Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Fix Launching Bintang? 1 Kode, 23 & 26 Skuad Thailand-Vietnam Harganya Kalah Telak

Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Potret skuad Timnas Indonesia saat menjamu Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion SUGBK, Jakarta pada Selasa (10/9). Timnas Indonesia fix launching bintang? Ungkap kode A1, 23 dan 26 skuad Thailand dan Vietnam potensi kalah telak.

TRIBUNWOW.COM - Timnas Indonesia fix launching bintang? Ungkap kode A1, 23 dan 26 skuad Thailand dan Vietnam potensi kalah telak.

Dilansir TribunWow.com, Timnas Indonesia berpotensi bakal launching bintang anyar grade A di lini belakang.

Terkini, bintang FC Copenhagen, Kevin Diks, umbar kode terkait dengan kansnya bergabung dengan Timnas Indonesia.

Kevin Diks kedapatan memfollow akun Instagram Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Baca juga: Manchester United Yakin Gak Minat Bungkus Calon Bintang Timnas Indonesia? Dekat dengan Erik ten Hag

Aksi follow Instagram yang dilakukan Kevin Diks tentu saja menjadi sinyal kuat bakal bergabungnya Kevin Diks ke Timnas Indonesia.

Hal itu memperkuat kode sebelumnya yang pernah diumbar oleh klubnya, FC Copenhagen.

Di mana, FC Copenhagen pernah mengumbar kode sematan bendera Belanda dan Indonesia dalam unggahan InstaStory tentang penghargaan pemain favorit musim 2023/2024 

Tak cuma itu, Kevin Diks juga turut menuliskan Indonesia pada bio Instagram pribadinya.

Anehnya, tulisan Indonesia pada bio Instagram Kevin Diks ia sematkan paling awal setelah bendera Belanda.

Selain itu, bintang Persib Bandung, Marc Klok juga sudah kedapatan memfollow Instagram Kevin Diks.

Aksi follow Instagram yang dilakukan Marc Klok dengan Kevin Diks tentu saja semakin menguatkan indikasi yang ada soal kansnya membela Timnas Indonesia.

Sebagai informasi, Kevin Diks memiliki darah Indonesia yang dapat diketahui dari marga di belakang namanya yang menggunakan "Bakarbessy".

Ya, dari marganya sudah dapat diketahui jika Kevin Diks memiliki darah Indonesia yang berasal dari Maluku.

Hal itu juga diperkuat dengan ibunya yakni Natasya Diks Bakarbessy yang merupakan WNI.

Potret bintang FC Copenhagen Kevin Diks yang kepergok memfollow Instagram Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Baca juga: Timnas Indonesia Segera Launching Bintang Anyar Bernama Besar, 4 Sosok Ini Jadi Kandidat Terkuatnya

Lantas, jika benar adanya naturalisasi Kevin Diks terealisasi, maka dipastikan Kevin Diks bakal mengungguli dua skuad negara kuat ASEAN, Thailand dan Vietnam.

Di mana, secara market value, Kevin Diks unggul jauh dibandingkan para pemain Vietnam dan Thailand.

Kevin Diks memiliki market value di angka Rp 69,53 Miliar.

Lebih dari pemain Vietnam dan Thailand yang rata-rata memilki market value di angka Rp 2 M sampai dengan 6 M.

Di sisi lain, ada enam keuntungan yang bisa didapatkan Timnas Indonesia jika menaturalisasi Kevin Diks.

Berikut ulasannya:

1. Pengalaman Eropa

Keuntungan pertama berkaitan dengan pengalamannya bermain dengan tim Eropa.

Terkini, Kevin Diks tercatat masih aktif bermain untuk klub raksasa Denmark, FC Copenhagen.

Bek tengah berusia 27 tahun itu masih terikat kontrak sampai dengan 30 Juni 2025 mendatang.

Mengawali karier bersama AGOVV junior pada 2004 silam, Kevin Diks menimba ilmu di negara kelahirannya Belanda sapai dengan 2014.

Saat itu, ia tercatat bergabung dengan Vitesse U-19.

Sebelum akhirnya menapaki karier bersama klub profesional pertamannya yakni Vitesse pada 2014 sampai dengan 2016.

Performa impresifnya menarik hati satu di antara klub besar di Italia, Fiorentina.

Sayangnya, karier Kevin Diks bersama Fiorentina banyak dihabiskan sebagai pemain pinjaman.

Selain Fiorentina, raksasa Eredivisie Belanda, Feyenoord Rotterdam juga pernah merasakan jasa dari seorang Kevin Diks.

Selain itu, FC Empoli dan klub asal Denmark, Aarhus GF juga merasakan hal yang sama.

Hingga pada akhirnya, ia kembali ke Fiorentina di tahun 2021 silam dan berakhir pada dijualnya Kevin Diks ke FC Copenhagen.

Sudah tiga musim Kevin Diks membela FC Copenhagen.

Dengan berhasil catatkan 11 gol dan 16 assist dari 126 penampilannya bersama FC Copenhagen.

Untuk catatan kartu, ia terbilang bek cerdas karena sukses hanya catatkan 19 kartu kuning serta tiga kartu kuning kedua.

Tak hanya itu, sederet prestasi juga mampu ditorehkan oleh Kevin Diks.

