Bursa Pelatih PSS Sleman

Mazola Junior Fix Out? 3 Indikasi Angkat Kaki dari PSS Sleman Semakin Nyata, 4 Nama Kondang Tersedia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Potret Mazola Junior saat memimpin sesi latihan PSS Sleman di Liga 1 2024/2025. Mazola Junior fix out? Tiga indikasi angkat kaki dari PSS Sleman semakin nyata, 4 nama kondang tersedia.

TRIBUNWOW.COM - Mazola Junior fix out? Tiga indikasi angkat kaki dari PSS Sleman semakin nyata, 4 nama kondang tersedia, BCS cek.

Dilansir TribunWow.com, PSS Sleman belum lama ini menelan kekalahan dalam laga lanjutan pekan ke-23 Liga 1 2024/2025 kontra Arema FCdi Stadion Soepriadi, Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (17/2/2025).

Enam gol pembantai PSS Sleman dicetak Arema FC melalui Bayu Setiawan (2'), Dalberto (49'P) (82'), Charles Lokolingoy (53'), Muhammad Rafli (90+12') dan Arkhan Fikri (90+17').

Sementara dua gol balasan PSS Sleman dicatatkan oleh Gustavo Tocantins (3') dan Nicolao (8').

Baca juga: Meski Arema FC Libas PSS Sleman 6-2, Aremania Desak Ze Gomes soal Wiliam Marcilio, Fix Didepak Out?

Imbas kekalahan telak itu, PSS Sleman harus puas gagal beranjak dari posisi ke-17 klasemen sementara.

Padahal sejatinya, jika berhasil menang, PSS Sleman bisa merangsek naik menggusur Barito Putera di posisi ke-13.

Selain itu, kekalahan PSS Sleman atas Arema FC membuat klub berjuluk Super Elja mengalami kembali tiga kekalahan beruntun di Liga 1.

Sata laga kalah di kandang sendiri kontra Bali United (1-2).

Dan dua laga lainnya menelan kekalahan dari Borneo FC dan Arema FC di partai tandang.

Selepas kekalahan ketiga beruntunnya, indikasi Mazola Junior angkat kaki dari PSS Sleman kembali mulai kencang.

Setidaknya, ada tiga indikasi yang kini mulai menyeruak terkait kansnya Mazola Junior angkat kaki.

1. Rasio Kemenangan Lebih Rendah dari Kekalahan

Pertama, rasio kemenangan Mazola Junior lebih rendah dari kekalahan.

Di mana, Mazola Junior hanya mampu bukukan 4 kali menang dan 9 kali menelan kekalahan.

Dengan rasio kebobolan dan kemasukkan 26 berbanding 21.

2. PSS Sleman Semakin Terpuruk di Zona Degradasi

Kedua, terkait dengan kans PSS Sleman yang semakin terpuruk dan lebih dekat dengan zona degradasi.

PSS Sleman hanya margin 1 poin dari Persis Solo yang berada di zona merah degradasi.

Tergelincir lagi, tak menutup kemungkinan PSS Sleman akan kembali ke posisi buncit seperti di awal musim.

3. Banjir Ketidakpercayaan

Indikasi ketiga, Mazola Junior kembali banjir desakan ketidakpercayaan dan angkat kaki dari PSS Sleman.

Desakan itu kali ini bernada rasa frustasi kepasrahan BCS bukan secara langsung mendesak Mazola Junior untuk pergi.

Hal itu tergambarkan jelas pada unggahan hasil akhir pertandingan di Instagram resmi PSS Sleman.

"@liga2match assalamualaikum," tulis @igo***

"selamat datang liga 2
secara strategi permainan memang sangat buruk buruk sekali dan tidak jelas
pemain lemes tidak ada semangat
cirino ki pemain opo ora kanggo blasss
mbok tulung Man harapan ki masih ada jangan sampai degradasi ki simbah wes liga 1 lho mosok koe meh liga 2," tulis @ tri_priya***

"Koyo ngene kok di posting,isinn!!!" tulis @aanita***

"MEMALUKAN !!!!!" tulis @arbikha***

"Stadion mu wes apik lho Man, mosok yo meh ning liga 2," tulis @soli***

"RADUWE ISEN TENAN TO??" tulis @daryman***

"assalamu'alaikum liga 2," tulis @abanala****

Arema FC Vs PSS Sleman - Duel Betinho dengan Rifad Marasabessy dalam laga Arema FC kontra PSS Sleman di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (17/2/2025). Hasil akhir Arema FC kontra PSS Sleman, insiden langka, additional 14 menit dan rekor laga terlama, skor 6-2. (Instagram @pssleman)

Baca juga: PSIM Yogyakarta Semakin Dekat Susul PSS Sleman & Persis Solo ke Liga 1: Ini Skemanya, Brajamusti Cek

Lebih lanjut, ada 4 opsi pengganti Mazola Junior yang sudah muncul.

Berikut TribunWow.com sajikan ulasan selengkapnya:

1.Seto Nurdiantoro 

Mantan pelatih PSS Sleman sekaligus sosok yang berhasil bawa Super Elja ke Liga 1 2019 silam, Seto Nurdiantoro jadi opsi jalan pintas pertama yang layak dipertimbangkan.

