Pilpres 2024

8 Partai Koalisi Prabowo-Gibran Siap Gigit Jari, Wapres Terpilih Sebut Bocoran Sosok Pengisi Kabinet

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka

TRIBUNWOW.COM - Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka menyebut soal sosok-sosok menteri yang akan mengisi kabinet pemerintahan terpilih Prabowo Subianto - Gibran.

Dikutip dari tayangan Kompas TV, Gibran menyebut sudah ada calon menteri yang akan mengisi kabinet Prabowo-Gibran ke depan.

Meski dalam pernyataan singkat, Gibran mengatakan jika kabinetnya kelak diisi mayoritas dari profesional, Senin (6/5/2024).

Baca juga: Luhut Ingatkan Prabowo agar Orang Toxic Jangan Diajak ke Pemerintahan, Begini Reaksi Gibran

"Ya banyak profesional, nanti ya kalau urusan kabinet nanti," ujar Gibran Rakabuming Raka.

"Itu keputusannya di Pak Presiden Terpilih, di Pak Prabowo selaku Presiden Terpilih," tambahnya.

Diketahui, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka terpilih menjadi presiden 2024-2029 berdasarkan ketentuan dari KPU RI.

Prabowo-Gibran diusung oleh 10 partai yang tergabung dalam koalisi Indonesia Maju.

10 Partai itu terdiri dari gabungan partai politik empat parlemen, empat non-parlemen, 1 partai lokal dan 1 partai nonpartisipan pemilu.

Baca juga: Eko Patrio Sudah Digadang-gadang Zulhas Jadi Menteri Prabowo meski Belum Tahu akan Isi Posisi Apa

Empat partai politik parlemen yaitu Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat.

Empat partai non-parlemen yaitu PBB, Partai Gelora Indonesia, PSI, Partai Garuda.

Sementara satu partai lokal yaitu Partai Aceh dan satu partai nonpartisipan Pemilu 2024 yaitu PRIMA.

8 Partai yang berkoalisi di parlemen dan non-parlemen kerap ditanya soal porsi menteri yang bisa saja menjadi bagian mereka.

Beberapa di antaranya ada yang terang-terangan meminta jumlah kursi menteri, ada pula yang sudah mengajukan nama untuk dijadikan menteri.

Koalisi Prabowo Subianto berkumpul di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat 13 Oktober 2023 (HO/TribunWow.com)

Namun, semua keputusan masih berada di tangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Sebelumnya, Prabowo-Gibran juga sempat mengatakan akan melibatkan mantan presiden Megawati dalam menyusun kabinet.

Gibran mengatakan, akan meminta masukan dari banyak pihak dalam penyusunan kabinet pemerintahannya ke depan, tak terkecuali Megawati.

"Iya nanti. Senior-senior, tokoh-tokoh, ketua-ketua (parpol) semuanya, kami mintain masukan, nggih. Tidak terkecuali beliau (Megawati)," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Kamis (2/5/2024).

Disinggung apakah sudah ada komunikasi dengan Megawati, putra sulung Presiden Jokowi ini mengatakan, belum ada.

"Belum (ada komunikasi)," ungkap dia.

Sebelumnya, Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan, Prabowo terbuka terhadap masukan dari banyak pihak dalam proses penyusunan kabinet pemerintahannya ke depan.

Baca juga: 3 Mantan Kader PKS yang Dianggap Jadi Garda Terdepan Penolakan Merapat ke Koalisi Prabowo-Gibran

Semacam klub presiden

Prabowo disebut bakal mendengar masukan dari para presiden RI, seperti Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tak terkecuali Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

“Pak Prabowo tentu akan mendengar dan meminta masukan dari Pak Jokowi sebagai presiden yang saat ini memerintah,” kata Dahnil dalam program Kompas Petang Kompas TV, Senin (29/4/2024).

“Kemudian, meminta masukan kepada Pak SBY, bahkan Pak Prabowo juga sudah sampaikan ingin meminta masukan dari Bu Megawati,” lanjutnya.

Bagi Prabowo, masukan para presiden terdahulu sangat penting.

Baik Jokowi, SBY, maupun Megawati dinilai punya pengalaman panjang sebagai pemimpin negara.

“Pak Prabowo akan mendengarkan masukan, tidak mungkin tanpa masukan,” katanya lagi. (TribunWow.com)