Breaking News:

Tanya Ustaz

Tanya Ustaz: Bolehkah Minta Maaf Melalui Media Sosial Saat Hari Raya Idul Fitri?

Simak penjelasan Ustaz Syamsul Bakri, selaku Wakil Rektor IAIN Surakarta mengenai hukum meminta maaf secara online.

YouTube/Tribunnews
TANYA USTAZ - Hukum Meminta Maaf secara Virtual lewat Media Sosial, Boleh atau Tidak? Kanal Youtube Tribunnews: tanya ustaz. Diakses Rabu (28/1/2026). 

TRIBUNWOW.COM - Saat Hari Raya Idul Fitri, sebagian orang Indonesia memiliki tradisi berkunjung ke rumah sanak saudara.

Selain bersilaturahmi, tujuan kunjungan tersebut adalah untuk saling memaafkan, sebagaimana hakikat Hari Raya Idul Fitri.

Lantas bolehkah meminta maaf secara online melalui media sosial jika sedang berhalangan untuk menemui sanak saudara?

Simak penjelasan Ustaz Syamsul Bakri, selaku Wakil Rektor IAIN Surakarta mengenai hukum meminta maaf secara online, yang diulas dalam kanal YouTube Tribunnews.

Baca juga: Tanya Ustaz: Apa Saja Keutamaan Melaksanakan Sholat Tarawih di Bulan Ramadhan?

Pertanyaan:

"Bagaimana hukum meminta maaf secara online melalui media sosial saat Idulfitri?"

Jawaban:

Tradisi berjabat tangan dalam bermakna maafan di hari raya Idul Fitri sebenarnya sudah ada sejak era Yunani kuno.

Ini dipraktikkan oleh para sahabat Nabi untuk mempererat persaudaraan serta memberikan penghormatan.

Namun masalah meminta maaf sendiri sebenarnya boleh dilakukan baik secara tatap muka maupun tidak tatap muka.

Karena intinya terletak pada keikhlasan hati untuk meminta dan memberi maaf, baik secara langsung maupun melalui media sosial. 

Baca juga: Tanya Ustaz: Bagaimana jika Seseorang Belum Mengganti Utang Puasa hingga Tiba Ramadhan Berikutnya?

Terkait khusus hari raya Idul Fitri, hal itu merupakan tradisi bagus di Indonesia meskipun secara prinsip Islam peringatan kita meminta maaf secepatnya tanpa harus menunggu menunggu hari raya.

Mengenai media yang digunakan sebenarnya tidak ada masalah karena secara prinsip intinya adalah niat untuk meminta dan memberi maaf secara ikhlas.

Namun bertemu langsung tentu lebih baik daripada lewat SMS atau WA karena media teks tidak bisa membawa mimik wajah maupun emosi sehingga kurang memberikan penghayatan.

Baca juga: Tanya Ustaz: Bagaimana Hukum Menggunakan Pelembab Bibir saat Puasa? Ini Kata Pendakwah Buya Yahya

Bertemu langsung memungkinkan kita berjabat tangan, berpelukan, serta mendengar kata-kata dan melihat ekspresi yang membuat suasana lebih penuh penghayatan.

Mirip seperti perbedaan menonton artis di televisi dengan bertemu langsung.

Sehingga permintaan maaf tetap lebih dianjurkan secara langsung kecuali jika terdapat kendala jarak, maka melalui media sosial pun tidak menjadi masalah.

(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret Surakarta/Amyra Savina)

Tags:
Tanya UstazIdul FitriRamadhan 2026Minta Maaf
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved