Balas Sindiran Anies Terkait Banjir, Ahok: Sekarang Masih Ada Nggak Air? Hitungan Jam to?
Ahok hanya tersenyum saat dimintai tanggapan mengenai sindiran Jakarta masih banjir oleh pesaingnya, Anies Baswedan.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Tinwarotul Fatonah
TRIBUNWOW.COM - Calon Gubernur Jakarta Anies Baswedan menanggapi terkait sejumlah wilayah DKI Jakarta yang sejak Rabu (15/2/2017) malam tergenang banjir.
Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir kiriman tersebut menggenangi wilayah bantara Sungai Ciliwung dan hingga Kamis (16/2/2017) siang dan menyebabkan 7789 jiwa terkena dampaknya.
Dikutip dari Tribunnews.com, dengan mimik wajah mengerut, ia mengira Jakarta sudah bebas dari banjir saat di temui di DPP Gerindra, Jakarta, Kamis lalu.
Mengetahui disindir seperti itu, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), hanya tersenyum saat dimintai tanggapan mengenai sindiran Jakarta masih banjir oleh pesaingnya, Anies Baswedan.
Ahok mengakui bahwa permasalahan di Ibu Kota Jakarta soal banjir hingga saat ini masih terus diselesaikan. Normalisasi sungai yang belum mencapai 100 persen menjadi satu penyebabnya.
"Normalisasi belum selesai. Sekarang masih ada nggak air? Hitungan jam to? Saya cuma janji di bawah satu hari beres (genangan)," kata Ahok ketika ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kami (16/2/2017).
Ahok memuji pesaingnya yang bernomor urut tiga itu ketika Anies punya cara lebih cepat untuk mengatasi banjir.
Sindiran Anies untuk Ahok itu bermula dari sebelumnya curah hujan yang deras yang turun di bagian hulu dan tengah Sungai Ciliwung pada Minggu sore (15/2/2017) hingga mencapai level Siaga 2 telah menyebabkan banjir menggenangi permukiman di bantaran Sungai Ciliwung di Jakarta pada Senin dini hari hingga sekarang (16/2/2017).
Berdasarkan data sementara yang dihimpun Pusdalops BPBD DKI Jakarta tercatat banjir merendam permukiman di di bantaran sungai Cilwung dan sebagian Kali Cipinang. Sebanyak 7.788 jiwa atau 3.393 KK yang terdampak langsung dari banjir.
Tempat tinggal warga terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 10 – 150 centimeter.
Daerah yang terendam banjir adalah di Jakarta Timur meliputi Kecamatan Ciracas (Kelurahan Cibubur dan Kelurahan Rambutan), Kecamatan Kramat Jati (Kelurahan Cililitan dan kelurahan Cawang), dan Kecamatan Jatinegara (Kelurahan Kampung Melayu dan Kelurahan Biadara Cina). (Tribunwow.com/ Natalia Bulan Retno Palupi)