Bom di Surabaya

Ruhut Sitompul: Mereka yang Mengatakan Teror Sebagai Pengalihan Isu Lebih Sangat Biadab

Menanggapi komentar-komentar yang beredar tersebut, Ruhut justru mengecam para netizen yang mengatakan hal itu merupakan pengalihan isu.

Ruhut Sitompul: Mereka yang Mengatakan Teror Sebagai Pengalihan Isu Lebih Sangat Biadab
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ruhut Sitompul 

TRIBUNWOW.COM - Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ruhut Sitompul memberikan tanggapan terkait isu-isu yang beredar pasca kejadian terorisme yang melanda tanah air.

Diketahui, dalam seminggu ini publik dihebohkan dengan kejadian terorisme yang yang melanda beberapa daerah seperti di Depok, Surabaya dan Sidoarjo.

Tak beberapa lama berselang, kejadian terorisme kembali melanda di Polrestabes Surabaya.

Namun, beberapa netizen mengungkapkan jika kasus terorisme tersebut hanyalah pengalihan isu.

Hidayat Wahid Balas Mahfud dengan Beberkan Fakta Sebaliknya hingga Kisah Keluarga Pelaku Bom Gereja

Menanggapi komentar-komentar yang beredar tersebut, Ruhut justru mengecam para netizen yang mengatakan hal itu merupakan pengalihan isu.

Hal ini ia sampaikan melalui akun twitter pribadinya, @ruhutsitompul sebagai berikut:

"Presiden RI, Polisi, TNI, BIN, BNPT & Rakyat Indonesia dengan semangat kebersamaan memerangi para pelaku teror yang sangat biadab.

Mereka-mereka yang mengatakan ini pengalihan isu jauh lebih sangat biadab dari para teroris.

Kami tidak pernah takut. MERDEKA", tulisnya.

Ilal Ferhard Pamer Isi Saldo Rekeningnya hingga Potret Maternity Shoot Vicky Shu Bareng Suami

Dikabarkan sebelumnya, ledakan terjadi di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) pagi.

Tiga Gereja itu, yakni Santa Maria di Ngagel, GKI di Jalan Diponegoro, dan Gereja di Jalan Arjuno.

Kronologi kejadiannya, pada pukul 07.30 WIB bom meledak di Gereja Santa Maria. Bom kedua meledak pukul 07.45 WIB di Gereja GKI Jalan Diponegoro, dan bom ketiga meledak pukul 07.50 WIB di salah satu gereja di Jalan Arjono.

Menurut kabar yang beredar, bom tersebut diduga berasal dari pelaku bom bunuh diri.

Informasinya, pelaku adalah seorang perempuan yang datang ke gereja bersama dua orang anak.

Tak lama berselang, sebuah bom rakitan meledak di Rusunawa Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur malam ini, Minggu (13/5/2018) sekitar pukul 21.15 WIB.

Bom yang meledak di Blok B lantai 5 tersebut diduga merupakan ledakan bom rakitan yang dibuat oleh penghuni rusun.

Berdasarkan keterangan warga penghuni rusun yang sempat melihat lokasi ledakan diketahui penghuni rumah rusun diduga tewas di dalam kamar.

Dari ledakan tersebut, diketahui satu orang tewas yakni suami dan dua orang luka yakni istri dan anak korban.

Balas Mahfud MD Terkait Politisi Menghalangi Sahnya RUU, Hidayat Nur Wahid Beberkan Fakta Sebaliknya

Dua korban luka telah dilarikan RS Siti Khotijah Sepanjang, Sidoarjo.

Keesokan harinya, bom kembali mengguncang Surabaya tepatnya di Plrestabes pada Senin, (14/5/2018) pukul 08.50 WIB.

Bom diledakkan oleh kendaraan roda dua tepat di gerbang Polrestabes.

Pelaku belum sempat memasuki area Mapolrestabes, namun pelaku meledakkan diri di area gerbang.

Pasca ledakan tersebut, dikabarkan sedikitnya 4 polisi dan 6 warga terluka. (TribunWow/Dian Naren)

Tanggapi Isu Terorisme Rekayasa, Mahfud MD: Sama Biadabnya dengan Teroris, Berhati Serigala

Ikuti kami di
Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved