Breaking News:

Puasa Ramadhan 2026

Ramadhan Tinggal Menghitung Hari, Simak Tips Berbuka ala Rasulullah agar Ibadah Semakin Berkah

Tips berbuka ala Rasulullah yang wajib diikuti agar ibadah puasa Ramadhan semakin berkah.

Magang TribunWow - Risabila
PUASA RAMADHAN - Ilustrasi puasa Ramadhan. Terbaru, inilah tips berbuka ala Rasulullah yang wajib diikuti agar ibadah puasa Ramadhan semakin berkah. Puasa Ramadhan 1447 Hijriah versi Muhammadiyah jatuh pada 18 Februari 2026. 

TRIBUNWOW.COM - Puasa merupakan rukun iman yang keempat dan menjadi kewajiban untuk dilakukan seluruh umat Muslim.

Allah SWT dalam firman-Nya di surat Al-Baqarah ayat 183 menyebutkan bahwa puasa menjadi kewajiban agar seseorang menjadi bertakwa.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ ۝١٨٣

Yâ ayyuhalladzîna âmanû kutiba ‘alaikumush-shiyâmu kamâ kutiba ‘alalladzîna ming qablikum la‘allakum tattaqûn

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Adapun puasa yang wajib dilaksanakan adalah puasa Ramadhan yang kini sudah di depan mata.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Wilayah Denpasar Puasa Ramadhan 1447 Hijriah Lengkap Selama 1 Bulan Versi Kemenag

Jika merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia 2026, puasa Ramadhan akan jatuh pada 18 Februari.

Maka, hendaknya umat Muslim segara menyiapkan diri demi menyongsong bulan yang penuh keberkahan tersebut.

Di antara langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah persiapan berbuka yang seusai adab dan sunnah.

Dikutip dari Almanhaj, ada sejumlah tips yang bisa dipraktikkan ketika berbuka puasa. 

Pertama, perbanyak berdoa karena di saat berbuka tersebut menjadi satu momen saat seluruh doa dikabulkan.

Hal ini sesuai hadis Rasulullah berikut:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ لَا تُرَدّ، دَعْوَةُ الْوَالِدِ، وَدَعْوَةُ الصّـَائِمِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ

“Dari Anas bin Malik Radhiyallahu’ anhu dia berkata, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Doa orang tua kepada anaknya, (2) Orang yang berpuasa ketika berbuka, (3) Do’a orang yang sedang safar (musafir).” (HR. Al-Baihaqi)

Rasulullah pernah mencontohkan doa yang dapat dibaca setelah membatalkan puasa di waktu berbuka sebagai berikut:

DOA - Doa ketika buka puasa.
DOA - Doa ketika buka puasa. (Gemini AI)

Kedua, Rasulullah juga pernah mencontohkan bagaimana beliau makan ketika berbuka.

Adapun Rasulullah memilih untuk memakan ruthab atau kurma basah, jika tidak ada bisa memakan tamr atau kurma kering, apabila tidak ada kurma boleh juga dengan meminum air putih.

Imam Ibnu Qayyim pernah menjelaskan kebiasaan Rasulullah tersebut yang ternyata memiliki keutamaan untuk kesehatan.

Menurutnya, setelah berpuasa lambung dalam kondisi kosong, sehingga kurma dan air menjadi pilihan yang tepat karena dapat diterima tubuh dengan lebih cepat.

Sebab, liver akan lebih mudah mengolah kurma dan air menjadi energi untuk tubuh yang telah melakukan puasa seharian.

Baca juga: Ramadhan Tinggal 48 Hari, Simak Tips Persiapannya dan Doa Agar Masih Diberi Kesempatan Berpuasa

Tips Bangun Tepat Waktu untuk Sahur

Selain berbuka, kegiatan seperti sahur di bulan Ramdhan juga menjadi ladang pahala bagi umat Muslim.

Dikutip dari situs Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, ada sejumlah tips yang dapat dilakukan agar bisa bangun tepat waktu untuk sahur.

1. Kuatkan motivasi spiritual.

Niat menjadi gerbang utama untuk melakukan ibadah, maka dari itu penting agar seseorang menekankan dari dalam diri agar bisa bangun tepat waktu.

2. Hindari minuman berkafein sebelum tidur.

Kafein pada dasarnya dapat membuat orang terjaga lebih lama, maka sebaiknya seseorang yang sulit bangun untuk sahur tidak mencoba mengonsumsi sesuatu yang mengandung kafein.

3. Tidur lebih awal.

Hendaknya seseorang dapat mengatur waktunya selama di bulan Ramadhan agar mendapat cukup tidur, sehingga dapat bangun lebih awal.

Tidak hanya memerhatikan waktu tidur, penting juga untuk mengalokasikan energi agar mendapat tidur yang cukup meski harus bangun lebih awal dari biasanya.

4. Olahraga secara teratur.

Olaharga pada dasarnya dapat membuat tubuh bergerak lebih aktif, sehingga mengeluarkan energi lebih banyak.

Setelahnya, orang-orang yang berolahraga biasanya cenderung lebih mudah terlelap karena sudah menggunakan energinya untuk aktif bergerak.

Hal ini bisa menjadi alternatif bagi mereka yang sulit tidur atau ingin bangun lebih awal untuk sahur atau sholat malam.

Kelima, makan makanan bergizi.

Asupan yang masuk dalam tubuh juga memengaruhi pola tidur seseorang.

Hendaknya seseorang dapat memilih makanan yang sehat dan bernutrisi, serta menjaga tubuh tetap terhidrasi agar mendapat kualitas tidur yang baik.

(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Airlangga/Afifah Alfina)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Puasa Ramadhan 2026buka puasaRasulullah
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved