TRIBUNWOW.COM - Puasa di bulan suci Ramadhan bukan hanya sekedar menahan haus dan lapar saja, namun juga termasuk menjaga lisan untuk tidak sembarangan dalam berbicara.
Termasuk tentang bergibah di saat berpuasa dan juga bergosip sembarangan.
Lalu apakah hukumnya bergibah saat menjalani ibadah puasa? Apakah hal ini membatalkan puasa?
Baca juga: Tanya Ustaz: Lebih Baik Sholat Witir atau Tahajud Dahulu saat Puasa Ramadhan? Simak Penjelasannya
Dikutip dari YouTube short Tribunsolo, Ustaz Rosyad Nurilyas menjelaskan bahwa bergosip atau bergibah saat Puasa Ramadhan dapat mengurangi pahala yang didapatkan ketika berpuasa.
Meski demikian, bergibah tidak membatalkan Puasa Ramadhan seseorang, hanya saja hukumnya makruh, dan mengurangi pahala yang didapat.
"Bila anda berpuasa, puasa itu sebaiknya dilakukan dengan sempurna," ujar Ustaz Rosyad Nurilyas.
"Seseorang yang berpuasa dan dia membicarakan keadaan orang lain menggosip atau menggibah, maka itu akan mengurangi pahala puasanya walau tidak membatalkan puasa."
"Sehingga sebaiknya dihindari gosipin teman yang tidak datang ketika buka bersama."
"Yang jelas menahan lisan kita ini lebih baik sehingga nanti akan menyempurnakan puasa yang kita lakukan," ungkap Ustaz Rosyad Nurilyas.
Dari penjelasan di atas maka bergibah dan bergosip itu harus dihindari ketika sedang menjalankan ibadah puasa.
Karena akan mengurangi pahala puasa tersebut sehingga menjadi tidak sempurna puasanya.
Baca juga: Tanya Ustaz: Apakah Boleh Baca Doa Niat Puasa Ramadhan 2025 Pakai Bahasa Indonesia?
Hal-Hal yang Membatalkan Puasa
Sementara itu, dikutip dari laman resmi Kemenag, ada beberapa hal yang membuat batal Puasa Ramadhan seseorang, dari makan hingga merokok.
Berikut rinciannya:
1. Makan dan minum
2. Memasukkan obat atau benda melalui qubul atau dubur
3. Merokok
4. Muntah secara sengaja
5. Berhubungan suami istri
6. Keluar air mani dengan sengaja
7. Haid dan nifas
8. Gila
9. Murtad
(TribunWow.com/Peserta Universitas Slamet Riyadi/Adam Kusuma Herangga)