Profil
Sosok Aset Muda dari Como yang Kirim Kode Ingin Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Ada Peran Jay Idzes
Inilah profil talenta muda yang tunjukkan ketertaikannya untuk bergabung dalam Skuad Garuda berkat pertemuannya dengan Jay Idzes.
Penulis: Magang TribunWow
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - Timnas Indonesia berpotensi mendapatkan tambahan talenta muda lewat sosok pemain Como 1907 U19 bernama Lyfe Oldenstam.
Bek kiri Como U19 yang blak-blakan tertarik untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia.
Lyfe Oldenstam memiliki darah Indoensia dan mulai tunjukkan ketertarikannya karena melihat sosok Jay Idzes yang kini jadi tulang punggung Timnas Indonesia.
Saking senangnya dengan Jay Idzes, Lyfe Oldestam menyebut jika kapten Timnas Indonesia itu sebagai inspirasinya.
Baca juga: Hasil Dfb Pokal: Rekor Permata Timnas Indonesia Rungkad di 16 Besar, Gagal Jumpa Leverkusen-Leipzig
Baca juga: Diserbu Sorotan Negatif seusai Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Berani Lakukan Ini
Dalam penjelasannya, Lyfe Oldenstam mengaku mulai terpikat dengan permainan Jay Idzes saat pertemuan pertamanya di laga Sassuolo kontra Como 1907, Sabtu (30/11/2025).
Tak cuma gaya main, Lyfe Oldenstan juga terpukau dengan kepribadian bek Sassuolo tersebut.
"Di lapangan, saya memperhatikan kemampuan passing, teknik, dan visi Jay yang luar biasa. Kualitas yang menjadi standar dan menunjukkan potensi besar untuk berkembang,. Percakapan seperti ini memotivasi saya untuk terus berkembang, baik sebagai pemain maupun sebagai pribadi," jelas Lyfe Oldenstam dikutip dari Instagram Como Football Indonesia @comofootballindonesia, Selasa (2/12/2025).
"Untuk saat ini, saya masih bersama tim nasional Belanda. Tetapi saya terbuka untuk peluang baru di masa depan," pungkasnya
Baca juga: Timnas Indonesia Yakin? 1 Kandidat Calon Pelatih Diklaim sebagai Akar Masalah di Klubnya, Fan Curiga
Mengenal Sosok Lyfe Oldenstam
Lyfe Cheylan Oldenstam atau yang lebih akrab dengan sapaan Lyfe Oldenstam merupakan sosok pemain muda yang lahir pada 2 Februari 2007 di Lelystad, Belanda.
Mulai menekuni karier dunia sepak bolanya melalui satu di antara produk akademi terbaik di dunia, Ajaz Amsterdam selama kurang lebih lima musim.
Namun karier pertamanya dimulai dengan bergabungnya dalam beberapa klub pemuda sejak tahun 2016, antara lain VV Unicum (-2016), dan PEC Zwolle (2016-2020).
Setelah puas bersama Ajax Amsterdam dengan bukukan sebanyak 48 pertandingan dalam mewakili kelompok usia, Lyfe Oldenstam melanjutakan perjalannya dengan hirah ke klub baru untuk berkompetisi di Liga Eropa yakni Como U-19.
Meskipun baru mencatatkan bermain dalam 7 pertandingan selama 363 menit, namun pesepak bula muda langsung mendapatkan kepercayaan tidak lebih dari sebulan sejak kepindahan pertamanya yakni dengan berlaga di Primavera 2 - A, 13 September 2025.
Mengalami dua kali duduk di bangku cadangan, sembilan kali masuk dalam skuad utama, dan catatkan hanya melewatkan satu kali pertandingan.
Kini akibat pengakuannya tentang keinginannya dalam membela Timnas Indonesia, nama Lyfe Oldenstam bisa jadi lis bidikan PSSI dalam menambah talenta muda pada jejeran bintang naturalisasi tim Merah Putih.
Catatan kariernya juga mengatakan bahwa Lyfe Oldenstam juga pernah merasakan bagaimana berkarier dalam mebawa nama Timnas.
Debut di bawah asuhan pelatih Maurice Hagebeuk sejak 1 Maret 2022, Lyfe Oldenstam catatkan total 32 pertandingan , dengan mencetak 1 gol dan 8 asis.
Baca juga: Sosok Calon Pelatih Timnas Indonesia yang Membelot ke Timur Tengah, Suporter Garuda Harus Legowo
Berikut ini profil Lyfe Oldenstam dikutip TribunWow.com dari laman resmi Transfermarkt.co.id.
Profil Lyfe Oldenstam
Nama di negara asal : Lyfe Cheylan Oldenstam
Tanggal lahir / umur : 2 Februari 2007 (18 tahun).
Tempat kelahiran : Lelystad, Belanda.
Tinggi : 1,66 m.
Kewarganegaraan : Belanda, Suriname.
Posisi : Bek - Bek-Kiri.
Kaki dominan : Kanan.
Klub saat ini : Como Primavera.
Bergabung : 6 Agustus 2025.
Kontrak berakhir : -
Data Statistik Permainan Berdasarkan Klub
Ajax U17 : 25 pertandingan, 1 gol, 3 asis, dan 1.931 menit bermain.
Ajax U19 : 21 pertandingan, 0 gol, 0 asis, dan 1.111 menit bermain.
Como U19 : 7 pertandingan, 0 gol, 0 asis, dan 363 menit bermain.
Ajax U21 : 1 pertandingan, 0 gol, 0 asis, dan 1 menit bermain.
Ajax U18 : 1 pertandingan, 0 gol, 0 asis, dan 45 menit bermain.
Data Statistik Permainan Berdasarkan Kompetisi
Liga Nasional : 53 pertandingan, 1 gol, 3 asis, dan 3.316 menit bermain.
Kejuaraan Domestik : 2 pertandingan, 0 gol, 0 asis, dan 135 menit bermain
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Mareta Galuh Ayuningtyas).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Timnas-Indonesia-2025-333.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.