Liga 1

2 Pemain Asing PSS Sleman Potensi Angkat Koper di Akhir Musim, BCS-Slemania Legowo? Cek Sebabnya

Penulis: Aulia Majid
Editor: auliamajd
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Para pemain PSS Sleman merayakan gol ke gawang RANS Nusantara FC di Maguwoharjo, Jumat (8/12/2023). PSS Sleman potensi ditinggalkan dua pemain asingnya di akhir musim 2023/2024 mendatang.

TRIBUNWOW.COM - Dua penggawa asing PSS Sleman berpotensi angkat koper pada akhir gelaran Liga 1 2023 mendatang meski berkontribusi positif pada musim ini.

Dilansir TribunWow.com, PSS Sleman menjadi satu dari segelintir tim di Liga 1 2023 yang sempat melakukan perombakan skuad, khususnya pada paruh kedua musim ini.

Kini, PSS Sleman dihuni enam pemain asing sesuai dengan regulasi PT LIB dan PSSI, yakni Ajak Riak, Elvis Kamsoba, Jonathan Bustos, Jihad Ayoub, Thales Lira, serta Anthony Pinthus untuk gelaran Liga 1 2023.

Baca juga: Kontrak 7 Pemain Persebaya Segera Expired: Nasib 4 Pemain Buat Bonek Ketar-ketir, PSIS-PSS Intai?

Namun, pada akhir kompetisi Liga 1 2023 mendatang, PSS Sleman bisa saja ditinggalkan oleh dua pilar asingnya yang tampil mempesona di musim ini.

Dilansir TribunWow.com dari Transfermarkt, sosok Jonathan Bustos dan Jihad Ayoub berpotensi hengkang dari PSS Sleman di akhir Liga 1 2023 kelak.

Pasalnya, kontrak dari Jonathan Bustos dan Jihad Ayoub di PSS Sleman bakal berakhir di akhir musim 2023/2024 mendatang.

Jonathan Bustos yang berperan sebagai kreator serangan dari PSS Sleman hanya diikat kontrak hingga 30 Juni 2024 kelak.

Sedangkan Jihad Ayoub yang dipertahankan sejak musim lalu sempat mendapat perpanjangan kontrak selama satu musim di PSS Sleman.

Peranan Jonathan Bustos dan Jihad Ayoub di PSS Sleman pun cukup terasa di gelaran Liga 1 2023 sejauh pekan ke-23 ini.

Potret kreator PSS Sleman, Jonathan Bustos dalam laga tandang ke markas Persikabo 1973 di pekan ketujuh Liga 1 2023 lalu. (Instagram @jonathanezequielbustos94)

Baca juga: Ancaman Nyata PSS Sleman Degradasi ke Liga 2 jika Terbukti Match Fixing atau Pengaturan Skor

Jonathan Bustos yang menghidupkan kreativitas serangan dari PSS Sleman di Liga 1 2023 sudah mencatatkan empat gol dan empat assist di Super Elja.

Sedangkan Jihad Ayoub mampu menunjukkan performa yang lebih baik di PSS Sleman ketimbang musim lalu, di mana ia kerap mendapat sorotan negatif saat membela Super Elja.

Di Liga 1 2023 ini, Jihad Ayoub yang kerap dipasang sebagai bek tengah tersebut justru menorehkan empat gol dan tiga assist hingga pekan ke-23 untuk PSS Sleman.

Tentu, PSS Sleman wajib memagari kedua pilar asingnya tersebut dengan kontrak baru apabila tak ingin kehilangan jasanya di musim depan.

Terlebih, beberapa tim di Liga 1 2023 dikabarkan sudah mulai berburu pemain baru untuk musim depan, sehingga tak menutup kemungkinan dua pilar PSS Sleman tersebut bakal menjadi target buruannya.

Menarik untuk dinantikan apakah Jihad Ayoub dan Jonathan Bustos bakal bertahan di PSS Sleman atau justru hijrah ke klub lain di musim 2024/2025 mendatang.

Statistik Jihad Ayoub di PSS Sleman 2023/2024:

18 pertandingan, 4 gol, 3 assist, 10 kartu kuning, 1.597 menit bermain

Statistik Jonathan Bustos di PSS Sleman 2023/2024:

21 pertandingan, 4 gol, 4 assist, 6 kartu kuning, 1.779 menit bermain

Momen saat Jihad Ayoub (depan) lakukan selebrasi gol PSS Sleman bersama Thales Lira (belakang) setelah mencetak gol ke gawang Barito Putera. (Instagram @jihadayoub10)

Baca juga: Ajak Riak dan Elvis Kamsoba Produk Transfer Gagal PSS Sleman? BCS Cek Rapor di Luar Dugaan Keduanya

PSS Sleman Kecewa dengan Wasit Asing saat Kalah dari Persija Jakarta

Kekalahan PSS Sleman dari Persija Jakarta diwarnai ketidakpuasan dua sosok dari Super Elja akan kepemimpinan wasit asing yang ada di pekan ke-23 Liga 1 2023 tersebut.

