Breaking News:

Dugaan Pelecehan Seksual, Miliader China Ditangkap di Minneapolis, Amerika Serikat

Berdasarkan catatan penjara, Richard Liu ditangkap atas dugaan perilaku kriminal seksual.

Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Fachri Sakti Nugroho
newsli.com
Richard Liu miliader asal China 

TRIBUNWOW.COM - Miliader asal China, Liu Quangdiong atau Richard Liu, seorang pendiri situs e-commerce JD.com ditangkap di Minneapolis, Amerika Serikat (AS).

Dilansir TribunWow.com dari Time.com, Senin (3/9/2018), berdasarkan catatan penjara, Richard Liu ditangkap atas dugaan perilaku kriminal seksual.

Richard Liu ditangkap pada Jumat (30/8/2018) malam.

Mardani Ali Sera: Usaha Menghalangi Dakwah UAS adalah Bentuk Ketidakcintaan pada Umat

Juru Bicara Polisi Minneapolis, John Elder menjelaskan tidak bisa memberikan rincian karena penyelidikan masih berlangsung.

Elder menolak mengatakan rincian kejadian penangkapan Richard Liu.

Hukum Minnesota mendefinisikan lima derajad pelanggaran kriminal seksual.

Mulai dari kejahatan berat hingga tindak pidana berat, mencakup beragam perilaku mulai dari sentuhan hingga kekerasan yang berakibat cedera.

Terkait dengan hal ini JD.com memberikan keterangan melalui situs media sosial China, Weibo, Minggu (2/9/2018) jika tuduhan kepada Richard Liu tidaklah benar.

Saat itu Richard Liu sedang berada di AS dalam perjalanan bisnis.

Menurut JD.com, Penyidik tidak menemukan bukti kesalahan yang dilakukan Richard Liu, sehingga Richard Liu dibebaskan dan bisa melanjutkan perjalanan seperti yang direncanakan.

Elektabilitas Jokowi Diperkirakan Naik usai Asian Games 2018, Mardani Ali Sera Beri Tanggapan

"Kami akan mengambil tindakan hukum yang diperlukan terhadap pelaporan atau rumor palsu," ujar JD.com.

Pada bulan Juni, Google menjelaskan akan memberikan dana investasi 550 juta dollar AS kepada JD.com. 

Investasi tersebut mencerminkan upaya perusahaan teknologi AS untuk memperluas jangkauannya ke dalam e-commerce Asia.

JD.com adalah perusahaan e-commerce terbesar kedua di Cina setelah Alibaba. 

Di antara investor lainnya adalah permainan internet Cina dan raksasa media sosial Tencent Holdings, pengembang aplikasi messenger WeChat, Alibaba, dan retail Amerika Serikat, Walmart Inc. (TribunWow.com / Qurrota Ayun)

Tags:
ChinaAmerika SerikatMiliarder
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved