangkan posisi ke sepuluh ditempati oleh negara matahari terbit, Jepang.
Di sisi lain, jumlah taipan di Rusia berkurang sebanyak 12 orang.
Sehingga miliarder yang dimiliki Rusia saat ini adalah 68 orang miliarder.
Penurunan itu juga berdampak pada total kombinasi aset yang melorot 12 persen menjadi hanya 261 miliar dollar AS
Berikut daftar lengkap 20 negara yang menjadi tempat milyarder dunia bermukim versi Hurun.
1. China - 609 miliarder
2. Amerika Serikat - 552 miliarder
3. Jerman - 109 miliarder
4. India - 100 miliarder
5. Inggris - 89 miliarder
6. Swiss - 77 miliarder
7. Rusia - 68 miliarder
8. Prancis - 50 miliarder
9. Brazil - 43 miliarder
10 Jepang - 42 milyarder
11. Italia - 41 miliarder
12. Kanada - 35 miliarder
13. Korea Selatan - 34 miliarder
14. Turki - 29 miliarder
15. Singapura - 28 miliarder
16. Australia - 27 miliarder
17. Thailand - 26 miliarder
18. Spanyol - 23 miliarder
19. Uni Emirat Arab - 21 miliarder
20. Indonesia dan Swedia - 17 miliarder
Ironi Ketimpangan Sosial
Menurut Oxfam dan International NGO Forum on Indonesia Development (Infid) menyebut bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki ketimpangan terburuk.
Indonesia menempati posisi ke enam di dunia untuk posisi negara dengan keetimpangan terburuk ini.
Dari hasil kajian yang dilakukan (Infid), kekayaan empat orang terkaya di Indonesia setara dengan kekayaan 100 juta orang termiskin di tanah air.
Baca: Sungguh Tega! Ibunya Pergi, Begini Kisah Bocah Kelas 5 SD Urus 3 Adiknya, Videonya Bikin Nangis
"Kekayaan empat orang terkaya di Indonesia sama dengan gabungan kekayaan 100 juta orang termiskin," ujar Juru Bicara Oxfam, Dini Widiastuti di Jakarta, Kamis (23/2/2017) seperti yang dikutip dari Kompas.com.
Menurut Dini, pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini tidak dibarengi dengan pembagian pendapatan yang merata.
Menurut catatannya, ketimpangan antara si kaya dan si miskin ini terlihat signifikan selama 20 tahun terakhir.
Baca: Heboh! Pevita Pearce Unggah Gambar Sensual Istri Presiden Soekarno, Tuai Kritik Pedas
"Kesenjangan antara kaum super kaya dan penduduk lainnya di Indonesia tumbuh lebih cepat dibanding di negara-negara lain Asia Tenggara," tutur Dini.
Dini menambahkan, kesenjangan ini akan menjadi ancaman.
Jika tidak segera diatasi, maka upaya pemerintah untuk menurunkan kemiskinan akan mengalami hambatan.
"Pemerintah perlu memperbaharui kebijakan pajak sesuai dengan potensi ekonomi dan prinsip pembagian utang serta manfaat yang adil, kemudian pemerintah memulihkan dan memberikan penekanan yang lebih atas pembangunan sumber daya manusia dan ketenagakerjaan," pungkasnya.
(Kompas.com/Tribunwow.com/Fachri Sakti Nugroho)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/permukiman-kumuh_20170312_141143.jpg)