TRIBUNWOW.COM - Pada gelaran Liga 2 2024 ini, dua mantan ikon Persib Bandung justru sedang mengalami nasib yang cukup kontras setelah bergabung ke Persela Lamongan dan Persikabo 1973.
Beberapa mantan pemain dari Persib Bandung memang menjadi idola dan komoditas transfer bagi beberapa klub di Indonesia.
Termasuk Persela Lamongan dan Persikabo 1973 yang sama-sama mendatangkan pemain berlabel eks idola Persib Bandung untuk mengarungi Liga 2 2024.
Baca juga: Persib Vs Persebaya: 2 Maung Harus Absen Lawan Bajul Ijo, David da Silva Justru Mantan yang Nyakitin
Namun, dua eks Persib Bandung tersebut justru mengalami nasib yang bertolak belakang pada gelaran Liga 2 2024.
Dirangkum TribunWow.com, berikut nasib kontras dua eks ikon Persib Bandung di Persela Lamongan dan Persikabo 1973:
Eks Persib Ezechiel Ndouasel Jadi Mesin Gol Baru Persela Lamongan
Ezechiel Ndouasel yang merupakan mantan mesin gol Persib Bandung pada medio 2018 lalu kini menjadi idola baru bagi publik Persela Lamongan.
Nama Ezechiel Ndouasel sendiri mencuat saat direkrut Persib Bandung setelah sempat menganggur di 2016 silam.
Bersama Persib Bandung, Ezechiel Ndouasel ternyata mampu menjadi sosok ikonik dengan gol-golnya yang cukup membuat nama pemain Timnas Chad tersebut harum di Indonesia.
Total, 40 gol dan 20 assist dari 69 pertandingan membuat Ezechiel Ndouasel jadi idola Persib Bandung kala itu sebelum akhirnya hijrah ke Bhayangkara FC.
Kini, Ezechiel Ndouasel pun menemukan sentuhan terbaiknya meski bermain untuk Persela Lamongan di Liga 2 2024.
Bagaimana tidak, Ezechiel Ndouasel tak henti-hentinya mencetak gol bagi Persela Lamongan di Liga 2 2024.
Dari lima laga di Liga 1 2024, Ezechiel Ndouasel sudah mencetak empat gol untuk Persela Lamongan dan menjadi idola baru para LA Mania.
Ezechiel Ndouasel harus terhenti rangkaian mencetak golnya ketika Persela Lamongan dikalahkan Persibo Bojonegoro di pekan kelima Liga 2 2024 kemarin.
Berkat empat golnya tersebut, Ezechiel Ndouasel menjadi perwakilan Persela Lamongan di daftar top skor sementara Liga 2 2024, bersaing dengan Fareed Sadat, Rafinha, dan Omid Popalzay.
Baca juga: Peringatan Keras Persib Bandung untuk Bobotoh Jelang Laga Kontra Persebaya, Dilanggar Potensi Fatal
Makan Konate Justru Makin Apes di Persikabo 1973
Kontras dengan Ezechiel Ndouasel di Persela Lamongan, eks Persib Bandung lainnya yang hijrah ke Liga 2 2024, yakni Makan Konate justru bernasib apes di Persikabo 1973.
Makan Konate merupakan gelandang serang asal Mali yang sempat bergabung dengan Persib Bandung pada 2014 silam.
Kedatangan Makan Konate ke Persib Bandung tentu menjadi berkah tersendiri bagi Maung, mengingat pada musim 2014 silam Pangeran Biru berhasil menjuarai Liga 1 dengan bantuan sosok asal Mali tersebut.
Setelah hengkang dari Persib Bandung, Makan Konate yang diidolai oleh Bobotoh tersebut sempat bergabung ke beberapa klub besar di Indonesia.
Arema FC, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, hingga Sriwijaya FC sempat merasakan jasa Makan Konate sebelum kini sang pemain hijrah ke Persikabo 1973.
Kini, Makan Konate tengah didaulat menjadi kapten bagi Persikabo 1973.
Namun, setelah hijrah ke Persikabo 1973, Makan Konate baru sekali merasakan kemenangan bersama Laskar Padjajaran di Liga 2 2024.
Persikabo 1973 sendiri baru mencatatkan satu kemenangan dan enam kekalahan dari tujuh laga di Liga 2 2024.
Makan Konate pun melesatkan dua gol dari enam penampilan di Liga 2 2024 bersama Persikabo 1973.
Namun, harga pasaran dari Makan Konate pun kini merosot ke angka Rp 2,61 miliar menurut Transfermarkt setelah bergabung ke Persikabo 1973.
Di sisi lain, Persikabo 1973 yang sempat dikabarkan diterpa isu finansial tentu bisa mengganggu performa Makan Konate di Liga 2 2024.
(TribunWow.com)