Mimbar Masjid Dihargai Puluhan Juta Rupiah, Apa Istimewanya?
Tak hanya melayani pembuatan Mimbar dengan ukiran Palembang ia juga melayani pembuatan meja rias dengan campuran ukiran Jawa.
Editor: Noorchasanah Anastasia
Tribunsumsel.com/Melisa Wulandari
TRIBUNWOW.COM, PALEMBANG - Membutuhkan proses pembuatan hingga 1 bulan, pembuatan mimbar masjid dengan ukiran khas Palembang, Sumatera Selatan, ternyata dihargai hingga Rp 27 juta, Senin (6/2/2017).
Kenapa bisa semahal itu?
Perajin ukiran Palembang, Ahmad Muslim (40), mengatakan mulai dari proses pengeringan kayu, yang menjadi bahan dasar adalah kayu Tembesu yang dibeli dai Sekayu, Musi Banyuasin kemudian proses ukir, pewarnaan dan lainnya inilah yang membuat prosesnya menjadi lama.
Bahkan Ahmad hanya membuat mimbar jika ada yang memesan saja, contohnya seperti saat Tribunsumsel.com sambangi di tempatnya, Jalan Letkol Adrianz Sukabangun 2 Palembang, ia menerima pesanan dari salah satu masjid di Palembang.
Pada saat memesan, tentunya pemesan memberikan sketsa ukiran yang pihak masjid inginkan hingga akhirnya saling setuju atau deal untuk dibuat.
Ukiran yang ia pakai tentunya ukiran Palembang yang dominan bertajuk bunga Melur atau daun.
Tak hanya melayani pembuatan mimbar dengan ukiran Palembang ia juga melayani pembuatan meja rias dengan campuran ukiran Jawa.
Sementara itu omzet yang ia dapat dalam sebulan pun terbilang lumayan, Rp 5-6 juta per bulan.
Simak video di atas! (*)