Breaking News:

Puasa Ramadhan

Hukum dan Tata Cara Membayar Utang Puasa untuk Anggota Keluarga yang Telah Meninggal

Hukum dan tata cara membayar utang puasa untuk anggota keluarga yang telah meninggal dunia.

Magang TribunWow - Risabila
PUASA - Ilustrasi Puasa. Terbaru, hukum dan tata cara membayar utang puasa untuk anggota keluarga yang telah meninggal dunia. 

TRIBUNWOW.COM - Puasa Ramadhan sudah di depan mata, jika merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia 2026, puasa akan dimulai pada 18 Februari.

Maka dari itu, wajib hukumnya bagi umat Muslim untuk mengganti seluruh utang puasa di bulan Ramadhan lalu jika memilikinya.

Utang puasa sendiri pada dasarnya wajib dibayar oleh setiap Muslim yang memilikinya, baik dengan meng-qadha puasanya maupun dengan membayar fidyah.

Hal tersebut sesuai dengan firman Allah dalam Al-Baqarah ayat 184.

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗۗ وَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ۝١٨٤

Ayyâmam ma‘dûdât, fa mang kâna mingkum marîdlan au ‘alâ safarin fa ‘iddatum min ayyâmin ukhar, wa ‘alalladzîna yuthîqûnahû fidyatun tha‘âmu miskîn, fa man tathawwa‘a khairan fa huwa khairul lah, wa an tashûmû khairul lakum ing kuntum ta‘lamûn

(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Namun, jika ada anggota keluarga yang telah wafat dan masih memiliki utang puasa, lantas bagaimana hukumnya?

Dikutip dari situs Kemenag, maka orang yang wajib membayar utang almarhum atau almarhumah tersebut adalah anggota keluarganya.

Hal ini sebagaimana hadis berikut.

  مَنْ مَاتَ وَ عَلَيْهِ صِيَامٌ صَامَ عَنْهُ وَلِيُّهُ

Artinya: "Siapa saja meninggal dunia dan mempunyai kewajiban qadha puasa, maka walinya (keluarganya) berpuasa menggantikannya." (HR. Bukhari dan Muslim, dari Aisyah).

Mereka dapat membayar dengan cara meng-qadha sesuai jumlah hari yang ditinggalkan dengan niat puasa berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ. 

Artinya, “Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.”

Baca juga: Kumpulan Doa-doa Taubat Pendek Diserta Tata Cara Sholat Taubat Lengkap, Muslim Wajib Cek

Tata Cara Membayar Utang Puasa atau Fidyah

Di sisi lain, utang puasa juga dapat dibayarkan lewat fidyah.

Dilansir oleh situs yatimmandiri, berikut tata cara pembayaran utang puasa dengan fidyah.

Halaman 1/3
Tags:
Utang PuasaRamadhanTata CaraMuslim
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved