Breaking News:

Makan Es Krim ketika Sarapan Baik untuk Kesehatan Mental dan Kewaspadaan, Ini Penjelasannya

Lebih lanjut, studi yang ditulis oleh Prof Yoshihiko Koga dari Kyorin University ini menemukan, mengkonsumsi es krim setelah bangun tidur dapat mening

Editor: Wulan Kurnia Putri
Istimewa
Es Krim 

TRIBUNWOW.COM - Sebagian orangtua mungkin akan mempertimbangkan menyajikan es krim di meja sarapan anaknya.

Padahal, menurut sebuah studi terbaru, makan es krim ketika sarapan bagus untuk otak.

Lebih lanjut, studi yang ditulis oleh Prof Yoshihiko Koga dari Kyorin University ini menemukan, mengkonsumsi es krim setelah bangun tidur dapat meningkatkan kesehatan mental dan kewaspadaan.

Baca: 3 Alasan Makanan Mentah Sangat Cocok untuk Diet, Berani Coba?

Studi yang diterbitkan di situs Excite.co Jepang ini mencoba membandingkan dua anak, yang mengonsumsi es krim ketika sarapan dan yang tidak, ketika sarapan.

Koga menemukan, anak yang mengonsumi es krim ketika sarapan punya reaksi lebih baik dan mampu mengolah informasi lebih cepat dibanding mereka yang tidak.

Pemeriksaan lebih lanjut soal aktivitas otak, juga menemukan bahwa anak yang makan es krim ketika sarapan, punya peningkatan frekuensi gelombang alfa yang lebih tinggi.

Baca: Ingin Tampil 10 Tahun Lebih Muda? Konsumsi 5 Makanan Ini!

Ini menunjukkan bahwa si anak punya kecenderungan untuk lebih waspada dan lebih terjaga mentalnya.

Meski demikian, penelitian lebih lanjut tetap harus diupayakan untuk menentukan kandungan dalam es krim apa yang bertanggung jawab atas munculnya berita bahagia ini.

Dalam laporannya, Koga juga berharap bisa menentukan apakah es krim juga bagus untuk memicu emosi positif dan peningkatan energi.

Baca: Ngeri! Inilah 5 Efek Buruk dari Makanan Cepat Saji

Soal kadar gula yang cukup tinggi yang biasa ditemukan dalam es krim, yang mungkin menjadi salah satu pertimbangan untuk menyajikannya ketika sarapan, jangan terlalu dikhawatirkan.

Menurut sebuah penelitian tahun 1994, gula tidak benar-benar mengubah perilaku atau mempengaruhi keterampilan kognitif pada anak. (Moh. Habib Asyhad / intisari-online.com)

Sumber: Intisari
Tags:
Es KrimJepangKyorin UniversitySharena DelonRyshaka Dharma SitumeangAir Susu Ibu (ASI)
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved