TRIBUNWOW.COM – Indonesia akan menjadi lokasi uji klinik vaksin TBC yang diproduksi oleh Bill Gates.
Menanggapi hal itu, Menteri Kesehatan RI (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin membeberkan keuntungannya dan meminta warga tak khawatir.
Saat ini, kandidat vaksin M72/AS01E sedang memasuki uji klinik fase 3 di tanah air.
Baca juga: Uji Coba Vaksin TBC dari Bill Gates akan Dilakukan seperti Covid-19, Indonesia Jadi Clinical Trial 3
Keuntungan pertama ujar BGS adalah melihat kecocokan vaksin TBC pada orang Indonesia.
“Vaksin itu cocok-cocokan. Jadi vaksin malaria ditemukan hanya cocok buat mereka. Indonesia nggak."
"Itu sebabnya Indonesia ingin aktif supaya nanti mudah-mudahan vaksinnya cocok untuk orang Indonesia. Sehingga bisa menyelamatkan banyak orang,” tutur dia saat ditemui di kantor kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (9/5/2025).
Sama seperti uji klinik pada vaksin Covid-19, uji klinik terdiri dari 3 tahapan.
Tahap satu, menentukan vaksin ini aman atau tidak. Dengan demikian, ia meminta masyarakat untuk tidak khawatir pada pelaksanaan uji klinik tersebut.
Baca juga: Viral Efek Samping Langka Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Disebut Bisa Sebabkan TTS, Ini Kata Kemenkes
“Jadi sudah pasti aman. Sekarang di uji klinik 3 itu mengecek efektivitas vaksinnya,” tegas mantan dirut Bank Mandiri ini.
Kedua, prioritas untuk bisa memproduksi vaksin sendiri.
BGS menuturkan, Indonesia diharapkan bisa memproduksi vaksin TBC di dalam sendiri pasca uji klinik fase 3 dinyatakan selesai dan aman.
Saat ini industri farmasi Bio Farma diprioritaskan untuk bisa memproduksi vaksin TBC itu.
“Dan yang kedua, unggulnya apa? Indonesia bisa mendapatkan prioritas untuk memproduksi vaksin. Jadi Bio Farma diajak dari awal. Supaya nanti kalau jadi, RI bisa produksi sendiri. Mudah-mudahan,” harap mantan dirut Bank Mandiri ini.
Diketahui sebelumnya uji klinik ini tidak hanya di Indonesia.
Uji coba ini juga berlangsung di empat negara dengan kasus TBC tertinggi di dunia yaitu Afrika Selatan Kenya, Malawi dan Zambia.
Secara global uji klinik ini melibatkan hingga 20.000 partisipan, termasuk individu dengan HIV.d
Di Indonesia sendiri hingga Maret 2025, jumlah subjek yang berpartisipasi dalam penelitian ini di mencapai 2.000 orang. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Menkes Beberkan Keuntungan Indonesia Jadi Lokasi Uji Vaksin TBC Bill Gates."