TRIBUNWOW.COM - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei elektabilitas partai politik, Selasa (26/12/2023).
Survei Indikator Politik Indonesia ini dilakukan pada 23-24 Desember 2023, atau sehari setelah debat cawapres.
Apakah debat cawapres juga berpengaruh para perolehan partai politik?
Baca juga: Elektabilitas Partai Politik Akhir Desember 2023 Versi Indikator Politik, PDIP dan Gerindra Teratas
Berdasarkan rilis yang diterima TribunWow.com, Indikator Politik Indonesia menempatkan PDIP menjadi yang teratas dengan 19,1 persen.
Hasil tersebut sangat berbeda tipis dengan Partai Gerindra dengan 18,2 persen atau masih berada dalam margin of error.
Disusul oleh Partai Golkar di posisi ketiga dengan 9,3 persen.
Lalu PKN, Partai Nasdem, PKS, PAN, Partai Demokrat, PPP, PSI, Perindo, Partai Ummat, Hanura, PBB, Geloar, Partai Buruh, Partai Garuda dan PKN.
Sebanyak 15,1 persen masih belum menentukan pilihannya.
Target populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83 persen dari total populasi nasional.
Sebanyak 1217 responden dipilih melalui kombinasi metode Random Digit Dialing (RDD) (265 responden) dan Double Sampling (DS) (952 responden).
RDD adalah proses pembangkitan nomor telepon secara acak, sementara DS adalah pengambilan sample secara acak dari kumpulan data hasil survei tatap muka yang dilakukan sebelumnya.
Margin of error survei Indikator diperkirakan sekitar 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang sudah terlatih dan profesional.
Sementara itu, berikut perbandingan dengan lembaga survei lainnya terkait elektabilitas partai politik:
Baca juga: Hasil Survei Terbaru Indikator Politik: Prabowo-Gibran Masih Tertinggi di Akhir Desember 2023
Litbang Kompas