Breaking News:

Puasa Ramadhan 2026

Berbuka Puasa dengan Adab dan Sunnah yang Benar, Ikuti 5 Teladan dari Rasulullah SAW

Selain menjalankan ibadah wajib, terdapat juga adab dan cara tertentu dalam berbuka puasa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW

Penulis: ElfanNugg
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi berbuka puasa di Bulan Ramadhan. Berbuka Puasa dengan Adab dan Sunnah yang Benar, Ikuti 5 Teladan dari Rasulullah SAW 

TRIBUNWOW.COM - Berbuka puasa adalah momen yang paling dinantikan untuk mengisi energi Kembali setelah seharian menahan lapar dan dahaga selama bulan Ramadhan demi mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Waktu berbuka puasa pada umumnya tiba ketika matahari telah terbenam dan adzan shalat Maghrib terdengar. 

Namun, mengenai ketepatan jam berbuka yang tepat, setiap negara menetapkan waktu yang berbeda-beda. Misalnya saja, waktu berbuka puasa di Indonesia tidak sama dengan yang berlaku di Arab Saudi.

Dikutip dari rumahzakat.org, selain menjalankan ibadah wajib, terdapat juga adab dan cara tertentu dalam berbuka puasa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Meskipun terlihat sederhana, tetapi mengikuti setiap contoh perilaku dan tindakan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW akan memberikan nilai pahala yang berharga.

Baca juga: 4 Manfaat dari Iktikaf di Bulan Ramadhan untuk Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Sunnah dan Adab Berbuka Puasa

Berikut merupakan sunnah dan adab Ketika berbuka puasa sebagiman yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW :

1. Menyegerakan Berbuka Puasa

Setelah waktu maghrib tiba dan adzan berkumandang, umat Muslim disunnahkan untuk segera berbuka puasa dan tidak menundanya. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW :

لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

La yazalu an-nasu bi khairin ma ajjalul fitra

Artinya: "Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka."(HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah juga bersabda (HR. Ahmad) :

لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا أَخَّرُوا السَّحُورَ وَعَجَّلُوا الْفِطْرَ

La yazalu ummati bi khairin ma akhharu as-sahura wa ajjalul fitra

Artinya: "Umatku senantiasa dalam kebaikan selama mereka mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka."

2. Mengawali Berbuka dengan Kurma atau Air

Rasulullah SAW biasa mengawali berbuka puasa dengan kurma, baik yang basah (ruthab) maupun yang kering (tamar). Jika tidak ada kurma, beliau akan berbuka dengan air putih. Hal ini berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik RA (HR. Abu Dawud) :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

Kana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yuftiru ‘ala ruthabatin qabla an yusalli fa in lam takun ruthabatan fa ‘ala tamaratin fa in lam takun hasa hasawatun min ma’in

Artinya: "Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan kurma basah sebelum shalat. Jika tidak ada kurma basah, maka beliau berbuka dengan kurma kering. Jika tidak ada keduanya, beliau meneguk beberapa teguk air."

Selain itu, terdapat juga hadis yang menyatakan (HR. Abu Dawud) :

إِذَا كَانَ أَحَدُكُمْ صَائِمًا فَلْيُفْطِرْ عَلَى التَّمْرِ فَإِنْ لَمْ يَجِدِ التَّمْرَ فَعَلَى الْمَاءِ فَإِنَّ الْمَاءَ طَهُورٌ

Idza kana ahadukum saim fa lyuftir ‘ala tamrin fa in lam yajidi tamrin fa ‘ala ma’in fa innama’u thahurun

Artinya: "Jika salah seorang di antara kamu berpuasa, hendaknya ia berbuka dengan kurma. Jika tidak ada kurma, maka dengan air. Sesungguhnya air itu menyucikan."

3. Membaca Doa Berbuka Puasa 

Setelah mengonsumsi kurma atau air, disunnahkan untuk membaca doa berbuka puasa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Doa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah (HR. Abu Dawud) :

اللَّهُمَّ إِنِّي لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Allahumma inni laka shumtu wa bika aamantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ‘ala rizqika aftartu

Artinya: "Ya Allah, aku berpuasa karena-Mu, aku beriman kepada-Mu, aku bertawakal kepada-Mu, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."

Ada juga doa lain yang bisa dibaca setelah berbuka (HR. Abu Dawud) : 

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Zahaba zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabata al-ajru in sha’a Allah

Artinya: "Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah terjamin, insya Allah."

Sebagaimana disebutkan dalam hadis (HR. Tirmidzi), ada tiga doa yang tidak tertolak, yaitu doa orang yang berpuasa ketika berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang terzalimi.

4. Tidak Berlebihan dalam Makan

Islam mengajarkan untuk selalu menjaga keseimbangan dalam segala hal, termasuk saat berbuka puasa. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-A’raf ayat 31:

 وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

Wa kulū wasyrabū wa la tusrifū innallāha la yuhibbul musrifīn

Artinya: "Makan dan minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan."

Rasulullah SAW juga bersabda (HR. Tirmidzi) :

 لَا يَشْبَعُ بَطْنُ بَشَرٍ حَسَنًا إِلَّا بِشَرٍّ، وَلَا تَمْلِأُ بَطْنَكُمْ شَيْئًا خَيْرًا مِنْ ثُلُثِهَا لِطَعَامٍ وَثُلُثٍ لِشَرَابٍ وَثُلُثٍ لِنَفَسٍ

La yashba’u batnu basharin hasanan illa bi sharri, wa la tamliu batnakum shai’an khairan min thuluthihā li ta’amim wa thuluthin li sharābin wa thuluthin li nafasin

Artinya: "Tidak ada perut manusia yang terisi dengan sesuatu yang baik selain sepertiganya untuk makanan, sepertiganya untuk minuman, dan sepertiganya untuk napas."

5. Menyegerakan Shalat Maghrib

Setelah berbuka dengan makanan ringan, disunnahkan untuk segera melaksanakan shalat maghrib dan tidak menundanya sampai terlalu kenyang. Hal ini sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW yang selalu melaksanakan ibadah shalat tepat waktu.

Dengan menjalankan adab dan sunnah berbuka puasa seperti yang diajarkan Rasulullah SAW, diharapkan ibadah puasa kita dapat menjadi lebih bermakna, berkah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

(Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret, Ratna Desti Astuti/TribunWow.com, Elfan Nugroho)

Tags:
Puasa Ramadhan 2026RasulullahAmalan sunnahbuka puasa
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved