Liga 1

Transfer Antagonis Liga 1 2024: Persebaya, Dewa, Arema & PSS Aktor Utama, Persib dan Persija Figuran

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Skuad Persija Jakarta (kiri), PSS Sleman (tengah) dan Persebaya Surabaya (kanan). Transfer antagonis Liga 1 2024/2025, Persebaya Surabaya, Dewa United, Arema dan PSS Sleman jadi aktor utama, Persib Bandung dan Persija Jakarta peran figuran.

TRIBUNWOW.COM - Transfer antagonis Liga 1 2024/2025, Persebaya Surabaya, Dewa United, Arema dan PSS Sleman jadi aktor utama, Persib Bandung dan Persija Jakarta peran figuran.

Dilansir TribunWow.com, tim-tim di Liga 1 2024/2025 sudah memulai agresifitasnya di bursa transfer.

Namun, paling menonjol tentu saja pergerakan dari empat tim yakni Persebaya Surabaya, Dewa United, Arema dan PSS Sleman.

Bukan karena paling banyak mendatangkan pemain bintang, melainkan kesuksesan mereka dalam melakukan transfer tokoh penting dari klub lain yang di luar dugaan.

Baca juga: Kota Pahlawan Ketiban Legenda Arema FC Berlabel Mantan Persebaya Surabaya, Bonek Dijamin Jatuh Hati

Masih ada Malut United yang terbilang juga antagonis namun klub sultan baru itu sudah terendus sejak musim lalu saat masih di Liga 2.

Begitupun dengan jawara Liga 2 2023/2024, PSBS Biak.

Untuk tim dengan pergerakan transfer pasif dan sunyi serta layak disematkan sebagai tim figuran yang berpotensi jadi pemeran pengganti ada Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Di mana nama-nama bintang sudah masuk bidikan, namun untuk realisasinya masih dipertanyakan.

Berikut ulasan selengkapnya:

Peran Antagonis di Bursa Transfer Liga 1 2024/2025

Empat tim di Liga 1 2024/2025 sejauh ini layak disematkan sebagai transfer antagonis di awal musim.

Pasalnya, keempat tim ini tak tanggung-tanggung dalam melakukan perburuan di bursa transfer.

Bahkan tak segan menggembosi pemain kunci tim lain untuk wujudkan ambisinya.

Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya berpotensi jadi tim super power setelah dalam perburuannya selalu berujung pada kesuksesan.

Tak tanggung-tanggung, pemain yang masuk dalam intaian dan sukses didatangkan Persebaya Surabaya merupakan bintang naik daun musim lalu.

Paling terdampak tentu saja Madura United yang kehilangan dua pilar utama mereka karena memutuskan angkat kaki ke Persebaya Surabaya.

Dua pilar yang dimaksud tak lain adalah Francisco Rivera dan Malik Risaldi.

Selain itu, masih ada juga dua pilar utama Persija Jakarta yang digoda dan masuk skema pembelian Persebaya Surabaya yakni Rizky Ridho dan Resky Fandi.

Dan juga mesin gol utama Persik Kediri yang naik daun musim lalu, Flavio Silva yang sudah diresmikan Bajul Ijo.

Francisco Rivera kedapatan telah mengenakan jersey Persebaya Surabaya. (Istimewa via SURYA.co.id)

Baca juga: Persija Jakarta Rasa Madura United? Persib, Persebaya, Arema hingga Bali United Dalang Antagonisnya

Dewa United

Klub sultan kemarin sore Liga 1, Dewa United memang belum segaresif Persebaya Surabaya di awal musim ini.

Namun, dua nama tokoh utama Madura United dan PSIS Semarang yang santer sukses digaet jadi sebab peran antagonis layak disematkan kepada Dewa United.

Di mana, Dewa United santer dikabarkan sukses mendatangkan nyawa serangan Madura United dalam 3 musim terakhir, Hugo Gomes atau Jaja.

Bahkan, mereka sukses pecundangi Persebaya Surabaya di detik akhir kesepakatan.

Sementara roh serangan PSIS Semarang, Taisei Marukawa dipaksa putus kontrak lebih cepat karena tawaran menggiurkan dari Dewa United.

