Berita Viral

Dokter yang Menangani Selebgram Tewas karena Sedot Lemak di WSJ Beauty Pernah Dilaporkan Polisi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Klinik kecantikan WSJ di Jalan Ridwan Rais, Beji Timur, Kecamatan Beji, Kota Depok, yang merenggut nyawa selebgram Medan, Ella Nanda Sari Hasibuan.

TRIBUNWOW.COM - Terungkap sosok dokter yang praktek di Klinik Kecantikan WSJ Beauty Depok telah diperiksa oleh polisi.

Diketahui, Polres Metro Depok memeriksa dokter WSJ Beauty Depok itu berkaitan dengan kematian selebgram bernama Ella Nanda Sari Hasibuan.

Ella Nanda merupakan wanita asal Medan, Sumatra Utara, yang tewas usai menjalani sedot lemak di klinik WSJ Beauty, Depok, Jawa Barat, Senin (22/7/2024) lalu.

Baca juga: 3 Fakta Viral Bayi Meninggal di Perjalanan Menuju RS di Ketapang, Telat Ditangani akibat Jalan Rusak

Polisi masih mendalami dugaan malapraktik yang dilakukan dokter berinisial A saat operasi sedot lemak.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Arya Perdana, mengatakan dokter A sempat dilaporkan atas kasus malapraktik pada 2023.

"Iya betul, ini dokter yang sama (dokter yang pernah dilaporkan atas dugaan malapraktik). Jadi di tahun 2023 (dia) pernah dilaporkan, kejadian sedot lemak ini bermasalah juga," jelasnya, Senin (29/7/2024).

Korban yang melapor mengalami masalah usai sedot lemak namun tidak sampai meninggal.

"Waktu itu kulit korban terasa seperti terbakar dan panas gitu. Kalau yang sekarang, memang korbannya (ENS) meninggal dunia," sambungnya.

Laporan tersebut telah dicabut karena korban dan dokter A sepakat berdamai.

Baca juga: Polemik Ronald Tannur yang Bebas seusai Aniaya Pacar hingga Tewas, Laporan Palsu hingga Tuntutannya

Sementara itu, kuasa hukum WSJ, Rikardo Siahaan, menyatakan dokter A memiliki sertifikasi resmi untuk melakukan sedot lemak.

"(Sertifikasi profesinya) ada, karena ya kita meminta itu (sertifikat) untuk melakukan tindakan itu."

"Dia dokter berkompetenlah intinya, terkait legalitasnya sesuai dengan tindakan yang dilakukan (sudah ada izin)," tegasnya.

Polisi belum menyimpulkan penyebab kematian korban termasuk dugaan malapraktik yang dilakukan klinik WSJ Beauty.

Klinik yang didirikan sejak tahun 2014 itu buka setiap hari dari pukul 09.30 WIB sampai 20.00 WIB.

Sejumlah layanan yang ditawarkan yakni eyelash, hifu, laser co2, ipl brightening, facial sparkling, serta DNA salmon.

Selain membuka klinik, WSJ Beauty memiliki produk skincare dengan merek yang sama.

Klinik tersebut memiliki 74 ribu pengikut di Instagram @wsj.beauty dan 7 ribu pengikut di TikTok @wsjbeauty.

Kedua akun media sosial WSJ Beauty diprivat setelah tewasnya selebgram asal Medan.

Baca juga: Anak yang Viral Dianggap Telantarkan Orangtua hingga Tewas di Rumah Buka Suara, Sosoknya Muncul

Diduga Pembuluh Darah Pecah

Sebelumnya, Kombes Arya Perdana menyatakan dua saksi telah diperiksa, yakni dokter klinik dan suami pemilik klinik kecantikan.

Berdasarkan keterangan dokter klinik, korban tewas karena pembuluh darah pecah saat operasi sedot lemak.

"Satu dokter dan dua perawat ini menyatakan bahwa memang dimana pembuluh darahnya pecah sehingga mengakibatkan korban harus dirawat intensif dan meninggal dunia pada akhirnya," ucapnya, Minggu (28/7/2024).

Keterangan dari dokter klinik akan diselidiki dan menunggu hasil autopsi.

"Apakah karena pembuluh darahnya pecah lalu meninggal dunia atau yang lain kita enggak tahu. Karena itu hanya dokter yang tahu," sambungnya.

Ia menambahkan korban menjalani operasi sedot lemak pada lengan kiri dan kanannya.

"Yang satu lengan berhasil, yang satu lengan begitu diambil ternyata ada masalah disitu," ungkapnya.

Pihaknya akan mengecek izin klinik serta izin praktik dokter yang menangani operasi sedot lemak.

"Jadi dokter ini punya sertifikasi itu, apakah dia memang bidangnya khusus di bidang itu, nanti itu kita dalami dan akan kita periksa secara resmi," tegasnya.

Makam akan Dibongkar

Jenazah korban telah dimakamkan di kampung halamannya di Medan pada Selasa (23/7/2024).

Setelah kasus kematian Ella viral di media sosial, polisi akan melakukan pembongkaran makam atau ekshumasi.

Menurut Kombes Pol Arya Perdana, jasad korban akan diautopsi untuk proses penyelidikan.

"Kalau kasusnya berlanjut, pasti akan kita lakukan autopsi, wajib itu. Karena kan orang meninggal karena apa itu harus kita ketahui penyebabnya itu yang menjadi dasar penyidikan kita," bebernya, Minggu (28/7/2024).

Meski keluarga korban belum membuat laporan, proses penyelidikan tetap dilakukan lantaran kasus ini bukan delik aduan.

"Sekalipun keluarga tidak melaporkan atau misalnya keluarga tidak menuntut, tetap ini bisa dilakukan penyidikannya. Kalau terbukti ada malapraktik di situ atau tindak pidana, di situ akan kita lakukan (penyelidikan)" tegasnya. (Tribunnews.com/Mohay/Fahmi Ramadhan) (TribunMedan.com/Fredy Santoso) (WartaKotalive.com/m Rifqy)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Sosok Dokter Klinik WSJ Beauty Depok Diduga Lakukan Malapraktik, Selebgram Tewas usai Sedot Lemak."