Terkini Daerah

Ormas PP Kuasai Lahan Parkir RSU Tangsel Rp 7 Miliar, Ancam Bacok & Bakar Mobil saat Diminta Pergi

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KETUA PP TANGSEL BURON - Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, saat memperlihatkan foto tampang dari Ketua Pemuda Pancasila (PP) Tangsel, Muhammad Reza, yang buron setelah polisi melakukan penangkapan terhadap 30 anggotanya terkait kasus penguasaan lahan parkir di RSUD Tangsel, Senin (26/5/2025).

TRIBUNWOW.COM – Ormas Pemuda Pancasila menguasai secara ilegal lahan parkir RSU Tangerang Selatan, Banten, selama hampir delapan tahun.

Area parkir menjadi lahan basah untuk melakukan pungutan liar sejak 2017.

Diperkirakan ormas Pemuda Pancasila Tangerang Selatan meraup untung hingga Rp 7 miliar.

Saat diminta pergi, mereka bahkan mengancam melakukan pembacokan hingga bakar mobil.

Tak berhenti di sana, vendor resmi yang seharusnya mengelola lahan parkir RSU Tangsel juga dihalang-halangi untuk melakukan tugasnya.

Kini, Ketua Pemuda Pancasila Tangsel, Muhammad Reza alias AO, resmi ditetapkan sebagai burnonan.

Berikut fakta kasusnya:

Baca juga: Update Pembacokan Jaksa, Pelaku Wakil Ketua Inti Ormas Pemuda Pancasila Deli Serdang, Ini Motifnya

Kendalikan Parkir sejak 2017

Reza disebut mengendalikan area parkir sejak tahun 2017.

Setiap hari, tarif parkir dipungut Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Jika dihitung kasar, keuntungan harian bisa mencapai Rp2,8 juta. 

Dalam rentang waktu delapan tahun, total pendapatan diperkirakan menembus Rp7 miliar.

“Perhitungan sementara, total pendapatan dari lahan parkir itu bisa tembus Rp7 miliar lebih,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, Senin (26/5/2025).

Dalam foto yang dirilis polisi, Muhammad Reza tampak berkepala plontos dan berpostur tubuh berisi.

Ia disebut belum ditemukan hingga kini dan tengah dalam pengejaran aparat.

Parkiran RSU Jadi Lahan Basah, Vendor Dihalang-Halangi

Polda Metro mengungkap, lahan parkir RSU Tangsel seharusnya dikelola PT BCI—pemenang tender resmi yang ditunjuk Pemerintah Kota Tangsel.

Namun, upaya mereka dikebiri sejak awal. 

Tim di lapangan kerap diintimidasi dan dihalangi anggota ormas yang dipimpin Reza.

“Perusahaan pemenang tender tidak bisa mengelola parkir karena diintimidasi, bahkan selalu terjadi bentrokan,” ujar Wira.

Bentrokan memuncak pada Rabu (21/5/2025), saat PT BCI mencoba memasang sistem gate otomatis.

Puluhan anggota PP menolak, merobohkan peralatan, dan salah satu pekerja dilaporkan terluka akibat aksi tersebut.

Baca juga: Ormas GRIB Jaya Diduga Duduki Lahan BMKG, Pagar Dirusak hingga Diberi Plang, Ini Kata Polisi

 

Ancaman Bacok hingga Bakar Mobil

Pihak PT BCI sebelumnya sudah mengirim surat pemberitahuan kepada ormas, namun tak direspons.

Mereka bahkan sempat mendatangi langsung Muhammad Reza, tapi jawaban yang didapat justru penolakan keras.

“MR mengatakan bahwa PP tidak mau meninggalkan lahan parkir RSUD tersebut,” kata Wira.

Tindak kekerasan bukan kali pertama. Pada September 2023, anggota PP sempat mengancam akan membacok hingga membakar mobil milik tim kerja PT BCI jika tetap memasang gate parkir.

30 Anggota Diamankan, Reza Jadi Buron

Sejauh ini, polisi telah menangkap 30 anggota ormas Pemuda Pancasila yang terlibat dalam intimidasi dan kekerasan. Sementara Reza, yang menjadi otak dari aksi pendudukan, masih diburu.

“Kami sudah menetapkan tersangka terhadap Ketua PP Tangsel dan saat ini yang bersangkutan masih dalam pengejaran dan kami tetapkan sebagai DPO,” ujar Wira.

Kasus Tak Berdiri Sendiri

Polda Metro menegaskan, kasus ini adalah bagian dari operasi besar dalam memberantas praktik premanisme di Jabodetabek. Ribuan pelaku sudah diamankan, termasuk 56 orang dari ormas Pemuda Pancasila.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menindak tegas praktik premanisme yang meresahkan masyarakat,” tegas Wira.

Polda Metro menegaskan, kasus ini adalah bagian dari operasi besar dalam memberantas praktik premanisme di Jabodetabek.

Ribuan pelaku sudah diamankan, termasuk 56 orang dari ormas Pemuda Pancasila.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menindak tegas praktik premanisme yang meresahkan masyarakat,” tegas Wira. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sosok Muhammad Reza, Ketua PP Tangsel Jadi DPO Usai Kuasai Parkiran RSU Rp 7 M