Wow! 5 Pernikahan Beda Generasi, Dua Kisahnya Datang dari Dunia Selebritis Lho
Dulu mungkin pasangan dengan perbedaan usia yang terpaut jauh dinilai aneh bahkan tak jarang muncul anggapan yang kurang sedap didengar.
Penulis: Tinwarotul Fatonah
Editor: Tinwarotul Fatonah
TRIBUNWOW.COM - Dulu mungkin pasangan dengan perbedaan usia yang terpaut jauh dinilai aneh bahkan tak jarang muncul anggapan yang kurang sedap didengar.
Namun, kini perbedaan usia yang cukup jauh rasanya sudah bukan menjadi halangan dalam menjalin hubungan percintaan.
Dikutip dari Tribunnews, seorang makcomblang profesional dan pendiri Selective Search, Barbie Adler, pada masa kini perbedaan usia membaur dengan kecocokan, gaya hidup, tujuan yang ingin dicapai, vitalitas, dan ketertarikan serta minat.
Dalam kondisi tertentu, perbedaan usia yang bahkan terpaut jauh bisa dileburkan.
"Usia bukan masalah ketika terkait dengan tingkat kedewasaan. Para klien kami, baik pria maupun wanita, bahkan mencari pasangan yang memiliki perbedaan usia rata-rata 10 hingga 15 tahun," tutur Adler dikutip dari tribunnews.com, Sabtu (11/4/2015).
Pernyataan pakar tersebut sepertinya diwujudkan oleh lima pasangan beda generasi berikut.
Mereka menunjukkan kalau menikah beda usia yang terpaut jauh juga berhak bahagia.
Baca: Pemuda Ini Menikahi Nenek Berusia 82 Tahun, Kok Bisa?
1. Pemuda 28 Tahun Nikahi Nenek 82 Tahun
Dilansir dari berita TribunWow.com sebelumnya, ada kisah luar biasa dibalik pernikahan yang beda jauh usia.
Ibu si pemuda yang usianya lebih muda 22 tahun dari calon istri anaknya akhirnya setuju.
Sofian Loho Dandel (28), warga Pulau Mantehage, Minahasa Utara, tak menyangka jodohnya adalah Martha Potu yang telah berusia 82 tahun.
Walau terpaut 54 tahun, cinta mampu menepis jurang perbedaan usia mereka.
Saat ditemui Kompas.com di rumah Martha, Desa Lelema Jaga 4, Kecamatan Tumpaan, Minahasa Selatan, Senin (20/2/2017), dua orang yang baru saja melangsungkan pemberkatan nikah pada Sabtu (18/2/2017) ini tak segan menunjukkan kemesraan mereka.
Sofian merangkul pundak Martha saat melayani sesi wawancara.