Waduh! Benarkah Mobil Yang Diamankan di Dekat Rumah SBY Milik Simpatisan Demokrat?
Mobil Nissan Terrano, yang diamankan di dekat rumah Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata adalah milik Yus Prasanto.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Wulan Kurnia Putri
Belum ada informasi lebih dalam dari kepolisian tentang Yus Prasanto.
Sementara itu, mantan aktivis 98 yang kini menjadi anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, mendadak jadi bahan pembicaraan karena dikaitkan dengan aksi ratusan mahasiswa peserta Jambore dan Silaturahmi Mahasiswa yang menggeruduk rumah SBY, Senin (6/2/2017).
Bahkan, muncul tudingan bahwa pria pemilik nama Adian Yunus Yusak Napitupulu yang kini duduk di Komisi VII DPR RI tersebut sebagai penggerak aksi mahasiswa menhgeruduk rumah SBY. Penyebabnya, lantaran Adian hadir di lokasi acara Jambore dan Silaturahmi Mahasiswa di Cibubur, dan ditemukannya mobil pengangkut nasi bungkus untuk massa mahasiswa pengunjuk rasa, yang tertinggal di depan rumah SBY, diduga milik Adian.
Adian Napitupulu angkat suara atas tudingan kepemilikan mobil Nissan Terrano SOX warna hitam dope bernomor polisi B 2124 ZO.
Dia mengatakan memang punya mobil bermerk Terrano. Tapi, nomor polisinya berbeda dengan yang diamankan kepolisian di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan. "Mobil saya juga Terrano tapi Plat Mobil saya bukan B 2124 ZO tetapi plat Mobil Solo yaitu AD 1 AN," tegas Adian Napitupulu kepada Tribunnews.com, Selasa (7/2/2017).
Saran Adian Napitupulu lebih lanjut, bahwa tidak perlu buang waktu mencari siapa pemilik mobil? Siapa yang masak nasi? Siapa yang bungkus?
Karena masih kata Adian Napitupulu, mengirimkan nasi untuk aksi yang tidak bertujuan makar bukanlah kejahatan. "Mengirimkan nasi untuk Aksi yang tidak bertujuan MAKAR bukanlah kejahatan," tegas Adian Napitupulu..
SBY Minta Kader Demokrat Sabar
SBY menyatakan rasa pesimisnya terhadap pengusutan demonstrasi yang dilakukan di depan kediamannya di Kuningan, Jakarta Selatan kemarin Senin (6/2/2017).
Hal itu diungkapkannya dalam pidato politik di acara Rapimnas dan Dies Natalis Partai Demokrat ke-15 di JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (7/2/2017) malam.
"Sulit dimengerti bila negara tidak mengetahui siapa aktor di balik demonstrasi tersebut karena konon aksi tersebut diagitasi saat acara jambore di Cibubur beberapa waktu lalu."
"Tapi hingga kini tidak ada respon signifikan dari negara dan penegak hukum. Saya pesimis demonstrasi ilegal itu diusut sampai tuntas," tegasnya.
SBY menyayangkan bila benar aksi demonstrasi itu diawali dari provokasi di ajang Jambore Pramuka di Cibubur, Depok.
"Jambore adalah kegiatan yang edukatif dan kawasan Pramuka Cibubur adalah kawasan yang bebas kegiatan politik. Jadi sayang bika dalam kawasan terhormat itu mahasiswa penerus bangsa dicekoki pemikiran untuk menangkap SBY yang dituduh merusak negara," tegasnya.
Ia sendiri meminta kader Partai Demokrat untuk sabar menghadapi peristiwa tersebut.
"Yang saya yakini, yang benar akan menang dan yang salah akan kalah. Walaupun sabar kita tetap perlu memperjuangkan keadilan," tegasnya. (Fachri Sakti Nugroho)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/mobil-yang-diamankan-di-dekat-rumah-sby_20170209_223531.jpg)