Kevin Diks sukses bukukan enam gelar di antaranya adalah 2 kali Dutch Cup, 1 kali Danish Cup, 2 kali Danish Champion dan 1 kali Dutch Super Cup.

Potret Kevin Diks berseragam FC Copenhagen. Inilah profil Kevin Diks, sedang diincar untuk dinaturalisasikan sehingga dapat memperkuat lini pertahanan Timnas Indonesia, akankah kedatangnya menggantikan keberadaan Rizky Ridho? (Instagram/@ kevindiks2)

Baca juga: Jawaban Berkualitas Calon Bintang Timnas Indonesia Pasca Bikin Rungkad Manchester United

2.  Reading the Ball Mempuni

Profit kedua tentu saja berkaitan dengan insting bertahan mempuni Kevin Diks.

Modal penting seorang pemain bertahan adalah kemampuannya dalam membaca pergerakan serangan lawan atau akrab disebut reading the ball.

Hal itu lah yang kini telah dimiliki oleh Kevin Diks.

Kevin Diks mampu membaca situasi mana saatnya harus melakukan pressing mana sekedar melakukan bayangan saja.

Pemain yang catatkan presentase 79 persen starter di FC Utrecht itu juga dikenal mampu membaca arah bola baik ketika duel darat maupun udara.

Kemampuan itu lah yang membuat pemain berusia 27 tahun itu mampu mengunci satu tempat di lini belakang FC Copenhagen.

3. Ketenangan

Keuntungan ketiga tentu berkaitan dengan ketenangan Kevin Diks di lini belakang.

Ketenangan itu yang kerap diperlihatkan bersama FC Copenhagen.

Ketenangan Kevin Diks mampu membuatnya dengan mudah membaca serangan lawan.

Hal itu dapat dibuktikan dengan rasion kartu kuning rendah dari seorang Kevin Diks.

Dengan hanya bukukan 7 kartu kuning dan 1 kartu kuning kedua dari 51 pertandingannya musim 2023/2024.

4. Berani Build Up dari Bawah

Keempat yakni terkait dengan keberaniannya melakukan build up serangan dari bawah.

Sebagaimana diketahui, bek tengah modern di sepak bola saat ini dituntut untuk berani turut serta membangun serangan dari bawah.

Bola dari kaki ke kaki jadi penekanan yang harus dimiliki oleh para defender modern.

Hal itulah yang kini juga sudah dimiliki oleh Kevin Diks.

Keberanian Kevin Diks dalam melakukan build up mampu memudahkan tugas rekannya di lini tengah FC Copenhagen untuk menyusun serangan.

Bio Instagram Kevin Diks (kiri), Bintang Persib Bandung Marc Klok follow (tengah) dan kode dari FC Copenhagen (kanan). (Instagram @kevindiks2)

Baca juga: Sinyal Elkan Baggott Comeback? Kirim Kode untuk Timnas Indonesia, 1 Tokoh Garuda Bisa Jadi Mediator

5. Akurasi Umpan Long Ball

Kelima yakni terkait dengan akurasi long ball Kevin Diks.

Kesitimewaan yang tak banyak dimiliki oleh para pemain belakang.

Di mana, Kevin Diks acap kali memberikan umpan di antara pemain belakang lawan yang pada akhirnya sukses membukakan ruang bagi pergerakan rekannya.

6. Multifungsi

Tak cuma mampu mengawal lini pertahanan, Kevin Diks juga diketahui mampu bermain di tiga posisi berbeda yang juga berada di pos belakang.

Ketiga posisi yang acap kali dimainkan Kevin Diks di antaranya adalah bek kanan, tengah dan juga kiri.

Berikut rinciannya:

1. Bek tengah: 55 pertandingan, 4 gol dan 2 assist.

2. Bek Kanan: 187 pertandingan, 19 gol dan 16 assist

3. Bek Kiri: 33 pertandingan, 1 gol dan 3 assist

Bio Instagram Kevin Diks (kiri), Bintang Persib Bandung Marc Klok follow (tengah) dan kode dari FC Copenhagen (kanan).

Profil Kevin Diks

Dilansir TribunWow dari Transfermrkt.com, berikut profil Kevin Diks:

Nama Lengkap         : Kevin Diks Bakarbessy

Tanggal Lahir            : 6 Oktober 1996

Asal                             : Apeldoorn

Usia                             : 27 Tahun

Tinggi                          : 1,84 m

Kewarganegaraan    : Belanda

Posisi                          : Bek - Bek Tengah

Kaki                             : Kanan

Klub saat ini               : FC Kopenhagen

Bergabung                 : 5 Juli 2021

Kontrak Berakhir      : 30 Juni 2025

Statistik Kevin Diks

Dilansir TribunWow dari Transfermrkt.com, berikut statistik Kevin Diks:

1. FC Copenhagen: 111 pertandingan, 8 gol, 16 assist dan 8.028 menit bermain

2.  Vitesse Arnhem: 75 pertandingan, 2 gol, 5 assist dan 6.260 menit bermain

3. Aarhus GF: 51 pertandingan, 9 gol, 3 assist dan 3.122 menit bermain

4. Feyenoord Rotterdam: 31 pertandingan, 4 assist dan 2.293 menit bermain

5. Vitesse Arnhem U21: 12 pertandingan, 1 gol, dan 1077 menit bermain

6. Vitesse Arnhem U19: 10 pertandingan, 1 gol dan 900 menit bermain.

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News