TRIBUNWOW.COM - Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kampanye di Pekalongan, Jawa Tengah (29/1/2024).
Berdasarkan rilis yang diterima Tribunwow.com, kampanye itu diisi Gibran Rakabuming Raka dengan menghadiri pertemuan pengusaha UMKM, pengrajin serta pelaku UMKM Batik di Dapoer Pelangi Terrace Kota Pekalongan.
Dalam pertemuan itu, pengrajin berharap Gibran Rakabuming Raka bisa jadi Nelson Mandela Indonesia versi milenial.
Baca juga: TKN Prabowo-Gibran Gelontorkan Lebih dari Rp 10 Miliar untuk Becak Listrik yang Pertama di Indonesia
Selain itu, Gibran juga diharapkan menjadi duta batik jika terpilih jadi wakil presiden nantinya.
"Tentunya Mas Gibran bukan hanya sebagai duta batik, tetapi juga menjadi garda terdepan pengusung batik, tak kalah dengan Nelson Mandela di Afrika Selatan," ujar pengrajin batik.
"Kami berharap Mas Gibran jadi Nelson Mandela-nya Milenial di Indonesia," ungkap pemilik batik dengan merk Tamakun tersebut.
"Ketika hilir dari batik ini terbit oleh panjenengan, saya yakin sekali hulu ini akan bisa lebih kreatif."
Sementara itu, dikutip dari Antara, Gibran juga mendengarkan keluhan para pelaku UMKM batik tersebut.
Baca juga: Gibran Disepelekan hingga Disebut Bocah, Prabowo: Eh Ternyata Setiap Debat Elektabilitas Naik Terus
Terlebih persaingan batik lokal meningkat penjualannya dalam daring.
Menurut para pengrajin, saat ini mereka menganggap kalah saing dengan anak muda yang lebih canggih dalam pemasaran.
"Anak-anak muda yang usianya 24-30 tahun, jadi yang pinter terkadang anak begitu kelihatan sudah bisa beli rumah, beli mobil, yang sudah punya toko kain di Pantura itu yo nangis," ujar pengrajin.
"Ya keluhannya kami tampung dan ditindaklanjuti terkait batik dan lainnya, terima kasih," jawab Gibran.
Dalam pertemuan itu, Gibran berjanji akan memasarkan produk kerajinan batik Pekalongan.
"Terima kasih banyak masukannya dari bapak, ibu nanti saya pasti datang lagi ke Pekalongan menyelesaikan PR-PR dari semuanya."
Selain itu, Gibran juga membandingkan Pekalongan dengan Kota Solo yang dipimpinnya.
Menurutnya, Pekalongan lebih unggul dibanding Solo dalam hal membatik dan predikat Creative City Work.
"Pekalongan ini luar biasa sekali, mendahului Solo. Ya creative city network," tambah Gibran.
"Ini Solo baru mau kita hidupkan lagi, motif-motif yang baru, motif lama dikuatkan lagi." (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)