Pasalnya, Seto Nurdiantoro saat ini telah berstatus tanpa klub setelah dilepas oleh PSIM Yogyakarta.

Tak cuma itu, pelatih asal Kalasan itu juga sudah hafal dengan gaya bermain PSS Sleman dan beberapa mantan anak asuhnya yang kini masih ada di skuad Super Elja.

Menilik kondisinya saat ini yang berstatus tanpa klub, PSS Sleman bisa melakukan penjajakan dengan Seto Nurdiantoro tanpa ada alang melintang.

Terlebih, statistik terkininya saat melatih PSIM Yogyakarta beberapa waktu lalu terbilang masih menjanjikan.

Seto Nurdiantoro sukses catatkan 7 kali menang, 5 seri dan hanya catatkan 3 kali kekalahan dari 15 pertandingan.

Deretan Prestasi

  1. Juara Liga 2: PSS Sleman 2017/2018.

2. Robert Rene Alberts (Belanda)

Pelatih asal Belanda, Robert Alberts, juga bisa dipertimbangkan sebagai opsi PSS Sleman.

Pasalnya, selepas pergi dari Persib Bandung, Robert Alberts tercatat masih belum menerima pinangan dari tim manapun.

Sehingga, kans PSS Sleman untuk menggodanya merapat terbuka lebar.

Terlebih, Robert Alberts memiliki segudang pengalaman di gelaran Asia.

Bahkan, Robert Alberts juga pernah menahkodahi Timnas Korea Selatan kelompok usia.

Tak hanya itu, kemampuan Robert Alberts yang pernah hampir memberikan gelar juara untuk PSM Makassar dan Persib Bandung bisa jadi pertimbangannya.

PSS Sleman pernah terendus membidiknya beberapa musim lalu namun tak berujung apapun.

Deretan Prestasi

1. Juara Singapura Cup (2 kali): Home United 1999/2000 dan 2000/2001

2. Liga Singapura: Home United 1998/1999

3.  Juara Liga Indonesia: Arema Indonesia 2009/2010.

Baca juga: Murka PSS Sleman Dibuat Malu Bali United, 2 Sosok Mengejutkan Jadi Kambinghitam & Dievaluasi Keras

Robert Alberts, mantan pelatih Persib Bandung (TribunJabar.id)

Baca juga: Respons Mazola Junior seusai Didesak Out BCS dari PSS Sleman, Nekat Bongkar 2 Borok Manajemen Klub

3. Milomir Seslija

Ketiga, ada pelatih asal Bosnia Herzegovina yang malang melintang di Liga 1 yang juga eks Arema FC, Milomir Seslija.

Milomir Seslija merupakan pelatih grade A yang belum lama ini harus puas menganggur setelah didepak Persis Solo.

Berhasil bangkitkan Persis Solo di putaran kedua Liga 1 2023/2024 dan finish di posisi ke-8 klasemen akhir.

Pada percobaan kedua nasibnya apes dan membuatnya kehilangan kursi penting di Persis Solo.

Meski begitu, pengalaman apiknya bersama Arema FC, Borneo FCdan Persis Solo musim lalu layak dipertimbangkan PSS Sleman sebagai dasar penunjukkannya.

Status menganggur Milomir Seslija membuat PSS Sleman bakal dengan mudah mendatangkan sang pelatih kenamaan tersebut.

Prestasi Milomir Seslija

2018/2019: Piala Presiden (Arema FC)

2022/2023: Maziya SR&C

4. Sergio Farias (Brasil)

Mantan pelatih Persija Jakarta asal Brasil, Sergio Farias juga bisa masuk pertimbangan PSS Sleman.

Meski hanya berjalan singkat bersama Persija Jakarta, Sergio Farias tentu saja sudah sedikit banyak tahu tentang karakteristik sepak bola Indonesia.

Pengalamannya melatih klub besar di Asia seperti Pohang Steelers, Al Ahli, Al-Wasl, dan Suphanburi FC dan Al-Hilal bisa jadi bahan pertimbangan PSS Sleman untuk memboyong Sergio Farias.

Selain itu, Sergio Farias juga diketahui pernah melatih Timnas U17 Brasil pada 2001 sampai 2002 lalu.

Terkini, Sergio Farias nganggur seusai didepak oleh klub Liga Utama Kuwait bersama Kazma SC.

Sehingga PSS Sleman berpotensi besar bisa mendatangkannya dengan skema bebas transfer.

Sergio Farias saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta, Jumat (17/1/2020). (MOCHAMAD HARY PRASETYA/BOLASPORT.COM)

Deretan Prestasi

1. Juara Liga Dua Brasil/ Campeonato Brasil Serie: Uniao Agricola Barbarense FC 2004/2005

2. Juara Liga Korea Selatan/K-League : Pohang Steelers 2006/2007

3. Juara Korean League Cup Winner: Pohang Steelers 2006/2007

4. Juara Piala Korea Selatan/South Korean Cup Winner : Pohang Steelers 2007/2008

5. Juara AFC Champions League : Pohang Steelers 2008/2009.

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News