TRIBUNWOW.COM - Berikut profil Lalu Muhammad Zohri, pelari Indonesia yang akan mewakili Tanah Air dalam cabang olahraga atletik di Olimpiade Paris 2024.
Bukan sesuatu yang baru bagi atlet kebanggan Indonesia ini untuk tampil di olimpiade cabang atletik.
Sebab Lalu Muhammad Zohri pernah menunjukkan kemampuannya di ajang bergengsi yakni Olimpiade Tokyo 2020 sebagai satu-satunya wakil Asia Tengara di nomor lari 100 meter.
Atlet cabang olahraga atletik tersebut memeroleh tiket ke Olimpiade Paris 2024 lewat jalur Universality Place, skema dari Nation Olympic Commitee (NOC).
Akrab disapa Zohri, kini atlet asal Lombok tersebut berusia 24 tahun dan dijuluki "Pria tercepat di Asia tenggara."
Baca juga: Sananta Kalah, Pemain Baru Madura United Noriki Akada Cetak Gol di Detik ke-21 di Piala Presiden
Baca juga: Profil Adam Alis: Pemain Baru Persib yang Ikut Latihan Jelang Lawan Persis, Ternyata Polesan Persija
Dikutip dari Kompas.com, Zohri merupakan anak bungsu dari empat bersaudara.
Dulu ia berasal dari keluarga kurang mampu secara finansial, hingga tidak jarang Zohri menahan lapar karena tak ada makanan.
Zohri pernah menjalani kehidupan sulit, hal tersebut semakin bertambah ketika kedua orang tua Zohri meninggal dunia.
Ibunya bernama Saeriah meninggal dunia pada 2014 dan ayahnya bernama Ahmad Yani meninggal dunia pada 2017.
Keadaan tersebut tidak memengaruhi Zohri untuk senantiasa semangat menggapai cita-citanya.
Baca juga: Profil Robi Darwis: Sosok yang Tinggalkan Persib Bandung di Piala Presiden 2024 demi Turnamen Lain
Meski saat itu ia terpuruk namun dapat bangkit kembali demi membanggakan kedua orang tua Zohri yang telah tiada.
Saat ia bersekolah di SMPN 1 Pemenang, Lombok Utara, Zohri terus mengasah bakatnya sebagai pelari dengan berlatih bersama guru olahraganya.
Berkat tekad kuatnya untuk berdiri tegak dan semangat berlatih yang tinggi, Zohri dipanggil untuk masuk pemusatan latian nasional Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI).
Tidak hanya itu, Muhammad Zohri juga mencatatkan rekor sebagai atlet Indonesia pertama yang berhasil meraih medali emas pada gelaran World Athletics U20 Championships 2018 di Finlandia.
Seiring berjalannya waktu, nama Muhammad Zohri semakin besar dan diketahui berbagai kalangan.
Baca juga: Bumi Pasundan Bergejolak: Persib Kans Ditinggal Pemainnya seusai Piala Presiden, 3 Nama Angkat Kaki?
Saat ini, Zohri telah melaksanakan pemusatan latihan di Phoenix, Amerika Serikat, jelang Olimpiade Paris 2024.
Di sana ia diberikan pembelajaran mengenai teknik lari yang baru.
Teknik berlari baru yang diungkap oleh Zohri, untuk diharuskan mengatur kemiringan postur tubuh saat akan mulai berlari meninggalkan garis start.
Zohri menerangkan bahwa ia merasa kurang cocok dengan teknik berlari baru yang ia telah coba di Amerika Serikat.
Muhammad Zohri mengambil keputusan untuk tetap menggunakan teknik lama yang selalu ia andalkan selama ini.
Berfokus pada kecepatan tangan dan gerakan kaki.
Baca juga: Profil Alexis Messidoro: Mantan Penyihir Lapangan Tengah Persis Solo Resmi Berseragam Dewa United
Dikutip dari Kompas.com, Muhammad Zohri menjelaskan bahwa ia fokus terhadap kecepatan ayunan tangan.
Kecepatan kaki akan mengikuti frekuensi pergerakan tangan.
Ketetapan akhir yang diambil oleh Muhammad Zohri diterima dengan baik oleh Eni Nuraini (Pelatih Pelatnas Atletik Indonesia).
Pelatih Pelatnas Atletik Indonesia tersebut mendambakan Muhammad Zohri untuk menunjukkan performa yang apik nantinya di Olimpiade Paris 2024.
Baca juga: Mengenal Mailson Lima: Winger Gacor Berdarah Belanda Masuk Radar Persib Bandung, Otw Diresmikan?
Profil Lalu Muhammad Zohri
Dilansir Kompas.com, berikut profil Muhammad Zohri:
Nama: Lalu Muhammad Zohri
Tempat/Tanggal Lahir: Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), 1 Juli 2000
Cabang Olahraga: Atletik
Nomor: 100 meter putra
Prestasi
Pekan Olahraga Nasional PON
1. Medali emas: 2021 Papua - 100 m
2. Medali emas: 2021 Papua - 200 m
3. Medali perunggu: 2021 Papua - 4x100 m estafet
Kejuaraan Asia
1. Medali perak: 2019 Doha – 100 m
Kejuaraan Asia Junior
1. Emas: 2018 Gifu – 100 m
Kejuaraan Dunia U20
1. Medali emas: 2018 Tampere – 100 m
(TribunWow.com/Magang/LaelaPutri)
Baca berita menarik lainnya di Google News