Dilansir TribunWow.com, PSS Sleman sempat menyambangi markas Persija Jakarta di Stadion Patriot Candrabhaga pada Sabtu, 16 Desember 2023 malam.

Pertandingan antara Persija Jakarta dengan PSS Sleman tersebut pun sempat dipimpin oleh sosok wasit asal Jepang, yakni Futoshi Nakamura.

Namun, kinerja wasit pemimpin laga Persija Jakarta melawan PSS Sleman tersebut sempat disemprot oleh winger Super Elja, yakni Esteban Vizcarra.

Melansir dari laman resmi PSS Sleman, tampak Esteban Vizcarra menilai wasit Futoshi Nakamura yang memberi hadiah penalti kepada Persija Jakarta di menit-menit akhir pertandingan bukanlah keputusan yang baik.

Diketahui Persija Jakarta sempat mendapat hadiah penalti buntut pelanggaran Thales Lira kepada Marko Simic di daerah terlarang pertahanan PSS Sleman dan akhirnya berbuah gol kemenangan bagi Macan Kemayoran.

“Kedatangan kami menjalani pertandingan ini dengan kerja keras sepanjang pertandingan. Namun wasit memberikan keputusan penalti yang tidak bagus untuk kami ketika tinggal dua menit,” tutur winger PSS Sleman, Esteban Vizcarra.

Esteban Vizcarra juga menyayangkan keputusan wasit saat PSS Sleman sempat mendapat kesempatan karena pemain Persija Jakarta kedapatan melakukan handsball namun tak dilihan oleh Futoshi Nakamura.

“Kita bermain bagus di pertandingan ini kemudian menciptakan momen penting ketika kami mendapatkan peluang dari tendangan Leo yang mengenai tangan pemain bertahan Persija,” tambahnya.

“Namun wasit memutuskan bukan pelanggaran tapi kami tidak banyak protes dan fokus pada pertandingan,” tandas Esteban Vizcarra.

 

 

Risto Vidakovic selaku pelatih kepala PSS Sleman pun senada dengan Esteban Vizcarra yang tidak puas dengan kepemimpinan wasit Futoshi Nakamura.

“Kami tidak tahu penyebabnya wasit asal Jepang tersebut memberikan penalti untuk tuan rumah di akhir pertandingan. Apapun itu kami harus tetap menerima,” kata Risto Vidakovic.

Risto Vidakovic menilai PSS Sleman kurang beruntung sehingga harus mendapatkan hukuman penalti dari Persija Jakarta di penghujung pertandingan.

“Para pemain telah berjuang dengan 100 persen, mereka telah memberikan semua kemampuannya. Memang kami tidak beruntung di pertandingan hari ini,” pungkas mantan pelatih Borneo FC tersebut.

Di sisi lain, pendukung setia dari PSS Sleman, yakni BCS dan Slemania tampak menyoroti nasib apes Risto Vidakovic selama menukangi Super Elja di Liga 1 2023 ini.

Risto Vidakovic sendiri kini mencatatkan dua kali kemenangan dan dua kekalahan di Liga 1 2023 ini bersama PSS Sleman.

Dilansir dari unggahan Instagram @pssleman pada Minggu, 17 Desember 2023, tampak BCS dan Slemania dibuat heran dengan rekor Risto Vidakovic yang sudah dua kali menelan kekalahan di PSS Sleman lewat titik putih.

Sebelumnya, PSS Sleman juga sempat menelan kekalahan berkat tendangan penalti dari PSIS Semarang di pekan ke-21 Liga 1 2023 lalu.

"Selama di latih coach iki lagi kalah karo jeneng e (P)," komentar akun @rachmatsyaifu***.

"Pss hanya bisa kalah dengan pinalti," tulis akun @rhidx.***.

"Tim tim lain bisanya ngalain kamu hanya lewat pinalti man, gapapa gas, lagi bangun lagi," unggah akun @_ranggadnrt***.

Selebrasi perayaan gol bek Persija Jakarta, Ondrej Kudela ke gawang PSS Sleman. (Instagram @persija)

(TribunWow.com/Aulia)