Kedatangan Raja Arab Saudi
Unjuk Kebolehan di Hadapan Raja Salman, 5 Tarian Tradisional Ini Bikin Sang Raja Tersenyum
Pada kunjungan Raja Salman, kesempatan ini tak disia-siakan oleh pemerintah Indonesia untuk memamerkan kekayaan budaya negara ini
Penulis: Maya Nirmala Tyas Lalita
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
TRIBUNWOW.COM - Memang benar Indonesia terkenal dengan ragam seni budaya dan adatnya.
Pada kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia, kesempatan ini tak disia-siakan oleh pemerintah Indonesia untuk memamerkan kekayaan budaya negara ini.
Terlebih, saat Raja Salman bertandang ke Bali.
Tari pendet, sebagai tarian sambutan bagi tamu kehormatan, disuguhkan langsung di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, saat Raja Salman dan rombongannya tiba, Sabtu (4/3/2017).
Tidak hanya itu, di pulai tersebut, raja juga disambut oleh jajaran pejabat Bali, yakni Gubernur, Pangdam Udayana, Kapolda, dan Menteri Pariwisata.
Pada kesempatan ini, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, sengaja mengenakan pakaian adat Bali untuk menunjukkan identitas budaya pulau Dewata itu.
“Beliau (Raja Salman) kan pakai pakaian adat Arab, saya pakai pakaian adat Bali biar jelas begitu loh. Pakaian adat biasa saja, gak mewah-mewah sampai pakai keris," ujar Pastika seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (3/2/2017).
Sementara itu, saat singgah di Bogor untuk melaksanakan pertemuan bilateral bersama pemerintah Indonesia, Raja Salman juga disuguhi beragam tarian tradisional yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.
Denny Malik, aktor sekaligus koreografer dipercaya sebagai pihak yang bertanggung jawab menampilkan hiburan untuk Raja Salman saat berada di Istana Bogor.
Apa saja tarian yang sukses mencuri perhatian Raja Salman?
Berikut rangkuman tarian yang disaksikan Raja Salman selama di Indonesia.
1. Tari Zapin Sumatera
Koreografer Denny malik ditunjuk untuk menyiapkan hiburan bagi Raja Salman yang saat itu singgah di Bogor.
Menurut Denny, tari Zapin Sumatera memiliki sentuhan melayu Sumatera yang lekat dengan bangsa Arab.
Tarian tradisional ini juga bersifat edukatif dan menghibur, sehingga kerap digunakan sebagai media dakhwah Islami melalui syair lagu-lagu yang didendangkannya.