Perang Israel Vs Hamas

Mesir Ternyata Sempat Peringatkan Israel soal Serangan Hamas, sejak Tiga Hari Sebelumnya Sudah Tahu

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Serangan balasan Israel ke Jalur Gaza Palestina, Sabtu (7/10/2023).

TRIBUNWOW.COM - Israel ternyata sempat mendapat peringatan dari Mesir soal potensi serangan balasan dari Hamas.

Dikutip TribunWow.com dari ArabNews, peringatan itu dikatakan Mesir tiga hari sebelum Hamas meluncurkan serangan balasan, Kamis 12 Oktober 2023.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR Amerika Serikat Michael McCaul.

Baca juga: Hamas dan Israel Berkonflik, Paus Fransiskus yang Sakit, Khawatirkan Warga di Gaza yang Dikepung

"Kami tahu bahwa Mesir telah memperingatkan Israel tiga hari sebelumnya bahwa peristiwa seperti ini bisa terjadi," katanya Rabu 11 Oktober 2023.

“Saya tidak ingin terlalu mengklasifikasikannya, tapi sudah diberikan peringatan,” katanya.

Namun, McCaul kembali bertanya pada tingkat apa peringatan itu diberikan untuk Israel.

Diketahui, Israel mendapatkan serangan terbesar setelah 75 tahun sejarah peperangan dengan Palestina.

Baca juga: Konflik Hamas-Israel Disinggung Partai Gelora, Anis Matta Beberkan Alasan Dukung Prabowo di Pilpres

Israel-Palestina: Saling serang terus berlanjut, lebih dari 1000 warga Palestina dan Israel tewas. (BBC Indonesia)

Lebih dari 1.500 militan Hamas menyerang pada Sabtu Pagi yang dikenal sebagai hari Sabat Yahudi.

Sekutu AS tersebut mengatakan orang-orang bersenjata Hamas membunuh lebih dari 1.200 orang dan melukai lebih dari 2.700 orang.

Setelahnya, Israel membalas tanpa henti ke Jalur Gaza sebagai tanggapan dari Hamas.

Serangan itu merenggut lebih dari 3.700 nyawa di Jalur Gaza yang terdiri dari sipil, tentara dan pasukan perang.

Di Washington, Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah berjanji untuk mengirim lebih banyak amunisi dan perangkat keras militer AS.

McCaul mengatakan serangan itu mungkin sudah direncanakan sejak setahun lalu.

“Kami tidak begitu yakin bagaimana kami melewatkannya. Kami tidak begitu yakin bagaimana Israel melewatkannya,” katanya kepada wartawan. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)