Bursa Transfer PSMS Medan
Paris Van Sumatera Mulai Bergelimang Bintang Musim Depan: PSMS Medan Bersolek Eks Persib & PSIM
Paris van Sumatera mulai bergelimang bintang musim depan, PSMS Medan bersolek eks Persib Bandung dan PSIM Yogyakarta, SMeCK cek.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Yonatan Krisna
TRIBUNWOW.COM - Paris van Sumatera mulai bergelimang bintang musim depan, PSMS Medan bersolek eks Persib Bandung dan PSIM Yogyakarta, SMeCK cek.
Dilansir TribunWow.com, setelah gagal total di Liga 2, manajemen PSMS Medan langsung berbenah menatap musim 2026/2027.
Dua pemain sarat pengalaman langsung dibidik manajemen PSMS Medan.
Satu merupakan eks Persib Bandung yang musim lalu tampil impresif bersama Sumsel United.
Baca juga: Sinyal PSMS Medan Bersolek Musim Depan: Comot Mantan Persib & Jimat PSIM-Garudayaksa Promosi Liga 1
Satu nama lainnya yakni pemain langganan bawa promosi ke Liga 1.
Berikut ulasan selengkapnya:
Rachmad Hidayat (Sumsel United)
Pertama, PSMS Medan dikabarkan sudah lakukan negosiasi ulang pulangkan mantan pemainnya yang musim lalu jadi tulang punggung Sumsel United, Rachmad Hidayat.
Baca juga: Hasil Derbi Sumatera Persiraja Banda Aceh Vs PSMS: VAR Kontras, Twin Penalti & Hampir Adu Jotos
Eks Persib Bandung itu tampil menawan di musim 2025/2026 bersama Sumsel United.
Tercatat, Rachmad Hidayat yang menjabat sebagai kapten Sumsel United berhasil catatkan 6 gol dan 2 assist dari 18 pertandingan.
Roken Tampubolon (Garudayaksa FC)
Kedua, ada jimat promosi ke Liga 1 PSIM Yogyakarta dan Garudayaksa FC, Roken Tampubolon.
Roken Tampubolon tercatat dua musim beruntun promosikan dua klub berbeda ke Liga 1.
Bawa promosi PSIM Yogyakarta ke Liga 1 pada musim 2024/2025, lalu dilanjutkan dengan bawa Garudayaksa FC promosi musim ini.
Tak tanggung-tanggung, Roken Tampubolon berhasil bawa PSIM Yogyakarta dan Garudayaksa FC juara Liga 2.
Kabar intensnya Rachmad Hidayat dan Roken Tampubolon nego dengan PSMS Medan dibongkar oleh akun Instagram seputar fans base PSMS Medan, @psms.id, Senin (11/5/2026).
"Roken Tampubolon dan Rachmad Hidayat pemain yang sudah say hello musim depan. Keduanya sudah bertemu dengan manajemen. Roken di Sleman sedangkan Rachmad di Medan," tulis @psms.id.
Menarik dinantikan realisasi transfer kedatangan Rachmad Hidayat dan Roken Tampubolon musim depan oleh PSMS Medan.
Baca juga: Detik-detik Kronologi Hampir Adu Jotos Sesama Bek PSMS Medan di Laga Kontra Persiraja Banda Aceh
PSMS Medan Tahan Seri Persiraja Banda Aceh di Detik Akhir
Persiraja Banda Aceh ditahan seri PSM Medan di Stadion Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (2/5/2026).
Gol PSMS Medan dicatatkan oleh Felipe Cadenazzi di menit ke-40.
Sebelum akhirnya, drama di menit akhir laga tepatnya di menit ke-90+4 buat kemenangan PSMS Medan sirna.
Asgal Habib berhasil selamatkan Persiraja Banda Aceh dari kekalahan di laga pamungkas Liga 2 kontra PSMS Medan.
Selain itu, tersaji juga adanya keputusan VAR yang kontras serta momen unik hampir adu jotosnya dua pemain PSMS Medan.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Sejak menit pertama, tuan rumah Persiraja Banda Aceh ambil alih jalannya laga.
