Kedatangan Raja Arab Saudi
Keunikan Penyambutan Raja Salman Ala Warga Biasa, dari Kisah Seorang Nenek hingga Penjaga Sekolah
Kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia mencuri perhatian hampir seluruh masyarakat Indonesia, termasuk warga biasa.
Penulis: Tinwarotul Fatonah
Editor: Tinwarotul Fatonah
"Iya, saya memang sengaja datang dari Medan ke Bogor mau lihat langsung Raja Salman ke Istana Bogor," kata Dhani, kepada Kompas.com.
Dhani yang datang bersama temannya, Herrydobe (65), berangkat dari Medan menggunakan kapal laut dan tiba di Bogor pagi tadi.
"Saya tidak naik pesawat, pakai kapal laut dari Medan. Saya memang pengen sekali lihat Raja Salman secara langsung," katanya.
Ia berharap, kedatangan Raja Salman ini akan membawa pengaruh positif bagi Indonesia, baik dari segi ekonomi, pembangunan dan persoalan haji.
"Mudah-mudahan hubungan Indonesia dengan Arab Saudi jadi lebih baik lagi ke depannya," tutur dia.
3. Ribuan Pelajar menyambut Raja Salman di sekitar Istana Bogor
Dilansir dari Tribunnews.com, ribuan pelajar dari berbagai sekolah sudah memadati ruas jalan di sekitar Istana Bogor sejak pagi untuk menyambut Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Rabu (1/3/2017).
Meski Raja Salman dijadwalkan tiba di Istana Bogor pukul 12.30 WIB, para pelajar tetap antusias meski menunggu di bawah terik sinar matahari.
Sambil membawa bendera Indonesia dan Arab Saudi, mereka terlihat berduduk santai bersama guru pendamping masing-masing untuk menunggu kedatangan Raja Salman.
Dinas Pendidikan Kota Bogor mengaku menyiapkan 60.000 pelajar se-Kota Bogor untuk menyambut Raja Salman.
Saat rombongan Raja Salman melintas siang nanti, para pelajar akan berbaris di sepanjang jalur yang akan dilintasi, mulai dari Terminal Baranangsiang, Jalan Otista, Jalan Djuanda hingga pintu masuk Istana Bogor.
Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, penyambutan kali ini disebutnya akan lebih meriah dibanding saat kunjungan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, beberapa waktu lalu.
"Ini lebih meriah, Insya Allah. Untuk hal penyambutan lain belum ada permintaan. Kami masih menunggu hal itu. Kami menyambut di luar. Saya pastikan sambutan lebih meriah," ungkap Bima.
Bima menjelasakan, tidak ada pakaian khusus untuk meyambut Raja Salman, tapi lebih kepada pengerahan pelajar yang membawa bendera.
"Saya akan memantau seharian pada penyambutan, memantau di sekeliling Istana Bogor dan Kebun Raya Bogor. Dari pagi hingga sore saya akan memantau. Ini momentum emas untuk Kota Bogor mendunia juga," katanya.