Breaking News:

Bush dan Donald Trump Pernah Disantet, Bahkan Sampai Sekarang!

Tidak hanya di Indonesia, negara maju seperti Amerika Serikat (AS) masih menggunakan santet atau guna-guna.

Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Galih Pangestu Jati
[AFP]
Kartu Tarot dipakai untuk mengirim guna-guna kepada Donald Trump. 

Sebuah kelompok di Facebook yang mengikuti ritual sihir itu telah menarik 10.500 like dan memunculkan tagar #magicresistance atau #perlawanansihir.

Penulis Michael Hughes, yang mengaku sebagai pemikir magis, merilis guna-guna secara daring.

Hughes mengungkapkan telah melihat berbagai guna-guna serupa yang dilakoni beragam aliran kelompok penyihir.

Pada salah satu ritual santet, dia menggunakan lilin besar berwarna oranye, foto Trump, dan kartu Tarot bergambar menara.

Para pengikut aliran sihir kemudian diminta mengukir nama presiden pada lilin menggunakan jarum, membaca mantera, dan membakar foto Trump dalam nyala lilin.

Kemudian, kartu Tarot dipakai untuk mengirim guna-guna kepada Donald Trump.

Kata-kata dalam mantera berisi permohonan kepada dewa aliran sihir Wicca untuk "mengikat Donald J Trump sehingga karya-karya kejinya gagal total" dan agar dia "tidak memecah kesatuan, menghancurkan kebebasan kami, atau mengisi pikiran kami dengan kebencian, kebingungan, ketakutan, atau keputusasaan."

Guna-guna tersebut juga dikirim kepada para pendukung Trump agar "lidah yang jahat" dibungkam.

Alih-alih menutup mantera dengan kalimat, "Maka, jadilah!", Hughes menyarankan agar para penyihir membakar foto Trump seraya mengucapkan "Kamu dipecat!"—yang merupakan kalimat khas Trump dalam acara televisi The Apprentice.

Hughes mengaku sengaja merilis rincian mantera karena dia merasa imbas mantera itu akan sangat disambut oleh banyak orang.

Dia menekankan bahwa guna-guna yang dikirim tidak bermaksud membuat si penerima mengalami cedera, tetapi menghentikan si penerima agar dia tidak mencederai dirinya.

"Ini tidak sama dengan menonjok seorang Nazi secara sihir. Namun, mantera ini merebut tanduk banteng dari tangannya, membanting telepon selulernya agar dia tidak bisa mengirim cuitan, mengikatnya, dan melemparkannya ke ruang bawah tanah yang gelap sehingga dia tidak melukai siapa pun," papar Hughes.

MaryPat Azevedo, yang ambil bagian dalam sebuah ritual di Arizona, memandang ritual yang dia jalani sebagai "doa pemersatu".

"Penyihir sejati tidak akan pernah mengirim guna-guna siapa pun tanpa izin mereka. Doa ini adalah untuk kesejahteraan dan perdamaian semua makhluk hidup," ujarnya kepada BBC.

Azevedo berharap menyaksikan "perubahan fisik, emosi, dan spiritual Donald Trump dan politik Amerika."

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/3
Tags:
Donald TrumpAmerika SerikatGeorge W Bush
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved