Timnas Indonesia

Perbedaan Ranking Timnas Indonesia: STY Bawa Garuda Terbang, Simon McMenemy Rusak Warisan Eks Persib

Penulis: Aulia Majid
Editor: auliamajd
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan Shin Tae-yong (kiri) dan skuad Timnas Indonesia (kanan). Timnas Indonesia sempat mengalami beberapa perubahan peringkat FIFA dalam tiga kepelatihan pelatih asing yang berbeda, termasuk Shin Tae-yong.

TRIBUNWOW.COM - Dalam era kepelatihan tiga juru taktik asing yang berbeda, Timnas Indonesia ternyata sempat beberapa kali mengalami perubahan di peringkat dunia atau dari ranking FIFA.

Dilansir TribunWow.com, baru-baru ini Timnas Indonesia sempat mengalami kenaikan peringkat di ranking FIFA berkat campur tangan dari pelatih asal Korea Selatan, yakni Shin Tae-yong.

Naiknya peringkat Timnas Indonesia di ranking FIFA tak lepas dari kerja keras skuad Garuda kala gelaran Piala Asia 2023 lalu bersama Shin Tae-yong.

Baca juga: Profit Timnas Indonesia Naturalisasi Yael Liesdek: Ada 4, Potensi Jadi Ancaman untuk Asnawi & Sandy

Timnas Indonesia terpantau mendapat kenaikan yang cukup signifikan menjadi peringkat ke-142 dunia

Melansir dari laman FootyRankings pada Minggu, 11 Februari 2024 diketahui bahwa peringkat Timnas Indonesia di level dunia kini naik cukup signifikan seusai gelaran Piala Asia 2023.

Tak tanggung-tanggung, Timnas Indonesia mendapat tambahan empat peringkat, dari yang sebelumnya berada di 146 kini naik tipis-tipis ke 142.

Naiknya peringkat Timnas Indonesia tersebut berdasarkan koefisien poin sebesar 8,65 yang membuat skuad Garuda mengoleksi total 1072.66 angka.

Padahal, saat pertama kali dilatih oleh Shin Tae-yong pada medio 2020 lalu, Timnas Indonesia terpantau masih berada di peringkat 173 dunia.

Jika dilihat selisihnya, Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong sukses naik sebanyak 31 peringkat di level dunia.

Di sisi lain, Timnas Indonesia kini berada di atas beberapa negara Asia lainnya seperti Yemen, China Taipei, hingga tetangga-tetangga ASEAN seperti Singapura dan Myanmar.

Dua pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam dan Yakob Sayuri saat melawan Australia pada babak 16 besar Piala Asia 2023 di Stadion Jassim bin Hamad, Al Rayyan, Minggu (28/1/2024) malam WIB. (PSSI)

Baca juga: PSIS Semarang Urungkan Niat Datangkan Joel Kojo si Pahlawan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023

Apabila melihat beberapa musim ke belakang, Timnas Indonesia pun sempat terpuruk di ranking FIFA.

Melansir dari BolaSport.com, Timnas Indonesia sempat berada di peringkat 127 pada 2010 lalu.

Akan tetapi, Timnas Indonesia yang tampil buruk pada 2011 lalu membuat peringkat skuad Garuda turun jauh hingga ke angka 142 ranking FIFA.

Puncaknya, pada 2015 lalu Timnas Indonesia sempat berada di bawah Laos dan Timor Leste di peringkat ke-179.

Namun, kehadiran sosok eks pelatih Spanyol U-23, yakni Luis Milla di Timnas Indonesia seolah menjadi harapan baru bagi pendukung skuad Garuda.

Selama masa kepemimpinan Luis Milla, Timnas Indonesia berhasil naik peringkat hingga posisi 159 ranking FIFA.

Tim kepelatihan Timnas Indonesia beberapa waktu lalu, yakni Luis Milla, Indra Sjafri, dan Fakhri Husaini di kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Kamis (9/2/2017). (Tribunnews.com/Reynas Abdila)

Baca juga: Cek Statistik 2 Pemain Keturunan yang Diincar PSSI untuk Timnas Indonesia, Jaden Montnor Batal

Apabila dilihat selisihnya, Timnas Indonesia berhasil naik 20 peringkat berkat polesan Luis Milla yang sempat menukangi Persib Bandung di Liga 1 2022 lalu tersebut.

Namun, Timnas Indonesia yang mengganti Luis Milla dengan eks Bhayangkara FC, yakni Simon McMenemy pada 2019 lalu justru menjadi bumerang bagi skuad Garuda.

Gagal total di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, Timnas Indonesia era Simon McMenemy yang menempati posisi juru kunci Grup G akhirnya turun peringkat hingga 173.

Bahkan, Timnas Indonesia sempat kalah pamor dari Malaysia hingga Singapura dalam peringkat FIFA tersebut.

Kini, Timnas Indonesia masih berpeluang naik lagi di peringkat FIFA apabila pada sisa pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Asia kelak bisa menyapu bersih kemenangan.

Timnas Indonesia masih harus berhadapan dengan Vietnam, Irak, dan Filipina di sisa pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup F.

Timnas Indonesia sendiri baru mengoleksi satu poin berkat hasil seri dengan Filipina dan kalah dari Irak.

Menarik untuk dinantikan bagaimana kiprah Timnas Indonesia bersama Shin Tae-yong di ajang internasional selanjutnya kelak.

Andritany Ardhiyasa bersama mantan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy dalam sesi konferensi pres sebelum pertandingan melawan Myanmar, Senin (25/3/2019) (Twitter @GoNewsdotco)

(TribunWow.com/Aulia)

Sebagian artikel ini telah diolah dari Indonesia Paling Bobrok, Berikut Satu Dekade Ranking FIFA Tim ASEAN