TRIBUNWOW.COM - Sebagian dari suporter PSIS Semarang, Panser Biru dan Snex tentu ingat dengan sosok Vincenzo Alberto.
Ya, pelatih dengan nama lengkap Vincenzo Alberto Annese itu pernah menukangi PSIS Semarang.
Momen itu terjadi di musim 2018/2019.
Vincenzo Alberto didatangkan PSIS Semarang per-26 Maret 2018.
Bersama PSIS Semarang di musim tersebut, Vincenzo Alberto mencatatkan 19 laga dengan koleksi lima kemenangan, lima imbang dan sembilan kekalahan.
Baca juga: Update Transfer PSIS Semarang: 1 Pemain Gagal Trial & Banting Setir ke Liga 2, 3 Asing Kabarnya Out
Baca juga: Sinyal Eksodus Asing PSIS Semarang Tercium: 3 Nama Dikabarkan Fix Angkat Kaki, Panser-Snex Simak
Sayang, kebersamaannya bersama PSIS Semarang hanya seumur jagung.
Pelatih berusia 40 tahun tersebut dilepas PSIS Semarang per-22 Agustus 2018.
Setelahnya, ia malang melintang membela klub di luar Indonesia, seperti di India dan Kosovo.
Panser Biru dan Snex kerap kali merayu Vincenzo Alberto kembali ke PSIS Semarang kala Laskar Mahesa Jenar tak memiliki pelatih kepala.
Bahkan, ada beberapa dari Panser Biru dan Snex yang masih menginginkan pelatih kelahiran Molfetta, Italia itu kembali menangani PSIS Semarang.
Kini, Vincenzo Alberto memikul beben berat jelang gelaran Piala Asia 2027.
Mengapa demikian?
Baca juga: Panser-Snex Harus Legowo: Taufee Skandari Kabarnya Fix Out dari PSIS Semarang, 1 Nama Ini Kans Susul
Vincenzo Alberto saat ini menukangi Tim Nasional (Timnas) Nepal.
Sementara itu, Nepal adalah satu di antara kontestan yang akan berlaga di kualifikasi Piala Asia 2027.
Nepal tergabung dalam grup F bersama Vietnam, Malaysia dan Laos.
Vietnam dan Malaysia akan menjadi pesaing berat bagi Nepal untuk memastikan satu tiket di Piala Asia 2027.
Sebab, hanya juara grup yang akan dipastikan lolos ke putaran final Piala Asia 2027.
Persaingan grup, termasuk grup F akan sengit.
Karenanya, Vincenzo Alberto harus memutar otak dan menurunkan skuad terbaiknya agar Nepal bisa tampil di Piala Asia 2027.
Bersama Nepal, Vincenzo Alberto sudah mencatatkan 19 pertandingan di semua ajang.
Baca juga: Sinyal Perombakan Skuad Asing PSIS Semarang Terendus: 2 Nama Kans Out, 1 Sudah Deal dengan Klub Lain
Dari 19 laga itu, Nepal membukukan lima kemenangan, empat hasil imbang dan 10 kekalahan.
Pesaing-pesaing Nepal di Grup F tak bisa dipandang sebelah mata oleh Vincenzo Alberto.
Sebab ada Vietnam yang akan menjadi pesaing berat dan momok bagi Nepal dan Vincenzo.
Sedikit saja tergelincir di fase grup, maka perjuangan Nepal untuk lolos ke Piala Asia 2027 akan berat.
Patut dinantikan aksi Vincenzo Alberto bersama Nepal di babak penyisihan grup F Kualifikasi Piala Asia 2027.
Mampukah ia membuat kejutan dan membawa Nepal Lolos ke Piala Asia 2027.
(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News