TRIBUNWOW.COM - Di sepanjang tahun 2024, PSIS Semarang memiliki lika-liku yang cukup apes dan kerap mendapat sorotan dari banyak pihak.
Tak terkecuali dari suporter setianya, Panser Biru dan Snex.
Sorotan itu tak lepas dari performa PSIS Semarang yang kerap angin-anginan dalam beberapa musim terakhir.
Namun, di akhir musim 2023/2024, PSIS Semarang sempat membuat kejutan.
Baca juga: Update Transfer PSIS Semarang: Bek Mewah Incaran Persija Jakarta Dilirik, Potensi Dibajak?
Baca juga: PSIS Semarang Hapus Komentarnya? 2 Pemain Asing Blak-blakan Minta Gaji seusai Dilepas Mahesa Jenar
Di mana, klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut berhasil finish di posisi enam klasemen Liga 1 2023/2024 dengan koleksi 53 poin.
Ya, PSIS Semarang nyaris lolos ke fase championship series Liga 1 2023/2024.
PSIS Semarang saat itu hanya berjarak dua poin dari Madura United yang berada di posisi empat atau ambang batas lolos ke ke fase championship series Liga 1 2023/2024.
Sayang, performa PSIS Semarang justru kurang memuaskan di Liga 1 2024/2025.
PSIS Semarang saat ini berada di peringkat 13 klasemen Liga 1 2024/2025 dengan koleksi 17 poin dari 15 laga.
Selain kiprah, ada hal atau 'drama' lain dari PSIS Semarang yang tak kalah mendapat sorotan dari banyak pihak.
Lantas, apa sajakah hal-hal tersebut?
1. Hengkangnya Carlos Fortes
Hal yang tak kalah mendapat sorotan adalah saat Carlos Fortes memutuskan untuk hengkang dari PSIS Semarang.
Ya, Carlos Fortes adalah striker asing yang pernah mengukir kisah indah bersama PSIS Semarang.
Ia digaet PSIS Semarang di awal musim 2022/2023 kala performanya tengah gacor bersama Arema FC di musim 2021/2022.
Striker berambut gimbal tersebut membela PSIS Semarang hampir dua musim, yakni 2022/2023.
Selama hampir dua musim memperkuat PSIS Semarang, ia mencatatkan 43 laga atau 3.221 menit bermain dengan koleksi 18 gol dan enam assist untuk semua kompetisi.
Saat performanya tengah menanjak bersama PSIS Semarang di musim 2023/2024, Carlos Fortes memutuskan untuk mundur karena alasan keluarga.
Namun, tak lama setelah itu, Carlos Fortes secara mengejutkan gabung dengan klub Liga Uni Emirat Arab, Al-Dhafra FC.
Kini, Carlos Fortes memperkuat klub kasta kedua Liga China, FS Nanshi.
2. 2 Rekrutan Cedera di Awal Musim
PSIS Semarang mengalami nasib apes terkait pemain rekrutannya.
Ada dua pemain yang direkrut PSIS Semarang di awal musim 2024/2025 dan langsung mengalami nasib apes.
Yang pertama adalah Abdallah Sudi.
Ia didatangkan PSIS Semarang per 7 Juli 2024 silam.
Abdallah Sudi sudah mencatatkan satu laga bagi PSIS Semarang, yakni menghadapi Persita Tangerang di pekan perdana Liga 1 2024/2025.
Sayang, ia mengalami cedera di laga tersebut dan membuatnya harus diparkir PSIS Semarang.
PSIS Semarang pun bergerak cepat guna mencari pengganti Abdallah Sudi.
Saat transfer awal musim 2024/2025 memasuki deadline day, PSIS Semarang mendatangkan Evandro Brandao.
Sayang, Evandro Brandao mengalami cedera saat belum mencatatkan satu laga pun bagi PSIS Semarang.
Akan tetapi, ia sudah mencatatkan debut bagi PSS Sleman.
Ia mencatatkan debut saat PSIS Semarang menghadapi Persik Kediri di pekan ke-11 Liga 1 2024/2025.
Evandro Brandao mencatatkan debut manis karena berhasil menjadi pahlawan kemenangan 1-0 PSIS Semarang atas Persik Kediri dengan satu gol yang ia lesatkan pada laga tersebut.
Setelah mencatatkan lima laga dengan torehan dua gol bagi PSIS Semarang, sayang, ia kembali mengalami cedera.
Cedera itu didapatnya saat PSIS Semarang melakoni laga tandang melawan PSS Sleman di pekan ke-15.
3. Rilis Pemain saat Bursa Transfer Belum Dibuka
PSIS Semarang membuat kejutan lain saat bursa transfer putaran kedua Liga 1 2024/2025 belum dibuka.
