TRIBUNWOW.COM - Wacana duet Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 tampaknya tak bisa terjadi seusai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan sinyal untuk menutup kemungkinan duet tersebut.
Seperti diketahui, wacana Pilpres 2024 hanya diikuti oleh dua poros pengusung bakal calon presiden (bacapres) dan bakal calon wakil presiden (bacawapres) muncul beberapa pekan belakangan.
Dugaan itu muncul kembali dari pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid.
Baca juga: Reaksi Ibu-ibu yang Anaknya Dicium Keningnya oleh Prabowo saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Sebelumnya, wacana menduetkan Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo menyeruak setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertemukan keduanya saat panen raya di Desa Lenjer, Kebumen, Jawa Tengah, 9 Maret 2023.
Beberapa waktu lalu, Ketua DPP PDIP Puan Maharani sempat menunjukan adanya peluang untuk merealisasikan wacana itu.
Bahkan, ia membuka pintu pertemuan Prabowo dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Di sisi lain, Prabowo tampak tak memberikan jawaban secara jelas ketika ditanya kemungkinan berduet dengan Ganjar.
Bahkan, melalui beberapa kader elitenya, Partai Gerindra tak menunjukan keinginan untuk menjadikan Prabowo sebagai bacawapres.
“Pak Ganjar juga tokoh sangat potensial. Apakah pantas kami tawarkan cawapres kepada beliau? Itu kan soal kepantasan," sebut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman dalam acara Satu Meja The Forum yang tayang di Kompas TV pada Kamis (28/9/2023).
"Di sisi lain, kita enggak akan mundur satu langkah saja, enggak akan mundur. (Prabowo) sebagai (bakal) capres enggak akan mundur," kata dia lagi.
Baca juga: Puan Maharani Beri Izin Gibran Jadi Wakil Prabowo, Pengamat Justru Sebut Gimik dan Basa-basi Politik
Megawati Mengaku Kaget
Megawati pun mengatakan tak mengerti siapa pihak yang memunculkan wacana memasangkan Prabowo dengan Ganjar.
Ia mengaku kaget dengan kemunculan isu tersebut.
Terutama, ketika ada pernyataan yang menyebut Prabowo bakal menjadi bacapres dan Ganjar berada di posisi bacawapres.
“Aku terus di rumah melongo, ini yang ngomong siapa ya, ya aku kok ketua umumnya malah enggak ngerti. Coba, enggak usah didengerin," ujar Megawati di penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di Jakarta International Expo, Minggu (1/10/2023).
Presiden ke-5 RI itu lantas memberikan sinyal bahwa Prabowo dan Ganjar sudah berdiri di poros yang berbeda dengan pasangan masing-masing.
“Kalau ada cewek cakep, ada laki ganteng, tapi enggak sama-sama tune ini, terus mau dijodoh-jodohkan begitu? Padahal yang perempuan sudah punya pacar, yang laki sudah punya pacar, hayo mau apa enggak?" paparnya.
Kemudian, Megawati menekankan bahwa ia memiliki hak prerogatif sesuai amanat kongres untuk menentukan siapa bakal pendamping Ganjar untuk menghadapi Pilpres 2024.
Ia menyatakan tak perlu berdiskusi dengan pihak lain guna mengambil keputusan capres dan cawapres dari PDIP.
“Kenapa diberikan kepada saya, karena orang yang menberikan hak prerogatif itu sangat tahu bahwa Ibu pasti akan memilih yang benar," kata Megawati.
Baca juga: Megawati Klarifikasi Wacana Duet Prabowo dan Ganjar Jelang Pilpres 2024: Ini yang Ngomong Siapa Ya?
Duet Diprediksi Gagal
Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno menilai, duet Prabowo dan Ganjar sulit terjadi bila melihat pernyataan Megawati kemarin.
Baginya, Megawati telah memberikan pernyataan yang jelas atas wacana duet tokoh tersebut.
“Ya saya kira ini menjadi penegas bahwa duet Prabowo-Ganjar atau Ganjar-Prabowo wassalam dan good bye,” ucap Adi pada Kompas.com, Senin (2/10/2023).
“Megawati tentu kapasitasnya sebagai ketum PDIP tentu mengamputasi spekulasi-spekulasi liar yang belakangan muncul bahwa kemungkinan dua poros itu salah satunya menduetkan Ganjar dengan Prabowo,” sambungnya.
Menurutnya, Megawati sudah menyiapkan figur bakal RI-2 untuk mendampingi Ganjar dan mengetahui bahwa Prabowo juga telah menyiapkan pasangan sendiri.
Maka, wacana untuk mempersatukan keduanya tak lagi relevan dan PDIP sudah tutup pintu soal kemungkinan itu.
“Oleh karena itu kalau ada yang bicara ini ke depan (tentang duet Ganjar dan Prabowo) tentu itu hanya sebatas halusinasi, fatamorgana, dan sangat utopis, sulit untuk diwujudkan,” imbuh dia. (*)
Baca berita Pilpres 2024 lainnya
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pernyataan Megawati Dinilai Bikin Wacana Duet Prabowo-Ganjar "Good Bye""