Terkini Daerah

Remaja Bunuh Teman karena Kena Bola Voli, 1 Tangan Sempat Tolong Korban, 1 Lainnya Hunuskan Cutter

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lokasi penemuan jasad siswa smp di garut. Seorang remaja berinsial AG (13) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di pinggir Sungai Cimanuk, Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

TRIBUNWOW.COM - Seorang remaja berinsial AG (13) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di pinggir Sungai Cimanuk, Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Rupanya, AG merupakan korban pembunuhan yang dilakukan oleh temannya sendiri yang masih berusia 12 tahun.

Motif pembunuhan ini dikarenakan sakit hati karena korban sempat terkena bola voli tiga kali.

Peristiwa pembunuhan ini dilakukan pelaku saat ia dan korban sedang mandi di sungai.

Baca juga: Viral Kisah Gadis asal Garut Dinikahi Pria Korea, Pesta Pernikahan Digelar megah Meski di Kampung

Saat kejadian, korban ternyata sempat hanyut dan ditolong oleh pelaku.

Akan tetapi, saat sudah sampai di tepi sungai, satu tangan pelaku memegang korban agar tak hanyut, satu lagi justru menghunuskan cutter untuk habisi nyawa.

Korban Sempat Dinyatakan Hilang

Dilansir TribunJabar.id, kasus pembunuhan ini bermula saat korban dilaporkan hilang selama sepekan oleh keluarga.

Kemudian pada Jumat (3/11/2023), AG akhirnya ditemukan, namun dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Jasadnya ditemukan di pinggiran Sungai Cimanuk.

Petugas kepolisian lantas melakukan serangkaian penyelidikan dan menemukan fakta bahwa korban dibunuh oleh temannya sendiri.

"Dari pemeriksaan sejumlah saksi, mengarah kepada (seorang) anak."

"Yang bersangkutan masih di bawah umur usia 12 tahun," kata Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky, Senin (6/11/2023).

Adapun motif pembunuhan lantaran pelaku sakit hati terkena bola voli sebanyak tiga kali.

Atas kejadian itu, pelaku menaruh dendam kepada korban.

"Ada rentetan (peristiwa) tadi mulai dari main voli yang bolanya menganai muka anak (pelaku) sebanyak tiga kali," ujar Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Ari Rinaldo, Senin.

Setelah bermain voli, mereka lalu menyimpan bola ke rumah.

Selanjutnya, korban berenang di Sungai Cimanuk bersama pelaku.

"Terus anak ini (pelaku) membawa cutter dan menemani mandi bareng," terangnya.

Setelah berenang, korban menepi ke pinggir sungai sembari memegangi batu.

Saat korban beristirahat, pelaku melancarkan aksinya dengan cara melukai leher dan tangan korban.

Ari menuturkan, tidak ada pertengkaran antara korban dan pelaku saat kejadian itu.

"Cuma tidak terima saja, pas mandi ada kesempatan maka dilaksanakanlah," jelasnya.

Baca juga: Ibu Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan dan Membuangnya di Jalan, Ngaku Malu Anak Hasil Selingkuh

Diwartakan TribunJabar.id, ternyata di sungai itu, korban sempat hanyut lalu ditolong pelaku.

Setelah berada di pinggir sungai, pelaku lalu menghabisi korban.

"Ya, kalau dari (keterangan) sementara, ada keterangan seperti itu (pelaku sempat menolong korban yang hanyut)."

"Dilakukan penolongan dan tangannya memegang, dan satu lagi menghunuskan cutter."

"Posisinya yang satu (pelaku) di atas, yang satu (korban) di bawah," ungkap Ari.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunJabar.id/Sidqi Al Ghifari)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kena Bola Voli 3 Kali, Remaja 12 Tahun Bunuh Temannya di Garut, Sempat Tolong Korban yang Hanyut