TRIBUNWOW.COM - Pilkada Jakarta menemui babak baru yang menarik pasalnya hasil quick count beberapa lembaga survei mengalami perbedaan yang berujung pertanyaan apakah berlangsung 1 putaran atau 2 putaran.
Menanggapi hal itu, cagub 01 Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil sudah memiliki ancang-ancang jika berlangsung 2 putaran.
Ridwan Kamil berharap bisa merebut suara yang diperoleh pasangan cagub dan calon wakil gubernur (cawagub) Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardhana Abyoto, jika dirinya dan cawagub pasangannya, Suswono, masuk putaran kedua Pilkada Jakarta 2024.
Baca juga: Dharma Pongrekun Kalah di Kandang, Hanya Raih 40 Suara di TPS 31 Lebak Bulus
“Kalau nanti kami ke putaran kedua hanya 01, 03, ya maka kami harapkan kepada warga yang melabuhkan suara di 02 bisa kita raih, kita komunikasikan dengan cara sebaik-baiknya,” ujar Ridwan Kamil di posko pemenangan Rido di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2024).
Ridwan mengatakan, perolehan suara Dharma-Kun yang berada di kisaran 10 persen menurut hasil quick count berbagai lembaga di luar prediksinya.
Dia menyebut hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Pasalnya, angka tersebut jauh berbeda dengan survei elektabilitas sebelum pencoblosan di mana tingkat elektoral paslon nomor urut 2 itu hanya sekitar 5 persen.
"Memang yang luar biasa di luar prediksi ya, mungkin teman-teman media menyimak yang 02 juga itu contoh. Surveinya selalu di angka 5, 3, 4 realitanya tembus 10 persen. Ini kan luar biasa ya,” imbuh dia.
Mantan gubernur Jawa Barat ini pun menyampaikan apresiasinya kepada Dharma-Kun yang telah bertarung dengan baik selama masa kampanye.
Baca juga: Pramono-Rano Ungguli RK-Suswono di Quick Count namun Pilkada Jakarta Kemungkinan 2 Putaran, Kenapa?
“Jadi, hormat saya juga untuk kontestasi dari Pak Dharma dan Pak Kun yang fighter juga. Luar biasa saya kira itu menjadi sebuah catatan,” lanjut Ridwan.
Lebih lanjut, Ridwan meyakini, hasil quick count mengindikasikan Pilkada Jakarta akan berlangsung dalam dua putaran.
"Menanggapi hasil hitung cepat quick count, kami mengamati mayoritas belum ada yang tembus satu putaran atau 50 persen ya. Semua ada di margin error,” kata dia.
Namun, Ridwan mengatakan, pihaknya akan menunggu hasil pilkada resmi yang ditetapkan KPU Provinsi Jakarta.
Pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur (cagub-cawagub) Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno unggul 49,46 persen dalam hitung cepat (quick count) sementara Litbang Kompas, Rabu (27/11/2024).
Data quick count Litbang Kompas itu dirilis pada pukul 16.57 WIB.
Sementara itu, pasangan cagub-cawagub Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono, mendapatkan 40,06 persen suara.
Kemudian, pasangan cagub-cawagub Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 10,48 persen suara.
Perolehan suara tersebut diperoleh dari penghitungan yang masuk 97,25 persen dari total 400 TPS sampel.
Quick count Litbang Kompas dalam Pilkada Jakarta 2024 menggunakan metode sistematik random sampling dan memiliki sampling error sebesar persen ± 1 persen.
Quick count ini dibiayai sepenuhnya oleh harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara). Hasil quick count ini bukanlah hasil resmi.
Hasil resmi akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang dari Kamis (28/11/ 2024) hingga Senin (16/12/2024). (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ridwan Kamil Mau Rebut Suara Pemilih Dharma-Kun jika Pilkada Jakarta Dua Putaran."