TRIBUNWOW.COM - Arema FC justru melepas banyak pemain pada bursa transfer putaran kedua Liga 1 2023.
Padahal Arema FC sendiri masih berjuang di papan bawah untuk bisa keluar dari zona degradasi.
Sejauh ini, Arema Fc telah berpisah dengan lima pemain.
Terbaru adalah melepas gelandang lokal, Evan Dimas.
Baca juga: Bukan Pensiun, Evan Dimas Pamit dan Minta Maaf ke Arema FC akan Gabung Klub Lain, PSIS Semarang?
Baca juga: Transfer Kejutan PSIS Semarang: Yoyok Sukawi Bungkus Bintang dari Arema FC, Snex-Panser Pasti Suka
Sebelumnya tim berjuluk Singo Edan juga kehilangan sosok mesin gol, Gustavo Almeida.
Mengenai cuci gudang ini, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi akhirnya mengungkapkan alasannya.
Yusrinal Fitriandi mengatakan, pihaknya terpaksa mengurangi jumlah pemain dalam skuad Arema FC untuk putaran kedua.
Masalah finansial menjadi salah satu motif Singo Edan melakukan cuci gudang.
"Sebetulnya kita hanya ingin melepas 1-2 pemain saja di bursa transfer pemain paruh musim ini, tapi ternyata sampai lima pemain."
"Ini kami lakukan untuk efisiensi. Manajemen dan pelatih sepakat tim ini terlalu gendut, sehingga perlu perampingan," kata Yusrinal Fitriandi dikutip SURYAMALANG.COM dari wearemania.net.
Inal, sapaan akrabnya, menambahkan, manajemen Arema FC melepas pemain bukan sekadar demi bisnis.
Baca juga: Evan Dimas Pamitan dari Arema FC, Snex-Panser Sudah Beri Sambutan untuk Berlabuh ke PSIS Semarang
Menurutnya, ada banyak faktor kenapa seorang pemain akhirnya harus dilepas.
"Melepas pemain itu bukan berarti kita gak membutuhkan dia."
"Di sepak bola gak bisa seperti itu," sambungnya.
"Bukan hanya sekadar karena bisnis, tapi lebih kepada bagaimana klub tersebut."
"Kalau kita bicara soal bisnis saja sebagai alasannya, kesannya ada banyak hal yang dikesampingkan," pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di SuryaMalang dengan judul Arema FC Cuci Gudang Besar-besaran di Bursa Transfer Paruh Musim, Ternyata Ini Alasan dari Manajemen