Arema FC

Terjerembab di jurang degradasi jadi sebab Arema FC tak pandang bulu di awal musim 2024/2025.

Dua klub, Madura United dan Persija Jakarta potensi merasakan antagonisnya Arema FC di bursa transfer.

Di mana, Arema FC dikabarkan telah temui kata sepakat untuk mendatangkan dua pilar bintang Madura United asal Brasil, Lucas Frigeri dan Dalberto.

Bahkan, keduanya hanya dibuat betah setengah musim saja bersama Madura United.

Sementara di Persija Jakarta, warisan Thomas Doll, Hansamu Yama yang potensi diproyeksikan masuk skuad utama jika Rizky Ridho dan Ferarri pergi juga terus digoda untuk out musim depan.

Transfer itu pun condong terealisasi karena Arema FC disinyalir tak ada lawan dalam perburuan Hansamu Yama.

PSS Sleman

PSS Sleman juga layak disematkan sebagai tim antagonis di awal musim ini.

Bagaimana tidak, PSS Sleman sukses meyakinkan bek yang naik daun bersama Madura United musim lalu, Cleberson.

Bahkan, mereka juga mengangkut ikon Madura United sekaligus mantan kapten Timnas Indonesia di era awal Shin Tae-yong, Fachruddin Aryanto.

Pemain yang sudah 8 musim berkostum Madura United dibuat angkat kaki dan musim depan berpotensi jadi kapten Super Elja.

Belum juga masuknya Jacob Mahler yang kans terealisasi karena adanya Cleberson dan Fachruddin Aryanto.

Terkini, PSS Sleman juga membidik Victor Mansaray yang musim lalu jadi tumpuan PSM Makassar.

Pemeran Figuran

Dua tim klasik di Liga 1 yang terbilang masih pasif sejauh ini layak disematkan sebagai pemeran figuran di bursa transfer awal musim sementara ini.

Pergerakan sunyi Persib Bandung dan Persija Jakarta disinyalir bakal jadi bom waktu yang bisa meledak secara mendadak dan tak terduga.

Seperti yang biasa dilakukan keduanya di bursa transfer sebelumnya.

Persib Bandung

Sejauh ini, Persib Bandung belum banyak unjuk geliatnya di bursa transfer.

Tercatat, paling mencolok dan santer sukses didapatkan hanyalah bintang Persikabo 1973, Dimas Drajad.

Sementara beberapa nama lainnya seperti Hanif Sjahbandi, Rio Fahmi, Rizky Ridho, Andy Setyo dan Silverio Junio masih sebatas isu belaka.

Belum ada pergerakan berarti yang terlihat dari Persib Bandung untuk mendapatkan keempatnya.

Bahkan, untuk Rizky Ridho, Persib Bandung kans gagal untuk mendapatkan tanda tangannya karena manuver Persebaya Surabaya.

Rio Fahmi masuk ke dalam lis belanja Persib Bandung. (Instagram @transfernews_ft)

Baca juga: Sinyal Transfer Agresif Persija Jakarta: Persib Bandung Coba Digerogoti, Bintang Senior Masuk Lis

Persija Jakarta

Sama halnya dengan Persib Bandung, Persija Jakarta juga berpotensi besar jadi pemeran figuran di bursa transfer awal musim Liga 1 2024/2025.

Sudah santer dikabarkan membidik beberapa nama seperti Alexis Messidoro, Renan Alves, Gustavo Tocantins, Victor Cardozo hingga bintang lokal Andy Setyo dan Eksel Runtukahu.

Namun, hingga kini, Persija Jakarta justru terkesan pasif dan tak terendus pergerakannya.

Bahkan, kursi pelatih pun sampai saat ini belum jelas bakal diduduki oleh siapa.

Padahal beberapa nama termasuk mantan pelatihnya Sergio Farias santer jadi kandidat terkuat.

Belum adanya pelatih yang cocok ditaksir jadi sebab Persija Jakarta lebih menjadi peran figuran di awal musim ini.

Dan bakal meledak setelah masuknya pelatih anyar pengganti Thomas Doll untuk musim depan.

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News