Korea Utara Latih Perempuan untuk Jadi Mata-mata, Lalu Diberi Tugas Seperti Ini
Mengejutkannya, para agen yang dilatih ini adalah para wanita cantik yang diambil dari berbagai sekolah dan universitas di Korea Utara.
Penulis: Ika Alya Iqlima Ghaisani
Editor: Tinwarotul Fatonah
TRIBUNWOW.COM - Para anggota elit yang telah direkrut oleh sekolah mata-mata di puncak sebuah gunung harus mengikuti pelatihan yang sangat kejam.
Kegagalan berarti mereka akan kehilangan nyawa mereka atau nyawa orang terkasih mereka.
Setiap kelompok pembunuh diharuskan untuk bisa bela diri, merakit bom, pengawasan rahasia, dan berlatih senjata.
Pelatihan lainnya termasuk pelatihan dasar mata-mata dan berbaur dengan sekitar.
Mengejutkannya, para agen yang dilatih ini adalah para wanita cantik yang diambil dari berbagai sekolah dan universitas di Korea Utara.
Pelatihan yang berlangsung selama delapan tahun ini diadakan dengan satu tujuan yaitu 'mempersiapkan mereka untuk segala perintah Kim Jong Un'.
Hari Senin (13/2/2017) pagi, dua wanita muda dengan tenang memperhatikan seorang playboy yang mengantri untuk mendapatkan tiketnya di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).
Dalam hitungan detik saja, mereka berhasil menjatuhkan pria tersebut.
Doan Thi Hong (28) membekap wajah Kim Jong Nam, saudara tiri Kim Jong Un.
Saat pria tersebut sekarat, rekannya, Siti Aisyah (25) membantu wanita tersebut menyelesaikan misi mereka.
Dengan mudah, mereka segera membaur dengan orang-orang di sekitar mereka setelahnya.
Kejadian ini menimbulkan ketakutan atas kelompok pembunuh brutal yang kembali muncul.
Keduanya mengatakan bahwa mereka berpikir ini hanya lelucon dan tak mengenal identitas Kim Jong Nam.
Namun, para ahli merasa bahwa sikap mereka tampak seperti agen profesional.
Mulai dari menyusun aksi pembunuhan, menginap di sembarang hotel, dan membayar dengan uang tunai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/prajurit-wanita-korea-utara_20170219_152951.jpg)