Liga 1

CEO PSIS Semarang Ucap Permintaan Maaf soal Performa hingga Gaji Pemain yang Terlambat Dibayarkan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MINTA MAAF - Kolase foto bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi (kiri) yang memberikan semangat kepada skuad Laskar Mahesa Jenar di Liga 1 2023 (kanan).CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengucapkan permintaan maaf pada seluruh suporter atas performa timnya.

TRIBUNWOW.COM - CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengucapkan permintaan maaf pada seluruh suporter atas performa timnya.

Berdasarkan rilis yang diterima TribunWow.com, Yoyok Sukawi mengatakan jika banyak masalah yang terjadi dalam tubuh manajemen.

"Dengan sepenuh hati saya ingin mengucapkan permintaan maaf sebesar-besarnya atas hasil di musim ini dimana PSIS terdegradasi ke Liga 2," ujar Yoyok Sukawi, Minggu (25/5/2025).

Baca juga: Cek Daftar 18 Tim Liga 1 2025-2026 Lengkap, PSIS Semarang, PSS Sleman, Barito Putera Degradasi

Ia menyadari jika permasalah PSIS Semarang ada pada keuangan yang merembet pada performa tim.

"Karena komunikasi yang kurang baik serta krisis keuangan yang dialami oleh PSIS yang menyebabkan adanya gaji atau hak pemain yang terlambat terbayarkan, sehingga  mempengaruhi prestasi PSIS musim ini."

Namun, Yoyok Sukawi menyatakan tanggung jawab penuh pada Snex-Panser Biru.

Utang PSIS Semarang selama beberapa tahun terakhir telah ditawarkan pada pemegang saham, namun tak ada yang bersedia mengambil alih pengelolaan.

Sehingga, utang tersebut telah dilunasi oleh Yoyok Sukawi.

Selain itu, terkait permasalah FIFA juga akan diselesaikan dalam waktu dekat.

"Saat ini, saya sendiri sudah menyerahkan pengelolaan PSIS kepada pemegang saham dan menginstruksikan kepada direktur utama, Bapak Agung Buwono untuk mencari investor baru yang bersedia mengelola PSIS kedepannya."

"Supaya PSIS musim depan bisa cepat bangkit kembali berjaya dan segera kembali promosi ke Liga 1 musim depan."

"Saya mohon kebesaran hati seluruh pecinta PSIS dan warga Semarang untuk berkenan menerima permohonan maaf saya," tambahnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS PSIS Semarang Vs Barito: 2 Menit Babak Kedua Morelatto Bikin Antasari Comeback, 2-1

Gaji Tak Dibayarkan

Beredar sebuah video yang memperlihatkan para pemain PSIS Semarang blak-blakan bongkar soal penunggakan gaji yang selama ini santer diisukan.

Video tersebut diunggah akun Instagram yang membahas sepak bola Tanah Air, @suksesbola, Sabtu, 10 Mei 2025.

Akun tersebut mengunggah video amatir dari seseorang yang diduga adalah pendukung PSIS Semarang.

Pengakuan jujur tersebut diberikan para pemain PSIS Semarang pasca kekalahan miris dari PSS Sleman di pekan ke-32 Liga 1 2024/2025.

Setelah laga rampung dihelat, para pemain PSIS Semarang bertemu dengan para pendukung setianya, Panser Biru luar stadion.

Terlihat beberapa sosok penting PSIS Semarang yang menemui Panser Biru adalah Septian David Maulana, Joao Ferrari hingga sang caretaker, M Ridwan.

Aparat kepolisian juga tampak pada pertemuan tersebut guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

Akun itu kemudian memperlihatkan salah seorang pendukung PSIS Semarang yang bertanya terkait kebenaran isu soal penunggakan gaji yang dialami Septian David Maulana cs.

"Saya cuma ingin jenengan (anda) ngomong jujur. Selama ini benar enggak ada gaji yang belum dibayarkan atau ditunggak," ungkap salah seorang pendukung PSIS Semarang yang diketahui dari Panser Biru dalam video tersebut.

Baca juga: Reaksi Menohok Mantan 7 Tahun Silam seusai PSIS Semarang Dihajar PSS: Ketidakadilan Padaku Terbayar

Septian David Maulana mengaku bahwa beberapa pemain PSIS Semarang mengalami penunggakan gaji meski jumlahnya berbeda-beda.

"Mungkin masalah gaji, saya yang pasti ada keterlambatan tetapi setiap pemain (berbeda-beda) kami tidak tahu berapa bulan," ungkap pria yang kerap disapa SDM tersebut.

Kemudian ia mengungkap hal miris yang membuat emosi Panser Biru sempat meradang.

Septian David Maulana mengaku bahwa gajinya sejak Januari belum terbayarkan utuh.

Bahkan, gajinya di bulan Februari sampai Maret belum dibayar oleh PSIS Semarang.

"Ya beda-beda, cuma kalau saya gaji yang Januari belum lunas terus Februari, Maret April (belum terbayarkan) mungkin itu saja," kata pemain berlabel Timnas Indonesia tersebut.

Sementara itu, pemain PSIS Semarang lainnya mengaku gajinya selama dua bulan belum dibayar.

Baca juga: Kecewa dan Murka PSIS Semarang Kalah Nyesek 1-2 dari PSS Sleman, Panser-Snex Serang Sosok Penting

"Ya sama ya, sama seperti David tadi tunggakannya berbeda-beda mas, kalau saya belumnya (belum dibayar) bulan Maret sama April ini," kata pemain tersebut.

"Kalau Mei sudah selesai mas soalnya saya kontraknya 10 bulan sama DP saya belum," sambungnya.

Panser Biru pun berterima kasih kepada para pemain PSIS Semarang yang berani mengungkapkan kejujuran.

Mereka enggan menyalahkan para pemain atas hasil buruk yang didapat PSIS Semarang dalam beberapa laga terakhir.

Mereka hanya ingin bertemu dengan manajemen PSIS Semarang tetapi belum terealisasi.

"Sampai sekarang manajemen tidak berani sarasehan dengan Panser Biru," ungkap salah satu Panser Biru. (TribunWOw.com/ Tiffany Marantika/ Yonatan Krisna)