Kejutan itu adalah merilis rekrutan anyar untuk putaran kedua Liga 1 2024/2025.
Pemain tersebut adalah Gustavo Souza.
PSIS Semarang merilis Gustavo Souza pada 26 November 2024.
Padahal, bursa transfer putaran kedua musim 2024/2025 baru dibuka pada 19 Desember 2024.
Panser Biru dan Snex pun dibuat tercengang dan bertanya-tanya soal motif PSIS Semarang merilis Gustavo Souza saat bursa transfer putaran kedua musim 2024/2025 belum dibuka.
4. Isu Krisis Finansial dan Tunggakan Gaji
PSIS Semarang baru-baru ini diterpa isu krisis finansial dan penunggakan gaji.
Isu itu pertama kali muncul dari sosok winger asing asal Brasil yang baru-baru ini dilepas PSIS Semarang.
Hal itu dapat diketahui dari unggahan terkini PSIS Semarang di Instagram resminya, Senin (16/12/2024).
Dalam unggahannya, PSIS Semarang memposting surat balasan atas tuntutan yang pernah disampaikan oleh kedua basis suporter Laskar Mahesa Jenar, Snex dan Panser Biru.
Uniknya, tak lama berselang, Fernandinho turut menyematkan komentarnya.
Di luar dugaan, sematan komentar Fernandinho justru memantik reaksi negatif dari Snex dan Panser.
Pasalnya, dalam komentar itu, Fernandinho secara terang-terangan menagih sesuatu yang disinyalir terkit bagiannya kepada PSIS Semarang.
Tak ada penjelasan lebih terkait apa yang diminta oleh Fernandinho.
"Bagaimana dengan milikku?," tulis Fernandinho.
Kini, tunggakan gaji yang dilakukan PSIS Semarang kembali diungkit oleh Fernandinho dan Taufee Skandari.
Keduanya blak-blakan meminta gaji yang belum dibayar setelah dilepas PSIS Semarang.
Diketahui, PSIS Semarang melepas Fernandinho dan Taufee Skandari pada Kamis (19/12/2024).
Kabarnya, kedua pemain tersebut dilepas PSIS Semarang setelah sepakat mengakhiri kontrak kerja sama.
Namun, ada hal mengganjal dibalik dilepasnya Fernandinho dan Taufee Skandari oleh PSIS Semarang.
Tampak ada yang belum dibereskan PSIS Semarang kala kedua pemain tersebut dilepas.
Hal yang belum beres tersebut adalah persoalan gaji.
Fernandinho dan Taufee Skandari sempat blak-blakan soal gaji yang dibelum dibayar PSIS Semarang kepada keduanya.
Hal itu terlihat dari kolom komentar postingan PSIS Semarang yang mengunggah momen perpisahan Fernandinho dan Tufee Skandari.
Akan tetapi, setelah ditelisik, komentar tersebut sudah tidak ada.
Namun, ada satu di antara akun Instagram yang membahas seputar sepak bola Indonesia yang sempat me-screen shot (tangkap layar) komentar dari dua pemain tersebut.
Akun tersebut adalah @liga_dagelann, Jumat (20/12/2024).
Fernandinho secara blak-blakan mengatakan bahwa gajinya tak pernah dibayar PSIS Semarang.
"My salary never! (Gajiku tak pernah dibayar,-red)," tulis Fernandinho.
Sementara itu, Taufee Skandari siap buka suara terkait masalah serupa.
"Its time I speak up... (Waktunya saya buka suara,-red)," tulis Taufee Skandari.
5. Dibannded Transfer oleh FIFA
Imbas dari permasalahan penunggakan gaji pemain, PSIS Semarang dibanned transfer oleh FIFA.
PSIS Semarang tak boleh beraktivitas bursa transfer untuk tiga periode mendatang.
Terkait hal tersebut, PSIS Semarang buka suara.
Namun, kasus itu bukan menyeret nama Fernandinho maupun Taufee Skandari, melainkan mantan PSIS Semarang, Flavio Beck.
Kabar itu diketahui dari unggahan PSIS Semarang di Instagram, Jumat (20/12/204).
"Menanggapi rilis FIFA terkait larangan registrasi pemain, Tim Legal PSIS Semarang telah berkomunikasi dengan FIFA dan pemain yang bersangkutan (Flavio Beck Jr.) agar kasus ini bisa terselesaikan secepatnya," tulis @psisfcofficial.
"Manajemen PSIS menghormati proses hukum yang berjalan di FIFA dan PSSI," lanjut rilisan PSIS Semarang.
Kini, PSIS Semarang sudah membentuk tim untuk menyelidiki dan membereskan permasalahan tersebut.
(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News