Peluang emas didapatkan oleh striker Persiraja Banda Aceh di menit ke-9 melalui tendangan bebas.
Tendangan bebasnya yang mengarah ke sudut kanan jala PSM Makassar masih mampu dihentikan oleh Ahmad Gunandi.
Blunder bek PSMS Medan hampir saja dituntaskan oleh pemain Persiraja Banda Aceh di menit ke-12.
Beruntung bagi PSMS Medan, sepakannya masih melebar ke sisi kiri jala mereka.
Di menit ke-40, PSMS Medan berhasil mencatatkan skor.
Gol PSMS Medan berhasil sicatatkan oleh Felipe Cadenazzi.
Felipe Cadenazzi mampu keluar dari penjagaan ketat bek Persiraja Banda Aceh seusai menerima umpan manta dari Claytinho.
Dengan tenang, Cadenazzi mampu melewati kiper Persiraja Banda Aceh, Andriyas Francisco.
Cek VAR sempat dilakukan oleh wasit.
Namun, VAR masih bestie PSMS Medan sehingga skor berubah menjadi 0-1.
Tambahan waktu 5 menit di babak pertama.
Babak Kedua
Di babak kedua, Persiraja Banda Aceh yang tertinggal terus coba bongkar pertahanan PSMS Medan.
Hingga menit ke-60, Laskar Rencong catatkan beberapa peluang emas.
Satu di antaranya dicatatkan oleh kapten mereka, Connor Flyn.
Sepakan kerasnya mengenai bek PSMS Medan.
Memang, sepakannya tak on target ke jala PSMS Medan.
Akan tetapi, buah sepakannya, wasit memutuskan untuk cek VAR mengenai adanya kans handsball yang dilakukan oleh kapten PSMS Medan, Erwin Gutawa.
Dan akhirnya, wasit memutuskan untuk beri penalti Persiraja Banda Aceh.
Omid Popalzay maju sebagai algojo penalti.
Bukan menendang langsung, Omid justru melakukan skema twin.
Omid Popalzay sentuh bola dengan umpan pendek ke depan.
Berlari dari luar kotak penalti Connor Flyn unrtuk menyambut umpan dari Omid Popalzay.
Sayang, dewi fortuna masih didapatkan PSMS Medan.
Skema twin penalti tak mampu buat kiper PSMS Medan, Ahmad Gunandi takluk.
Sepakan Connor Flyn masih mampu dihentikan dengan kaki Ahmad Gunandi.
Skor tak berubah, PSMS Medan masih unggul 1-0 atas Persiraja Banda Aceh.
Peluang emas didapatkan Persiraja Banda Aceh di menit ke-81.
Muzani yang sukses merangsek ke pertahanan PSMS Medan buat kocar-kacir bek Ayam Kinantan.
Umpan tarik diberikan ke Connor Flynn.
Sayang, tendangannya malah melebar padahal tak ada gangguan yang didapatkan.
Namun uniknya, setelah peluang itu, dua bek PSMS Medan yang notabene saling bekerjasama justru saling cekcok hingga hampir adu jotos.
Sebelum akhirnya pemain PSMS Medan lainnya berhasil melerai pertikain Jeong-ho Kim dan Erwin Gutawa.
Jeong-ho Kim murka kepada Erwin Gutawa saat melepas Muzani dari pressing yang hampir saja berbuah petaka.
Namun, reaksi keras Jeong-ho Kim, buat Erwin Gutawa kesal.
Tambahan waktu 6 menit di babak kedua.
Di menit ke-90+4', Asgal Habib sukses samakan kedudukan Persiraja Banda Aceh atas PSMS Medan.
Kesalahan clearance dari pemain PSMS Medan Rudiyana jadi sebab gol Asgal Habib terjadi.
Skor pun berubah menjadi 1-1.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/AKSI-LAGA-Selebrasi-PSMS-Medan-bersama-2-pemain-asingnya.jpg)